CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Komisi Yudisial RI dan Pascasarjana Unpas Gelar Diskusi Publik RUU KY

Hanna Hanifah
4 Oktober 2025
Pascasarjana Unpas

Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia bersama Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) menggelar diskusi publik pada Sabtu (4/10/2025) pagi. (foto: han/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia bersama Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) menggelar diskusi publik bertema “Penguatan Komisi Yudisial Melalui Advokasi Perubahan Kedua Rancangan Undang-Undang Komisi Yudisial Nomor 22 Tahun 2004”.

Acara ini berlangsung pada Sabtu (4/10/2025) pagi di Aula Mandalasaba Dr. Djoendjoenan, Pascasarjana Unpas, Jalan Sumatra No. 41, Kota Bandung.

Kehadiran Lintas Sektor

 

Kegiatan ini dihadiri beragam kalangan, mulai dari hakim, pejabat struktural dan pegawai KY, advokat, jaksa, perwakilan kepolisian, civitas akademika dari sejumlah perguruan tinggi di Bandung, organisasi masyarakat sipil (CSO), hingga media.

Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan luasnya perhatian terhadap isu penguatan kelembagaan dan kewenangan KY yang sejak lama menjadi perdebatan di ranah hukum dan ketatanegaraan.

Sambutan Pascasarjana Unpas

Direktur Pascasarjana Unpas, Prof. Dr. H. Bambang Heru P., M.S., membuka acara tersebut dengan menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya forum tersebut.

Baca juga:   Mahasiswa Pascasarjana Unpas Endah Marlovia, Lakukan Penelitian Strategic Benchmarking UMKM Hingga Korsel

“Diskusi ini diselenggarakan oleh Fakultas Hukum dan Komisi Yudisial. Intinya, tidak lain supaya Komisi Yudisial itu memiliki peran yang lebih, bukan hanya sekedar memberikan rekomendasi saja. Insya Allah dalam acara ini akan banyak masukan baik untuk membangun KY, dan tentu saja bagi Universitas Pasundan ini adalah kebanggaan. Mudah-mudahan ada solusi sehingga hukum kita bisa betul-betul berjalan sesuai harapan,” ujarnya ketika ditemui untuk wawancara.

Pemaparan Keynote Speaker

Sebagai keynote speaker, Anggota Komisi Yudisial sekaligus Ketua Bidang Sumber Daya Manusia, Advokasi, Hukum, Penelitian, dan Pengembangan, Binziad Kadafi, S.H., LL.M., Ph.D., menyampaikan materi.

Yakni berjudul “Optimalisasi Kewenangan Komisi Yudisial dalam Rangka Menjaga dan Menegakkan Keluhuran serta Martabat Hakim”.

Ia menegaskan pentingnya memperkuat KY agar dapat menjalankan fungsinya secara efektif sebagai pengawas kekuasaan kehakiman yang merdeka.

Baca juga:   Stigma Buruk terkait Pasien Kesehatan Mental Pengaruhi Penanganan Pasien

“Agenda ini untuk mempertimbangkan ulang kewenangan dan susunan kelembagaan Komisi Yudisial. Lembaga ini lahir dari reformasi dan konstitusi sebagai penyeimbang kekuasaan kehakiman. Masalah krusial saat ini ada pada yurisdiksi, karena kewenangan pengawasan KY sering dianggap beririsan dengan Mahkamah Agung. Ini harus segera diselesaikan,” ungkap Binziad.

Ia juga menyoroti pentingnya jaminan imunitas bagi anggota KY. Menurutnya, di periode sebelumnya ada tiga komisioner yang pernah dikriminalisasi saat menjalankan tugasnya.

“Imunitas perlu diperkuat agar komisioner bisa lebih berani dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya,” tambahnya.

Selain itu, Binziad menekankan perlunya restrukturisasi kelembagaan KY agar lebih lincah, inovatif, dan mampu menjalankan fungsi teknis seperti pengawasan hakim dan seleksi hakim agung secara efektif.

Pandangan Para Narasumber

Dalam diskusi panel, sejumlah narasumber turut memberikan pandangan. Di antaranya, Prof. Dr. I Gede Pantja Astawa, S.H., M.H., Guru Besar Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran; Dr. Lidya Suryani Widayati, S.H., M.H., dari Badan Keahlian DPR RI; Dr. W.M. Herry Susilowati, S.H., M.H., dari Universitas Parahyangan; serta Dr. Samuel M.P. Hutabarat, S.H., M.Hum., perwakilan dari NGO.

Baca juga:   Promosi Doktor Ilmu Sosial Dedeng Yusuf Maolani Analisis Collaborative Governance Penyelenggaraan Ibadah Haji di Indonesia

Mereka membahas beragam aspek, mulai dari penguatan kewenangan KY, hubungan koordinatif dengan Mahkamah Agung, hingga bagaimana KY bisa meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

Harapan dan Tindak Lanjut

Diskusi publik ini merupakan bagian dari upaya menyerap masukan akademisi, praktisi, aparat penegak hukum, dan masyarakat luas dalam proses advokasi perubahan kedua RUU Komisi Yudisial.

Harapannya, rekomendasi dari forum ini dapat memperkuat kelembagaan KY sehingga berkontribusi nyata dalam mewujudkan peradilan yang bersih, berintegritas, dan independen. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Diskusi PublikKomisi Yudisial Republik Indonesiapascasarjana unpasRancangan Undang-Undang Komisi Yudisial


Related Posts

Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Melda Yunita Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti IKM Produk Makanan di Prov Bengkulu

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Bahtera Gurning Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Soroti Akses Keadilan Pekerja

14 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Didi Tasidi Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Bahas Penipuan Investasi

14 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Galaxy S26 Ultra. (samsung.com)
HEADLINE

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

18 April 2026

WWW.PASJABAR.COM – Samsung kembali menggebrak pasar ponsel pintar dunia dengan meluncurkan lini flagship terbarunya, Samsung Galaxy S26...

Penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres memberikan salam kepada suporter di Lisbon jelang laga melawan Sporting CP, 8 April 2026. (c) AP Photo/Armando Franca

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

17 April 2026
Kapten Sporting Portugal, Morten Hjulmand. (Gettyimages)

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

17 April 2026
Ratusan massa padati Gedung Merdeka Bandung dalam aksi damai bela Palestina. Massa menuntut penolakan normalisasi dengan Israel dan kemerdekaan penuh Palestina. (Eci/pasjabar)

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

17 April 2026
Foto: Inter via Getty Images/Mattia Pistoia - Inter

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

17 April 2026

Highlights

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

Ratusan Ribu Pencari Kerja Gunakan Aplikasi Nyari Gawe Jawa Barat

Pantang Bersantai! Veda Ega Pratama Jajal Sirkuit Favorit Marc Marquez Jelang Moto3 Spanyol

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.