CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 9 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Ariodillah Tegas! Pemkot Bandung Diminta Turunkan Ahli Konservasi Bukan BKAD

Uby
24 Oktober 2025
M. Ariodillah dari Yayasan Margasatwa Tamansari menilai Pemkot Bandung salah arah menangani konflik Bandung Zoo karena melibatkan BKAD, bukan ahli konservasi. (Uby/pasjabar)

M. Ariodillah dari Yayasan Margasatwa Tamansari menilai Pemkot Bandung salah arah menangani konflik Bandung Zoo karena melibatkan BKAD, bukan ahli konservasi. (Uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Bandung, www.pasjabar.com – Konflik pengelolaan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus bergulir tanpa kejelasan. Sejumlah pihak menilai Pemerintah Kota Bandung (Pemkot) masih belum menunjukkan langkah tegas dan strategis dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Salah satu suara paling keras datang dari Wakil Sekretaris Yayasan Margasatwa Tamansari, M. Ariodillah, yang menilai pendekatan Pemkot saat ini keliru arah dan justru berpotensi memperkeruh situasi.

Ariodillah: “Pemkot Salah Arah, Ini Soal Konservasi Bukan Keuangan”

Menurut Ariodillah, Pemkot Bandung tampak kurang memahami konteks permasalahan di Bandung Zoo. Alih-alih menurunkan lembaga yang berkompeten di bidang konservasi, Pemkot justru menunjuk Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk menangani persoalan tersebut.

“Kami cermati ada keinginan dari Wali Kota Bandung untuk membereskan persoalan ini di level teknis. Tapi dengan menginstruksikan BKAD, ini menunjukkan pola yang berbeda dan salah arah,” tegas Ariodillah, Jumat (24/10/2025).

Ia menilai bahwa akar masalah di Bandung Zoo bukan semata urusan aset, melainkan isu konservasi dan kesejahteraan satwa.

“Kebun Binatang Bandung bukan soal uang atau aset, ini soal satwa yang harus dijaga dan lingkungan yang harus dipelihara. Pendekatan teknokratis berbasis keuangan tidak akan menyelesaikan masalah,” lanjutnya.

Ariodillah pun mendorong agar Dinas Lingkungan Hidup atau ahli konservasi dilibatkan langsung dalam proses penyelesaian.

“Kalau Pemkot ingin jadi penengah, turunkan dinas atau ahli konservasi. Jangan lembaga yang tidak paham konteks lapangan,” ujarnya.

IPRC Sarankan Pembentukan Tim Transisi Netral

Saran senada datang dari Direktur Riset Indonesian Politics and Research Consulting (IPRC), Tedy Nurzaman, yang menilai perlunya tim transisi netral untuk mengawal operasional kebun binatang sambil proses hukum berjalan.

“Peran Pemkot Bandung sangat diperlukan untuk memediasi konflik pengelolaan Kebun Binatang Bandung ini. Tim transisi harus netral dan berkompeten, bukan berpihak,” ujarnya.

Tedy menambahkan, operasional Bandung Zoo sudah terhenti cukup lama sejak penyegelan polisi pada Agustus lalu, sehingga kegiatan konservasi dan edukasi masyarakat ikut terganggu.

Baca juga:   Macron Umumkan Prancis Akui Palestina pada Sidang Umum PBB 2025

DPRD Minta Pemkot Turun Tangan Tapi Hati-Hati

Dari sisi legislatif, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Erick Darmajaya, meminta pihak-pihak yang bersengketa menyelesaikan persoalan secara internal terlebih dahulu. Jika tetap buntu, barulah Pemkot turun tangan sebagai penengah.

“Langkahnya seperti apa, kami serahkan ke Kang Farhan sebagai Wali Kota. Tapi jangan sampai melanggar aturan perundang-undangan,” ujarnya.

Erick menekankan bahwa semangat utama harus tetap kebersamaan dan kepentingan satwa serta masyarakat.

