CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 8 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Dukungan Anggaran Pemprov Terhenti, Masjid Raya Provinsi Jawa Barat Kembali ke Status Masjid Agung Bandung

pri
6 Januari 2026
Ketua Nadzir Masjid Agung Bandung, Roedy Wiranatakusumah, S.H., M.H., MBA. (berpeci)

Ketua Nadzir Masjid Agung Bandung, Roedy Wiranatakusumah, S.H., M.H., MBA. (berpeci)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Simbol kebanggaan umat Islam di jantung Kota Bandung tengah menghadapi masa sulit. Per Januari 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menghentikan seluruh dukungan pembiayaan operasional untuk masjid bersejarah yang terletak di kawasan Alun-Alun tersebut. Dampak langsung dari kebijakan ini adalah kembalinya penamaan tempat ibadah ini menjadi Masjid Agung Bandung.

Langkah ini memicu keprihatinan luas, mengingat peran strategis masjid ini dalam sejarah kebangsaan dan keislaman Jawa Barat.

Alasan Penghentian: Persoalan Status Aset

Ketua Nadzir Masjid Agung Bandung, Roedy Wiranatakusumah, S.H., M.H., MBA, menjelaskan bahwa alasan utama penghentian dana ini adalah karena bangunan tersebut tidak tercatat sebagai aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Masjid ini dianggap bukan aset provinsi, sehingga dukungan keuangan dihentikan. Konsekuensinya, pemerintah menarik seluruh dukungan finansial, termasuk 23 orang staf alih daya yang selama ini bertugas,” ungkap Roedy pada Selasa (6/1/2026).

Situasi ini dianggap ironis, mengingat sejak tahun 2002, masjid ini telah dikukuhkan sebagai Masjid Raya Provinsi melalui Keputusan Gubernur.

Baca juga:   Para Patriot Dilatih untuk Majukan Desa di Jabar

Namun, setelah berdirinya Masjid Raya Al Jabbar, perhatian dan prioritas kebijakan terhadap Masjid Agung Bandung dinilai mulai terpinggirkan.

Warisan 135 Titik Kerusakan di Tanah Wakaf

Masjid yang telah berusia 215 tahun ini memiliki kapasitas hingga 12.000 jemaah. Namun, di balik kemegahannya, pengelola kini diwarisi sedikitnya 135 titik kerusakan bangunan yang memerlukan renovasi serius.

Roedy menegaskan bahwa secara hukum, lahan masjid tersebut adalah tanah wakaf Wiranatakusumah IV yang telah terdaftar resmi sejak 1994.

Ia mengingatkan bahwa meski berstatus wakaf, negara melalui undang-undang tetap memiliki peran sebagai pengawas yang bertanggung jawab atas keberlangsungan aset strategis umat.

“Tidak tepat jika negara sepenuhnya menarik diri dari tanggung jawab moral dan fungsional terhadap masjid wakaf bernilai sejarah ini,” tambahnya.

Ruang Tafakur Konferensi Asia Afrika

Selain fungsi ibadah, Masjid Agung Bandung memiliki nilai historis internasional. Pada tahun 1955, masjid ini menjadi saksi sejarah saat dikunjungi oleh para pemimpin dunia peserta Konferensi Asia Afrika (KAA).

Baca juga:   Piala Eropa 2024: Spanyol Kalahkan Tuan Rumah Maju ke Semifinal

Pengelola memiliki visi besar untuk menjadikan masjid ini sebagai Center of Excellence guna menyambut peringatan 75 Tahun KAA pada tahun 2030.

Selain nilai sejarah, masjid ini juga aktif menjalankan fungsi sosial dengan memberikan perlindungan bagi masyarakat rentan secara swadaya.

Mandiri dan Kembali ke Nama Asal

Dengan berakhirnya dukungan dari Pemerintah Provinsi, pihak nadzir menyatakan akan mengelola masjid secara mandiri melalui partisipasi publik.

Baca juga:   Pemprov Jabar Minta Kantor ACT di seluruh Jabar Hentikan Operasional

Seiring dengan lepasnya tanggung jawab finansial provinsi, identitas masjid pun kembali pada akar sejarahnya.

