CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 17 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Tembok Kokoh Pafos Nyaris Frustrasikan Chelsea: Liam Rosenior Puji Mentalitas Juara The Blues

pri
22 Januari 2026
Pemain Chelsea, Moises Caicedo (tengah), merayakan golnya dalam pertandingan Liga Champions melawan Pafos di Stamford Bridge, Inggris, Kamis (22/1/2026). (AP Photo/Kin Cheung)

Pemain Chelsea, Moises Caicedo (tengah), merayakan golnya dalam pertandingan Liga Champions melawan Pafos di Stamford Bridge, Inggris, Kamis (22/1/2026). (AP Photo/Kin Cheung)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

LONDON, WWW.PASJABAR.COM – Stadion Stamford Bridge menjadi saksi perjuangan ekstra keras Chelsea saat menjamu wakil Siprus, Pafos, dalam lanjutan pekan ketujuh fase liga Liga Champions 2025/2026, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB. Meski di atas kertas Chelsea jauh lebih diunggulkan, pertandingan ternyata berjalan jauh dari kata mudah bagi armada asuhan Liam Rosenior tersebut.

Tim tamu datang dengan strategi bertahan total yang sangat disiplin, memaksa para pemain Chelsea harus memutar otak sepanjang laga untuk mencari celah di lini belakang.

Namun, berkat ketabahan dan intensitas serangan yang tak kunjung surut, The Blues akhirnya berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0. Hasil ini sangat krusial bagi posisi Chelsea di papan klasemen Eropa, sekaligus memberikan pelajaran berharga mengenai cara menghadapi tim dengan strategi pertahanan berlapis.

Ujian Kesabaran Menghadapi Pertahanan Lapis Baja

Sejak peluit awal dibunyikan, dominasi Chelsea sebenarnya sudah terlihat sangat nyata. Penguasaan bola mutlak berada di kaki para pemain tuan rumah, namun Pafos meresponsnya dengan menumpuk hampir seluruh pemain mereka di dalam kotak penalti.

Baca juga:   Juventus Siap Bajak Mike Maignan, AC Milan Terancam Kehilangan Kiper Utama Secara Gratis

Strategi bertahan dalam yang diterapkan tim asal Siprus ini membuat aliran bola Chelsea sering terhenti di sepertiga akhir lapangan.

Setiap upaya tusukan dari sayap maupun umpan terobosan dari tengah selalu membentur tembok pertahanan yang sangat rapat.

Kondisi ini sempat memicu kegelisahan di tribun penonton saat babak pertama berakhir tanpa satu pun gol tercipta.

Kesabaran menjadi kunci utama bagi Chelsea agar tidak terjebak dalam rasa frustrasi yang justru bisa berujung pada kesalahan fatal di lini belakang mereka sendiri melalui skema serangan balik lawan.

Moises Caicedo Hadir Sebagai Pemecah Kebuntuan

Memasuki babak kedua, intensitas serangan Chelsea tidak menunjukkan tanda-tanda menurun. Liam Rosenior tampaknya memberikan instruksi khusus agar para pemainnya lebih berani melepaskan tembakan jarak jauh atau melakukan penetrasi yang lebih agresif.

Momen yang ditunggu-tunggu publik London Barat akhirnya tiba melalui kaki Moises Caicedo. Gelandang asal Ekuador tersebut muncul sebagai pahlawan setelah berhasil memanfaatkan celah sempit di lini pertahanan Pafos untuk mencetak satu-satunya gol di pertandingan tersebut.

Gol ini disambut dengan ledakan kegembiraan oleh seluruh skuad dan staf pelatih, mengingat besarnya tekanan yang mereka rasakan sepanjang laga.

Baca juga:   Optimisme Stefano Beltrame Jadi Pembeda di Laga Kontra Persebaya

Caicedo membuktikan bahwa ketenangan di saat kritis adalah pembeda utama dalam pertandingan yang berjalan buntu seperti malam tersebut.

Apresiasi Rosenior Terhadap Militansi Pafos dan Skuad Chelsea

Dalam sesi wawancara seusai laga dengan UEFA, manajer Chelsea Liam Rosenior tidak segan-segan memberikan pujian setinggi langit kepada Pafos.

Ia mengakui bahwa sang lawan memiliki organisasi pertahanan yang luar biasa solid dan sulit ditembus oleh tim mana pun.

Rosenior memandang bahwa cara bertahan Pafos merupakan bagian dari seni sepak bola yang sah dan sangat menyulitkan bagi lawan yang lebih dominan secara kualitas individu.

Di saat yang sama, ia juga memberikan apresiasi mendalam kepada para pemain Chelsea yang tidak patah arang meski berkali-kali serangan mereka dipatahkan.

