JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Kabar gembira datang bagi para pahlawan olahraga Indonesia yang baru saja berjuang di kancah Asia Tenggara. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan bahwa Bonus SEA Games 2025 akan diberikan sesuai dengan janji yang dilontarkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Hal ini menjadi angin segar setelah kontingen Indonesia berhasil melampaui ekspektasi dengan raihan medali yang luar biasa.
Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, menegaskan bahwa proses pencairan bonus saat ini sedang dalam tahap penyusunan skenario prosedur.
Pemerintah berkomitmen memberikan apresiasi tertinggi bagi para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa di Thailand.
Emas Dihargai Rp1 Miliar: Apresiasi untuk Sang Juara
Salah satu poin yang paling menarik perhatian adalah besaran nominal untuk peraih podium tertinggi.
Berdasarkan arahan Presiden Prabowo dan Menteri Pemuda dan Olahraga, satu medali emas SEA Games 2025 akan diganjar bonus sebesar Rp1 miliar.
Angka ini merupakan lompatan besar dalam sejarah pemberian bonus bagi atlet di ajang regional.
Surono menjelaskan bahwa perbedaan nilai antara emas dan perak akan cukup signifikan kali ini.
Hal ini dilakukan karena medali emas dianggap memiliki peran sangat luar biasa dalam menentukan posisi peringkat Indonesia di klasemen akhir.
“Emas harus lebih dihargai karena menentukan peringkat. Antara emas dan perak ya agak lumayan lah selisihnya,” ujar Surono pada Senin (22/12/2025).
“Sabdo Pandito Ratu”: Komitmen Presiden Prabowo
Janji bonus besar ini pertama kali diucapkan Presiden Prabowo saat melepas atlet ke Thailand.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan Presiden dalam acara di Serang, Banten, baru-baru ini.
Meski sambil berkelakar merasa “pusing” melihat banyaknya jumlah emas yang diraih, Prabowo menegaskan bahwa ucapan pemimpin adalah janji yang harus ditepati.
“Di satu pihak saya senyum, 91 emas, di lain pihak agak pusing juga ini, bonusnya besar juga. Tapi itu namanya sabdo pandito ratu, ucapan seorang pemimpin harus dipegang,” ujar Prabowo.
Beliau menekankan bahwa rasa pusing tersebut tidak sebanding dengan rasa bangganya terhadap perjuangan para atlet yang telah berjuang habis-habisan di lapangan.
Indonesia Lampaui Target: Runner Up SEA Games 2025
Alasan di balik besarnya total anggaran bonus tahun ini adalah performa atlet Indonesia yang luar biasa melampaui target.
Awalnya, Kemenpora hanya mematok target 80 medali emas dengan harapan duduk di peringkat ketiga.
Namun, hingga akhir penyelenggaraan, tim Merah Putih sukses mengoleksi 91 medali emas.
Pencapaian ini tidak hanya melampaui target jumlah medali, tetapi juga memperbaiki posisi klasemen Indonesia menjadi runner-up (peringkat kedua) SEA Games 2025.
Prestasi ini dianggap sebagai lonjakan besar bagi prestasi olahraga nasional, sehingga pemerintah merasa perlu memberikan penghargaan yang sepadan dengan usaha para pejuang olahraga tersebut.
Alur Prosedur Eksekusi Bonus
Terkait waktu pencairan, Kemenpora meminta para atlet dan masyarakat untuk sedikit bersabar mengikuti prosedur birokrasi yang berlaku.
Menpora dijadwalkan akan segera melaporkan skenario pemberian bonus kepada Presiden Prabowo dalam waktu dekat untuk mendapatkan petunjuk eksekusi.
“Apabila nanti sudah ada petunjuk dari Bapak Presiden, ya kami segera eksekusi,” tegas Surono.
Transparansi dan ketepatan sasaran menjadi prioritas Kemenpora agar apresiasi ini benar-benar sampai ke tangan para atlet, pelatih, hingga ofisial yang terlibat dalam kesuksesan besar Indonesia di SEA Games 2025.












