CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 5 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Alergi Gluten Bisa Sebabkan Gangguan Pencernaan hingga Anemia

Hanna Hanifah
11 Oktober 2025
Alergi

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM — Alergi merupakan reaksi sistem kekebalan tubuh yang berlebihan terhadap zat tertentu yang sebenarnya tidak berbahaya, seperti serbuk sari, makanan, obat-obatan, atau spora jamur.

Reaksi terhadap zat pemicu alergi atau alergen ini memicu pelepasan histamin dan zat kimia tubuh lainnya yang dapat menyebabkan berbagai gejala alergi.

Salah satu bentuk alergi yang perlu diwaspadai adalah alergi terhadap gluten, yakni protein yang umumnya terkandung dalam biji-bijian seperti gandum, jelai, dan rye.

Dietisien dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Luthfianti Diana Mauludiyah, mengatakan bahwa alergi gluten dapat menimbulkan gangguan serius pada saluran pencernaan apabila seseorang mengonsumsi makanan yang mengandung gluten.

“Bisa menyebabkan nyeri perut, kembung, kolik, mual, atau terjadi konstipasi. Untuk jangka waktu panjang dapat menyebabkan penurunan berat badan, gangguan tumbuh kembang pada anak, dan anemia,” ujar Luthfianti Diana Mauludiyah, S.Gz, RD, dilansir dari ANTARA, Sabtu (11/10/2025).

Baca juga:   Pola Makan Buruk Saat Puasa Picu Masalah Pencernaan, Ini Tipsnya

Gejala dan Reaksi Tubuh

Menurut Diana, gejala alergi gluten dapat bervariasi pada setiap orang. Beberapa di antaranya mencakup perut kembung, nyeri perut, diare atau konstipasi, ruam merah dan gatal pada kulit, berat badan sulit naik atau turun, mudah lelah, serta wajah pucat.

“Reaksi terhadap gluten dapat muncul beberapa jam setelah konsumsi, atau bahkan beberapa hari kemudian,” jelasnya.

Ia menambahkan, gluten banyak ditemukan pada produk makanan berbahan dasar tepung terigu, termasuk roti, biskuit, mi, pasta, kue, dan sereal. Selain itu, beberapa bahan makanan juga menggunakan pengental dari gandum, yang dapat memicu reaksi bagi penderita alergi gluten.

Baca juga:   Perplexity AI Luncurkan Labs, Bangun Dasbor hingga Email Otomatis

Diet Bebas Gluten

Bagi penderita penyakit celiac, yakni penyakit autoimun yang menyebabkan tubuh tidak dapat mentoleransi gluten, penerapan diet bebas gluten sangat direkomendasikan.

Ketika penderita celiac mengonsumsi gluten, sistem kekebalan tubuh mereka akan menyerang lapisan usus halus karena menganggap gluten sebagai zat berbahaya.

“Reaksi ini dapat mengganggu penyerapan nutrisi dari makanan dan menyebabkan gejala seperti diare, kembung, kelelahan, dan penurunan berat badan,” tutur Diana.

Ia menjelaskan bahwa bahan makanan yang tergolong aman atau bebas gluten. Antara lain beras, jagung, ubi, singkong, tepung beras, tepung tapioka, tepung jagung (maizena), serta sumber protein hewani. Seperti telur, ayam, dan daging, selama tidak diolah menggunakan tepung terigu.

Kasus Viral Produk “Gluten Free”

Belakangan, isu mengenai alergi gluten kembali mencuat setelah muncul keluhan konsumen terhadap salah satu toko roti daring. Yang mengklaim menjual produk bebas gluten, susu, dan gula, serta ramah bagi vegan.

Baca juga:   Apakah Darah Rendah dan Kurang Darah Sama? Begini Penjelasannya

Sejumlah pelanggan melaporkan mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi produk tersebut.

Kasus ini mencuat ke publik setelah unggahan Chef Yohanes Adhijaya, yang dikenal dengan nama Koko Ragi, viral di media sosial Instagram pada 7 Oktober 2025.

Dalam unggahannya, Koko Ragi menuding adanya praktik curang dalam pelabelan produk yang disebut bebas gluten. Padahal diduga masih mengandung bahan berbasis gandum.

Kasus ini pun memicu perbincangan luas di kalangan masyarakat dan mendorong pentingnya transparansi dalam label pangan. Terutama bagi konsumen dengan kondisi medis tertentu seperti alergi atau intoleransi gluten. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: alergiAlergi GlutenAnemiagangguan pencernaan


Related Posts

pola makan puasa
HEADLINE

Pola Makan Buruk Saat Puasa Picu Masalah Pencernaan, Ini Tipsnya

24 Maret 2025
REHAT: Penderita Anemia Boleh Puasa atau Tidak? Begini Penjelasannya
HEADLINE

REHAT: Penderita Anemia Boleh Puasa atau Tidak? Begini Penjelasannya

12 Maret 2024
Apakah Darah Rendah dan Kurang Darah Sama? Begini Penjelasannya
PASKESEHATAN

Apakah Darah Rendah dan Kurang Darah Sama? Begini Penjelasannya

7 Desember 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Bayern vs PSG Champions 2026
PASOLAHRAGA

Bayern vs PSG Membara! Rekor Gol Liga Champions Barcelona Terancam Tumbang

5 Mei 2026

# Bayern vs PSG Champions 2026 BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Persaingan sengit antara Bayern Munich dan Paris Saint-Germain...

Xiaomi Mix

Rumor Xiaomi Mix 5 Meredup, Fokus Bergeser ke Xiaomi 18

5 Mei 2026
arsenal vs atletico madrid

Arsenal vs Atleti di Semifinal Liga Champions: Duel Penentuan ke Final, Siapa Lebih Siap?

5 Mei 2026
Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung Klaim Pembahasan Capai 75 Persen, Fokus Pertajam Misi SDM

5 Mei 2026
kolesterol tinggi

Ahli Sebut Faktor Tersembunyi yang Tingkatkan Risiko Kolesterol Tinggi

5 Mei 2026

Highlights

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung Klaim Pembahasan Capai 75 Persen, Fokus Pertajam Misi SDM

Ahli Sebut Faktor Tersembunyi yang Tingkatkan Risiko Kolesterol Tinggi

BMKG Prakirakan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Landa Indonesia

POCO C81 Pro Resmi Meluncur di Indonesia Mulai Rp1,6 Jutaan

Beckham Putra Ungkap Krusialnya Kemenangan atas PSIM

Catatan Bojan Hodak Usai Persib Bandung Tumbangkan PSIM

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.