“Dengan berakhirnya dukungan Pemprov Jabar, maka penamaan tempat ibadah ini akan kembali menjadi Masjid Agung Bandung. Kami percaya dengan dukungan umat, masjid ini akan tetap berdiri tegak dan bermartabat,” tutup Roedy.

Aspek Kondisi Sebelumnya Kondisi Saat Ini (Januari 2026)
Nama Resmi Masjid Raya Bandung Provinsi Jabar Masjid Agung Bandung
Sumber Dana APBD Provinsi Jawa Barat Swadaya & Partisipasi Publik
Status Staf 23 Staf Alih Daya (Provinsi) Ditarik sepenuhnya
Kepemilikan Lahan Dianggap Aset Pemda Tanah Wakaf Wiranatakusumah IV
Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Al Jabbarberita BandungMasjid Agung Bandungmasjid raya bandungPemprov JabarSejarah KAAwakafWiranatakusumah


Related Posts

Dedi Mulyadi Klarifikasi Gaji
HEADLINE

Gubernur Dedi Mulyadi: Pemprov Jabar Resmi Hentikan Pendanaan Masjid Raya Bandung karena Status Wakaf

7 Januari 2026
Satlantas Polresta Bandung
HEADLINE

Liburan Satlantas Polresta Bandung Terapkan CB One Way di Jalur Nagreg dan Ciwidey

4 Januari 2026
tahun baru di Kota Bandung
HEADLINE

Al Jabbar hingga Dago Jadi Magnet Malam Tahun Baru 2026, Pengamanan Bandung Diperketat

31 Desember 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fabio Grosso sorot kinerja barisan pertahanan Sassuolo usai dibantai Juventus. (AFP/MARCO BERTORELLO)
HEADLINE

Grosso Buka Suara Usai Kekalahan Sassuolo: Soroti Blunder Jay Idzes dan Kualitas Elite Juventus

8 Januari 2026

REGGIO EMILIA, WWW.PASJABAR.COM – Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, memberikan evaluasi mendalam setelah timnya dibungkam Juventus dengan skor...

Foto: Arsenal FC via Getty Images/David Price

Arsenal vs Liverpool: Momentum Puncak Meriam London dan Prediksi Skor 3-1 Harry Redknapp

8 Januari 2026
Inter Milan harus gigit jari setelah Joao Cancelo memilih Barcelona pada bursa transfer Januari 2026. (Foto: IG @jpcancelo)

Joao Cancelo Pilih Barcelona, Inter Milan Tutup Pintu untuk Bek Sayap Baru di Januari

7 Januari 2026
Klub milik orang Indonesia, Como 1907 berhasil memetik kemenangan atas Pisa pada pekan ke-19 Liga Italia 2025-2026. (X.COM/HQPCRT)

Como 1907 Tembus Zona Liga Champions! Bungkam Pisa 3-0 Lewat Dominasi Babak Kedua

7 Januari 2026
Kaesang Pangarep kukuhkan kepengurusan PSI Jabar di Soreang. Targetkan 5 juta suara pada 2029 dan pembentukan pengurus hingga tingkat desa. (fal/pasjabar)

Kaesang Pangarep Kokohkan Struktur PSI Jawa Barat: Targetkan Kepengurusan Hingga Tingkat Desa dan 5 Juta Suara

7 Januari 2026

Highlights

Como 1907 Tembus Zona Liga Champions! Bungkam Pisa 3-0 Lewat Dominasi Babak Kedua

Kaesang Pangarep Kokohkan Struktur PSI Jawa Barat: Targetkan Kepengurusan Hingga Tingkat Desa dan 5 Juta Suara

Gubernur Dedi Mulyadi: Pemprov Jabar Resmi Hentikan Pendanaan Masjid Raya Bandung karena Status Wakaf

Jonathan David Menyala! Juventus Bungkam Sassuolo Tiga Gol Tanpa Balas

Darren Fletcher Tantang Pemain MU Hadapi Kritik Legenda: “Terima Tekanannya, Itulah Standar Manchester United!”

Pengadilan Agama Bandung Kabulkan Gugatan Cerai Atalia Praratya

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.