“Jangan sampai ada bentrok seperti kemarin. Kebun Binatang Bandung punya manfaat besar bagi warga,” tambahnya.

Harapan Baru untuk Bandung Zoo

Konflik yang berlarut membuat kegiatan konservasi, penelitian, hingga pariwisata terganggu. Semua pihak kini berharap Pemkot segera mengambil langkah konkret yang berbasis pendekatan lingkungan dan kemanusiaan, seperti disuarakan Ariodillah.

“Bandung Zoo adalah aset sosial dan ekologis kota ini. Pemerintah harus hadir bukan hanya sebagai pengawas, tapi juga pelindung kehidupan satwa di dalamnya,” tutup Ariodillah. (Uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: bandung zooBKADDPRD Kota BandungErick DarmajayaFarhan Wali Kota BandungIPRCkebun binatang bandungkonflik Bandung Zookonservasi satwaLingkungan Hidup BandungM Ariodillahpemkot bandungTedy NurzamanYayasan Margasatwa Tamansari


Related Posts

Bandung Zoo
HEADLINE

Bandung Zoo Diserbu Wisatawan Selama Sisa Masa Libur Sekolah

5 Januari 2026
tiket gratis Bandung Zoo
HEADLINE

Hari Terakhir Libur Tahun Baru, Bandung Zoo Diserbu Ribuan Pengunjung

4 Januari 2026
Libur Sekolah, Wisata Bandung Zoo Diserbu Ribuan Pengunjung dari Berbagai Daerah
HEADLINE

Libur Sekolah, Wisata Bandung Zoo Diserbu Ribuan Pengunjung dari Berbagai Daerah

2 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Noel Gallagher bersama manajer Manchester City Pep Guardiola. (Foto: Getty Images/Michael Regan)
HEADLINE

Noel Gallagher Semprot Krisis Manchester United: “Klub Hancur yang Hanya Menjual Masa Lalu”

9 Januari 2026

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Gelombang kritik terus menghantam Old Trafford pasca-keputusan manajemen Manchester United memecat Ruben Amorim dari...

Pelatih kepala Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto. (instagram/@novarianto30)

Mengejutkan! Nama Nova Arianto Resmi Dicoret dari Daftar Asisten John Herdman di Timnas Senior, Ada Apa?

8 Januari 2026
Getty/GOAL

Man City Ditahan Imbang Brighton 1-1: Haaland Ukir Rekor Fantastis, Etihad Kembali Gigit Jari

8 Januari 2026
Viktor Gyokeres (kiri) berduel dengan gelandang Spanyol, Alberto Moleiro (kanan), dalam pertandingan persahabatan pramusim antara Arsenal vs Villarreal di Stadion Emirates di London pada 6 Agustus 2025. (Foto oleh Glyn KIRK / AFP)(AFP/GLYN KIRK)

Adu Tajam Viktor Gyökeres dan Cody Gakpo di Emirates

8 Januari 2026
Ilustrasi Arsenal vs Liverpool. Foto: AFP/Darren Staples.

Prediksi Arsenal vs Liverpool: Misi Balas Dendam Meriam London di Benteng Emirates

8 Januari 2026

Highlights

Adu Tajam Viktor Gyökeres dan Cody Gakpo di Emirates

Prediksi Arsenal vs Liverpool: Misi Balas Dendam Meriam London di Benteng Emirates

Debut Darren Fletcher Diwarnai Drama 4 Gol: Benjamin Sesko Gemilang, Tiang Gawang Gagalkan Kemenangan MU atas Burnley

Mengamuk di Jeddah: Barcelona Bantai Athletic Club 5-0, Amankan Tiket Final Piala Super Spanyol

Hattrick Kemenangan di Serie A: Fabregas Ingatkan Como 1907 Jangan Lengah Meski Tembus Papan Atas

Resmi Dibubarkan di Paguyuban Pasundan, Pansel Tuntaskan Pemilihan Pimpinan Baznas Jabar

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.