WWW.PASJABAR.COM – Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga sejumlah komoditas pangan strategis di tingkat pedagang eceran masih berfluktuasi.
Berdasarkan data yang dihimpun PIHPS, harga cabai rawit merah tercatat sebesar Rp50.300 per kilogram (kg), sementara telur ayam ras berada di level Rp32.350 per kg.
Data PIHPS yang dilansir di Jakarta, Selasa (6/1/2026) pukul 09.30 WIB, dilansir dari ANTARA, juga mencatat harga bawang merah mencapai Rp50.600 per kg, sedangkan bawang putih dijual dengan harga Rp38.450 per kg.
Kondisi ini menunjukkan harga bumbu dapur utama masih berada di kisaran relatif tinggi di sejumlah daerah.
Untuk komoditas beras, PIHPS mencatat beras kualitas bawah I dijual Rp14.650 per kg dan beras kualitas bawah II Rp13.900 per kg.
Sementara itu, beras kualitas medium I berada di harga Rp15.700 per kg dan medium II Rp15.550 per kg. Adapun beras kualitas super I tercatat Rp16.400 per kg dan super II Rp16.300 per kg.
Harga Daging dan Minyak Goreng Masih Relatif Stabil
Selain beras dan bumbu dapur, harga aneka cabai juga terpantau bervariasi. Cabai merah besar tercatat Rp36.350 per kg, cabai merah keriting Rp38.300 per kg, serta cabai rawit hijau yang masih relatif tinggi di angka Rp53.850 per kg.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras tercatat Rp37.700 per kg. Sementara itu, daging sapi kualitas I berada di harga Rp133.750 per kg dan daging sapi kualitas II Rp130.000 per kg.
PIHPS juga mencatat harga gula pasir kualitas premium sebesar Rp19.300 per kg, sedangkan gula pasir lokal dijual Rp18.150 per kg. Adapun harga minyak goreng curah berada di angka Rp19.200 per liter. Untuk minyak goreng kemasan, harga minyak goreng kemasan bermerek I tercatat Rp23.300 per liter dan kemasan bermerek II Rp22.200 per liter.
PIHPS terus memantau perkembangan harga pangan nasional sebagai referensi bagi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas harga serta pengendalian inflasi. (han)












