• Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Alamat Redaksi & Iklan
No Result
View All Result
PASJABAR
Minggu, 7 Juni 2026
  • Login
  • BERANDA
    • PASBANDUNG
    • PASJABAR
    • PASNUSANTARA
    • PASDUNIA
  • PASBISNIS
    • PASFINANSIAL
  • PASPENDIDIKAN
    • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
    • PASBUDAYA
    • PASKREATIF
    • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
    • TOKOH
    • CAHAYA PASUNDAN
  • PASGALERI
  • BERANDA
    • PASBANDUNG
    • PASJABAR
    • PASNUSANTARA
    • PASDUNIA
  • PASBISNIS
    • PASFINANSIAL
  • PASPENDIDIKAN
    • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
    • PASBUDAYA
    • PASKREATIF
    • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
    • TOKOH
    • CAHAYA PASUNDAN
  • PASGALERI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Dari Daerah ke Nasional, DPD Siapkan Peta Jalan Politik Baru Indonesia “Green Democracy”

admin
Minggu. 23 November 2025
DPD RI melalui Sultan B. Najamudin mendorong konsep “Green Democracy”, memperkuat otonomi daerah, mengakselerasi RUU Iklim dan RUU Masyarakat Adat, serta menegaskan arah baru politik pembangunan Indonesia yang berkelanjutan. (Ist)

DPD RI melalui Sultan B. Najamudin mendorong konsep “Green Democracy”, memperkuat otonomi daerah, mengakselerasi RUU Iklim dan RUU Masyarakat Adat, serta menegaskan arah baru politik pembangunan Indonesia yang berkelanjutan. (Ist)

Share on FacebookShare on WhatsAppShare on Telegram

Bandung, www.pasjabar.com — Di tengah dinamika politik nasional yang kerap diselimuti tarik-menarik kepentingan, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menegaskan perannya sebagai motor penggerak reformasi dari daerah. Pada periode kepemimpinan 2024–2029, Wakil Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin mengumandangkan agenda besar bertajuk “Green Democracy”, sebuah arah politik baru yang menggabungkan keberlanjutan lingkungan, penguatan otonomi daerah, dan pembangunan inklusif.

Konsep ini ditegaskannya dalam Press Gathering DPD RI di Hotel Aryaduta Bandung, Sabtu (22/11/2025). Bagi Sultan, Green Democracy bukan sekadar slogan—melainkan strategi politik pembangunan yang harus menjadi fondasi kebijakan nasional.

RELATED POSTS

Knicks Kembali Bungkam Spurs 105-104, Wemby Salah Assist Di Detik-Detik Akhir

BMKG Jelaskan Penyebab Fenomena Bediding yang Bikin Dingin

“Pembangunan inklusif dimulai dari daerah yang kuat. Jika daerah terintegrasi dalam kebijakan strategis nasional, pemerataan dan keberlanjutan bisa dicapai tanpa meninggalkan siapa pun,” ujar Sultan.

Green Democracy: Menempatkan Daerah sebagai Subjek Utama

Dalam paparannya, Sultan menjelaskan bahwa konsep Green Democracy menuntut perubahan paradigma: daerah bukan lagi sekadar pelaksana kebijakan pemerintah pusat, melainkan penentu langkah pembangunan yang lebih adaptif terhadap risiko sosial dan ekologis.

Menurutnya, Indonesia adalah negara dengan keragaman politik, geografis, hingga ekonomi yang sangat besar. Karena itu, kebijakan yang terlalu tersentralisasi hanya akan menambah kesenjangan.

“Daerah punya potensi unik—perikanan, pariwisata, hingga sumber daya alam. Semua itu bisa menjadi pilar pertumbuhan inklusif jika diberi ruang bertumbuh,” kata Sultan.

Ia menilai, inovasi berbasis lokal adalah jalan agar Indonesia tidak terus bergantung pada kebijakan seragam yang tidak selalu relevan bagi setiap wilayah.

RUU Iklim dan RUU Masyarakat Adat: Dua Instrumen Strategis yang Didongkrak DPD dalam Green Democracy

Sultan turut menegaskan bahwa DPD mendorong percepatan pembahasan dua regulasi penting: RUU Iklim dan RUU Masyarakat Adat. Keduanya dianggap sebagai pondasi untuk mewujudkan demokrasi hijau.

Indonesia saat ini berada di garis terdepan krisis ekologis, namun belum memiliki kerangka hukum nasional yang memadai terkait mitigasi maupun adaptasi perubahan iklim di daerah.

“DPD ingin memastikan bahwa respons iklim bukan sekadar jargon birokrasi, tapi mandat yang bisa dieksekusi daerah,” tegasnya.

Sementara RUU Masyarakat Adat dipandang sebagai bagian penting dari tata kelola lingkungan dan penyelesaian konflik agraria yang selama ini berulang. Pengakuan hak adat dianggap kunci untuk menciptakan sistem pembangunan yang berkeadilan dan inklusif.

Belanja Daerah, Pengawasan, dan Sengkarut Lama yang Harus Diputus

Meski gagasan besar telah disiapkan, Sultan menegaskan bahwa semua itu tidak akan berjalan tanpa reformasi tata kelola anggaran daerah. Ia menyoroti bahwa kualitas belanja daerah masih menjadi isu lama yang terus menghambat efektivitas pembangunan.

