CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

55 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Penglihatan, Kemenkes Wanti-Wanti Bahaya Kebutaan Sejak Dini

Uby
9 Oktober 2025
Lebih dari 55 juta anak Indonesia mengalami gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi. Kemenkes luncurkan Peta Jalan Kesehatan Penglihatan 2025–2030 untuk cegah kebutaan dan perluas layanan Vision Center di seluruh Indonesia. (Uby)

Lebih dari 55 juta anak Indonesia mengalami gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi. Kemenkes luncurkan Peta Jalan Kesehatan Penglihatan 2025–2030 untuk cegah kebutaan dan perluas layanan Vision Center di seluruh Indonesia. (Uby)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Bandung, www.pasjabar.com — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sebanyak 55 juta lebih anak Indonesia mengalami gangguan penglihatan, sebagian besar disebabkan oleh kelainan refraksi seperti rabun jauh atau rabun dekat. Temuan ini menjadi alarm serius bagi pemerintah dalam upaya menjaga kualitas kesehatan mata generasi muda Indonesia.

Berdasarkan hasil Rapid Assessment on Avoidable Blindness (RAAB), sekitar 15 juta orang atau 22 persen penduduk berusia di atas 50 tahun di Indonesia juga mengalami gangguan penglihatan ringan hingga berat. Sementara studi lain menunjukkan 44 persen dari 52,9 juta anak usia sekolah menghadapi masalah serupa, yang jika tidak ditangani sejak dini dapat berdampak pada prestasi belajar dan produktivitas di masa depan.

Baca juga:   Sidang Doktor Ilmu Sosial Hediyana Yusuf Analisis Model Penguatan Kapasitas Kelembagaan Dewan Pendidikan Cirebon

Kemenkes Luncurkan Peta Jalan Kesehatan Penglihatan 2025–2030

Sebagai bentuk tindak lanjut, Kemenkes resmi menyusun Peta Jalan Kesehatan Penglihatan Indonesia 2025–2030, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Peta jalan ini menjadi panduan nasional dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan mata yang merata dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Ketua Tim Kerja Kesehatan Gigi, Mulut, dan Indra Kemenkes, dr. Prihandriyo Sri Hijranti, menjelaskan bahwa penanganan gangguan penglihatan tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. “Diperlukan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai target Upaya Kesehatan Penglihatan (UKL),” ujarnya.

Baca juga:   Banjir Genangi Jalan Pluto Bandung, Lalu Lintas Terganggu

Peringatan Hari Kesehatan Penglihatan Sedunia di RS Mata Cicendo

Komitmen tersebut ditegaskan dalam peringatan Hari Kesehatan Penglihatan Sedunia 2025, yang diselenggarakan di Rumah Sakit Mata Cicendo, Bandung, Kamis (9/10). Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Kemenkes, tenaga medis, akademisi, dan organisasi masyarakat.

Direktur Utama PMN RS Mata Cicendo, dr. Antonia Kartika, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan mata. Ia menambahkan, peningkatan layanan pemeriksaan dan skrining dini di fasilitas kesehatan primer menjadi kunci mencegah kebutaan yang sebenarnya dapat dihindari.

Baca juga:   Rakornas III ADEKSI: Adaptasi DPRD atas Putusan MA Soal Perpres

Pengembangan Vision Center di 28 Lokasi Khusus

Sebagai bagian dari implementasi peta jalan, Kemenkes juga mendorong pengembangan Vision Center di berbagai daerah. Hingga saat ini, sudah ada 28 lokasi khusus yang memiliki pusat layanan penglihatan terpadu dan akan terus diperluas dalam lima tahun ke depan.

Vision Center berperan penting dalam skrining, penemuan kasus, hingga penanganan awal gangguan penglihatan di tingkat masyarakat. Dengan langkah ini, pemerintah berharap akses terhadap layanan kesehatan mata dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: gangguan penglihatan anakHari Kesehatan Penglihatan Seduniakebutaankelainan refraksikemenkeskesehatan Indonesiakesehatan matapencegahan kebutaanpeta jalan kesehatan penglihatanRS Mata CicendoVision Center


Related Posts

tetes mata saat puasa
HEADLINE

REHAT : Fakta Mengejutkan! Tetes Mata Ternyata Tidak Membatalkan Puasa

26 Februari 2026
CKG 2026
HEADLINE

CKG 2026 Diperluas, Pasien Langsung Dapat Penanganan Gratis

24 Januari 2026
peretasan situs PeduliLindungi
HEADLINE

Respons Kemenkes soal Dugaan Peretasan Situs PeduliLindungi

20 Mei 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.