CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 9 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASJABAR

Ribuan Anak Jadi Korban, HMI Badko Jabar Desak Evaluasi Program MBG

Tiwi Kasavela
27 September 2025
Ribuan Anak Jadi Korban, HMI Badko Jabar Desak Evaluasi Program MBG

Ilustrasi (ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM— Keracunan massal akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ribuan peserta didik menjadi tragedi serius. Berdasarkan laporan berbagai media, termasuk Kompas, tercatat 4.711 anak terdampak, termasuk di Kabupaten Bandung Barat. Peristiwa ini bukan sekadar “kelalaian teknis”, melainkan alarm keras adanya cacat serius dalam manajemen, pengawasan, serta komitmen moral penyelenggara program.

Dalam pandangan agama, memberi makan anak-anak adalah amal mulia. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa siapa memberi makan sesama, terlebih anak-anak, maka ia mendapat pahala besar. Namun, ketika makanan justru mencelakakan, hal itu berubah menjadi bentuk kezaliman.

Keracunan massal ini adalah “membahayakan jiwa” yang seharusnya bisa dicegah bila amanah dijalankan dengan benar. Amanah bukan hanya soal niat, tetapi juga tanggung jawab memastikan makanan halal, thayyib, sehat, dan aman.

Ketua Umum HMI Badko Jawa Barat, Siti Nurhayati, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden kesehatan yang menimpa para tunas muda dalam program MBG.

“Ini paradoks kebijakan: niat menghadirkan maslahat justru berujung mafsadah karena lemahnya pengawasan,” ujarnya.

Ia menegaskan, setiap pemimpin bertanggung jawab atas keselamatan umatnya (kullukum ra’in wa kullukum mas’ul ‘an ra’iyyatihi). Prinsip la darar wa la dirarmengingatkan bahwa kebijakan publik tidak boleh mencelakakan, melainkan harus membawa keberkahan bagi generasi.

Pernyataan Sikap

HMI Badko Jawa Barat menegaskan:

1. Prihatin atas jatuhnya korban keracunan massal MBG, khususnya di Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang mencatat hampir 1.000 anak terdampak. Anak-anak yang seharusnya memperoleh gizi justru terancam kesehatannya.

2. Tuntutan transparansi kepada pemerintah pusat, BPOM, serta Pemkab Bandung Barat agar membuka hasil investigasi secara terang kepada publik. Evaluasi menyeluruh distribusi dan pengolahan makanan tidak boleh ditunda.

3. Penegakan sanksi tegas bagi pihak yang lalai, termasuk penyedia jasa boga dan dapur fiktif/tidak standar, baik administratif maupun pidana, demi menegakkan keadilan dan mengembalikan kepercayaan masyarakat.

4. Perbaikan sistem SOP dapur dan distribusi MBG, terutama di KBB. Pemda wajib memastikan kualitas bahan pangan, higienitas dapur, dan kapasitas tenaga pengolah makanan.

5. Kajian ulang program MBG secara menyeluruh, mempertimbangkan aspek kesehatan, pendidikan, akuntabilitas anggaran, dan dampak sosial, agar program benar-benar memberi manfaat.

6. Komitmen kemaslahatan: mendukung pemenuhan gizi anak bangsa, namun pelaksanaan MBG harus dijalankan dengan ketelitian dan amanah sesuai konstitusi dan nilai moral keagamaan.

Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan HMI Badko Jawa Barat, Bayu Saputra, menambahkan bahwa MBG sejatinya lahir dari keprihatinan atas tingginya angka kekurangan gizi anak bangsa. Namun, realitas implementasi justru diwarnai kasus keracunan, pemborosan, hingga terungkapnya dapur fiktif.

“Ini menyingkap jurang antara idealitas kebijakan dan praktik di lapangan. Kebijakan publik hanya berhasil bila memenuhi tiga syarat: efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas. Fakta saat ini menunjukkan MBG belum mampu menjawab syarat tersebut,” tegasnya.

Ia menyoroti bahwa dana besar yang seharusnya memperkuat pendidikan dan kesejahteraan guru justru dialokasikan pada program rawan inefisiensi. Padahal, guru adalah kunci peradaban bangsa.

Agama menegaskan: innallaha yuhibbu idza ‘amila ahadukum ‘amalan an yutqinahu — Allah mencintai bila seseorang mengerjakan sesuatu dengan optimal. Menjalankan program gizi tanpa standar jelas dan tanpa pengawasan adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat sekaligus melanggar perintah Allah.

Karena itu, keberlanjutan MBG tidak bisa berjalan setengah hati. Evaluasi menyeluruh adalah keniscayaan, bukan sekadar perbaikan teknis. Negara wajib kembali pada prinsip dasar kebijakan publik: mengedepankan kemaslahatan rakyat, menghindari pemborosan, dan memastikan setiap kebijakan selaras dengan amanah konstitusi serta nilai moral keagamaan.

Dengan pendekatan itu, Program Makan Bergizi Gratis dapat bertransformasi dari program yang berpotensi mudarat menjadi instrumen nyata dalam mencerdaskan dan menyehatkan kehidupan bangsa — sah secara administratif, etis, moral, dan spiritual. (*/tiwi)

 

Baca juga:   BGN akan Gandeng Kantin dan UMKM untuk Program MBG

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Tiwi Kasavela
Tags: HMI Badko Jabarprogram mbg


Related Posts

MBG
HEADLINE

Pemkot Bandung Perketat Pengawasan MBG, Pastikan Aman

29 September 2025
Sampel MBG
HEADLINE

Labkesda Jabar Temukan Bakteri Berbahaya dalam Sampel MBG

29 September 2025
program MBG
HEADLINE

Gratis Tapi Aman: Menjaga Program MBG dari Ancaman Keracunan

29 September 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Persija
HEADLINE

Pekerjaan Bojan Hodak Berkurang Jelang Hadapi Persija

9 Januari 2026

WWW.PASJABAR.COM - Persib Bandung akan segera melakoni laga besar. Tim berjuluk 'Maung Bandung' bakal menghadapi Persija Jakarta...

Ciri-Ciri Ibadah

Sifat dan Ciri-Ciri Ibadah

9 Januari 2026
Noel Gallagher bersama manajer Manchester City Pep Guardiola. (Foto: Getty Images/Michael Regan)

Noel Gallagher Semprot Krisis Manchester United: “Klub Hancur yang Hanya Menjual Masa Lalu”

9 Januari 2026
Pelatih kepala Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto. (instagram/@novarianto30)

Mengejutkan! Nama Nova Arianto Resmi Dicoret dari Daftar Asisten John Herdman di Timnas Senior, Ada Apa?

8 Januari 2026
Getty/GOAL

Man City Ditahan Imbang Brighton 1-1: Haaland Ukir Rekor Fantastis, Etihad Kembali Gigit Jari

8 Januari 2026

Highlights

Mengejutkan! Nama Nova Arianto Resmi Dicoret dari Daftar Asisten John Herdman di Timnas Senior, Ada Apa?

Man City Ditahan Imbang Brighton 1-1: Haaland Ukir Rekor Fantastis, Etihad Kembali Gigit Jari

Adu Tajam Viktor Gyökeres dan Cody Gakpo di Emirates

Prediksi Arsenal vs Liverpool: Misi Balas Dendam Meriam London di Benteng Emirates

Debut Darren Fletcher Diwarnai Drama 4 Gol: Benjamin Sesko Gemilang, Tiang Gawang Gagalkan Kemenangan MU atas Burnley

Mengamuk di Jeddah: Barcelona Bantai Athletic Club 5-0, Amankan Tiket Final Piala Super Spanyol

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.