Bandung Barat, www.pasjabar.com – Keributan antara sekelompok penagih utang dengan warga di Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Rabu (13/10/2025) malam, berakhir tragis. Seorang warga bernama Yayat meninggal dunia usai terlibat dalam upaya melerai pertikaian tersebut.
Insiden ini terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial dan langsung menjadi perbincangan hangat. Dalam video itu terlihat situasi mencekam saat ratusan warga mengepung sekelompok orang yang diduga penagih utang dari lembaga keuangan tidak resmi atau kerap disebut bank emok.
Cekcok Berujung Ricuh dan Pemukulan Warga
Keributan bermula saat para penagih utang mendatangi rumah seorang warga yang disebut menunggak pembayaran. Namun, saat bertemu warga lain di sekitar lokasi, terjadi adu mulut yang berujung adu fisik.
Menurut keterangan Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adiputra, ketegangan meningkat ketika para penagih utang mulai memukul salah satu warga. Beberapa warga yang berusaha melerai justru ikut menjadi korban kekerasan.
“Keributan dipicu oleh penagihan utang dari salah satu kelompok bank emok. Saat terjadi adu argumen dengan warga, situasi tidak terkendali hingga berujung pemukulan,” ungkap AKBP Niko.
Warga Tewas Saat Meleraikan, Massa Mengamuk
Dalam peristiwa tersebut, Yayat — salah satu warga yang datang melerai — menjadi korban. Saat dibonceng anggota keluarganya dengan sepeda motor, korban diduga ditendang oleh salah satu penagih utang hingga terjatuh.
Usai kejadian, Yayat sempat pulang ke rumah. Namun tak lama kemudian ia mengeluh sakit dada dan kesulitan bernapas. Keluarga sempat memberi pertolongan, tetapi nyawanya tidak tertolong. Dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan mereka menolak dilakukan autopsi.
Kabar meninggalnya Yayat membuat emosi warga memuncak. Ratusan massa kemudian mendatangi kantor desa tempat para penagih utang diamankan. Aksi pengepungan pun tak terelakkan hingga aparat kepolisian turun tangan untuk meredam situasi.
Polisi Amankan Lima Penagih Utang, Situasi Kondusif
Polres Cimahi bergerak cepat dengan mengamankan lima orang penagih utang yang diduga kuat sebagai pelaku keributan dan pemukulan. Para pelaku dibawa ke Mapolres Cimahi dalam kondisi babak belur akibat diamuk massa.
Kapolres Cimahi menegaskan bahwa penyidik Satreskrim Polres Cimahi kini tengah mendalami peran masing-masing pelaku. “Kami sudah amankan lima orang. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui siapa yang terlibat langsung dalam pemukulan dan menyebabkan korban meninggal,” tegasnya.
Beruntung, situasi di Cikalong Wetan kini sudah kembali kondusif setelah aparat kepolisian melakukan penjagaan ketat dan menenangkan warga. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak berwenang. (Uby)