“Tanpa pengawasan yang memadai, program pembangunan tidak akan sampai ke masyarakat. Belanja daerah harus efektif, tepat sasaran, dan transparan,” kata Sultan.

Menurutnya, percepatan reformasi fiskal daerah adalah syarat agar demokrasi yang berkelanjutan dapat terwujud.

DPD Memetakan Indonesia sebagai Mozaik Pembangunan

Bagi Sultan B. Najamudin, Indonesia adalah mozaik besar dan setiap daerah merupakan kepingan penting di dalamnya. Tanpa pemerataan kemajuan, mozaik itu tidak akan tampak utuh.

Dengan paradigma Green Democracy, penguatan otonomi daerah, serta percepatan regulasi iklim dan masyarakat adat, DPD RI ingin memastikan perjalanan demokrasi Indonesia bergerak menuju arah yang lebih berkelanjutan, lebih inklusif, dan lebih berkeadilan.

“DPD ingin memastikan keberlanjutan ekologis dan hak-hak komunal tidak lagi menjadi isu pinggiran,” tegas Sultan.

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.

Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer.

Editor: admin
Tags: demokrasi hijauDPD RIGreen Democracykebijakan iklim nasionalkonflik agrariaotonomi daerahpembangunan berkelanjutanPembangunan Inklusifpolitik hijau Indonesiareformasi peradilan daerahRUU IklimRUU Masyarakat AdatSultan B Najamudin
Share30SendShare

Related Posts

Knicks Kembali Bungkam Spurs 105-104, Wemby Salah Assist Di Detik-Detik Akhir

Knicks Kembali Bungkam Spurs 105-104, Wemby Salah Assist Di Detik-Detik Akhir

Jhon Be
Sabtu. 6 Juni 2026
0

* knicks spurs BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- New York Knicks kembali meraih kemenangan pada Game 2 Final NBA 2026 yang berlangsung...

bmkg bediding

BMKG Jelaskan Penyebab Fenomena Bediding yang Bikin Dingin

Hanna Hanifah
Sabtu. 6 Juni 2026
0

WWW.PASJABAR.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meluruskan informasi yang ramai beredar di media sosial terkait fenomena bediding atau...

Google Bawa Gemini AI ke Ponsel Android Go Edition

Google Bawa Gemini AI ke Ponsel Android Go Edition

Hanna Hanifah
Sabtu. 6 Juni 2026
0

WWW.PASJABAR.COM — Google mulai menghadirkan dukungan asisten virtual berbasis kecerdasan buatan (AI) Gemini pada perangkat Android (Go Edition), sistem operasi...

KAI

KAI Daop 2 Bandung Tawarkan Tarif Hemat Liburan Sekolah

Uby
Sabtu. 6 Juni 2026
0

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menghadirkan program diskon tarif sebesar 30 persen untuk seluruh kereta...

Harga Pangan

Harga Pangan Strategis Berfluktuasi, Cabai Rawit Masih Tertinggi

Hanna Hanifah
Sabtu. 6 Juni 2026
0

WWW.PASJABAR.COM — Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga sejumlah komoditas pangan strategis masih...

Next Post
YPDM Pasundan

YPDM Pasundan Perkuat Karakter Nyunda dan Islami di Sekolah

YPDM Pasundan

Ketua YPDM Pasundan Tekankan Nilai Ke Islaman dan Filosofi Kesundaan dalam Pendidikan Pasundan

RECOMMENDED

Knicks Kembali Bungkam Spurs 105-104, Wemby Salah Assist Di Detik-Detik Akhir

Knicks Kembali Bungkam Spurs 105-104, Wemby Salah Assist Di Detik-Detik Akhir

Sabtu. 6 Juni 2026
bmkg bediding

BMKG Jelaskan Penyebab Fenomena Bediding yang Bikin Dingin

Sabtu. 6 Juni 2026
  • 640 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • iPhone 18

    Bocoran iPhone 18 Pro Max Usung Baterai Lebih Besar dan Berat

    229 shares
    Share 92 Tweet 57
  • ESDM Siapkan Langkah Efisiensi Energi Hadapi Geopolitik Timur Tengah

    227 shares
    Share 91 Tweet 57
  • Cuaca Bandung Hari Ini Terasa Lebih Panas, Ini Penyebabnya

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • 19 Sekolah di Jawa Barat Resmi Jadi Sekolah Maung 2026, Diterapkan di Tahun Ajaran Baru

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Bandung Panas dan Hujan Bergantian, BMKG Ungkap Penyebabnya

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
PASJABAR

© 2026 PASJABAR</a

Navigate Site

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

Ok

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by
No Result
View All Result
  • BERANDA
    • PASBANDUNG
    • PASJABAR
    • PASNUSANTARA
    • PASDUNIA
  • PASBISNIS
    • PASFINANSIAL
  • PASPENDIDIKAN
    • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
    • PASBUDAYA
    • PASKREATIF
    • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
    • TOKOH
    • CAHAYA PASUNDAN
  • PASGALERI

© 2026 PASJABAR</a