Rosenior merasa sangat bangga melihat bahasa tubuh, energi, dan sikap pantang menyerah yang ditunjukkan anak asuhnya hingga detik terakhir pertandingan, yang menurutnya adalah ujian mental yang sangat besar.

Fokus Beralih ke Derby London Melawan Crystal Palace

Kemenangan atas Pafos memberikan napas lega bagi Chelsea sebelum mereka kembali fokus ke kompetisi domestik.

Baca juga:   H-9 Lebaran, Stasiun Kiaracondong Bandung Dipadati Pemudik

Dengan jadwal yang sangat padat, Liam Rosenior kini langsung mengalihkan pandangannya ke lanjutan Premier League akhir pekan ini.

Chelsea dijadwalkan akan bertandang ke Selhurst Park untuk menghadapi Crystal Palace dalam sebuah Derby London yang diprediksi tidak kalah sengitnya.

Rosenior menegaskan bahwa raihan tiga poin di markas Palace adalah target harga mati guna menjaga posisi mereka di papan atas klasemen Liga Inggris.

Evaluasi mengenai cara membongkar pertahanan rapat tim lawan tentu akan menjadi catatan penting yang dibawa dari laga kontra Pafos, agar Chelsea bisa tampil lebih klinis dan efektif saat menghadapi tim-tim yang menerapkan strategi serupa di masa depan.

Statistik Chelsea vs Pafos (Matchday 7)

Parameter Catatan Pertandingan
Skor Akhir Chelsea 1 – 0 Pafos
Pencetak Gol Moises Caicedo (Babak Kedua)
Penguasaan Bola Chelsea 74% – 26% Pafos
Total Tembakan Chelsea 19 – 2 Pafos
Poin UCL 13 Poin (Masuk jajaran 10 besar)
Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: berita bolachelseaChelsea vs Crystal Palace Premier LeagueGol Moises Caicedo ChelseaHasil Chelsea vs Pafos Liga Champions 2026Klasemen Chelsea Liga Champions 2026Liam RoseniorLiam Rosenior Chelsea Manajerliga championsliga inggrisMoises CaicedoPafosStamford Bridge


Related Posts

Virgil van Dijk dan Mohamed Salah. (Foto: Getty Images/Catherine Ivill - AMA)
HEADLINE

Permintaan Sang Kapten: Virgil Van Dijk Berharap Mohamed Salah Bertahan Lebih Lama di Liverpool Usai Tampil Gemilang di Anfield

16 Februari 2026
Bek Juventus Pierre Kalulu menerima kartu merah dari wasit Federico La Penna pada pertandingan akbar pekan ke-25 Serie A Inter Milan vs Juventus yang bergulir di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, pada Minggu (15/2/2026) dini hari WIB.(AFP/PIERO CRUCIATTI)
HEADLINE

Revolusi Aturan VAR: Insiden Pierre Kalulu di Derby d’Italia Memicu IFAB Merevisi Regulasi Penggunaan Teknologi Video Assistant

16 Februari 2026
Foto: REUTERS/Angelika Warmuth
HEADLINE

Thomas Frank Kabarnya Bikin Kesal Pemain Tottenham Hotspur Karena Terlalu Sering Memuji Arsenal di Ruang Ganti

12 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Foto: REUTERS/Ana Beltran
HEADLINE

Perburuan Gelar El Pichichi: Kylian Mbappe Masih Memimpin Jauh Namun Para Bintang Barcelona Siap Mengejar Dalam Laga Kontra Girona

17 Februari 2026

WWW.PASJABAR.COM -- Persaingan gelar pencetak gol terbanyak atau El Pichichi di kompetisi Liga Spanyol semakin memanas dengan Kylian...

Virgil van Dijk dan Mohamed Salah. (Foto: Getty Images/Catherine Ivill - AMA)

Permintaan Sang Kapten: Virgil Van Dijk Berharap Mohamed Salah Bertahan Lebih Lama di Liverpool Usai Tampil Gemilang di Anfield

16 Februari 2026
ilustrasi pemantauan hilal. (Dreamina AI)

Persiapan Ramadhan 1447 Hijriah: Muhammadiyah dan Persis Telah Menetapkan Tanggal Puasa, Sementara Pemerintah Masih Menunggu Hasil Sidang Isbat

16 Februari 2026
Erick Thohir: STY dan Pemain Harus Evaluasi!!!

Tuduhan Tak Berdasar: Media Malaysia MYNewsHub Sebut Erick Thohir Sebagai Dalang Utama Laporan Skandal Naturalisasi Harimau Malaya Kepada FIFA

16 Februari 2026
Foto: IMAGN IMAGES via Reuters Connect/Kirby Lee

Dominasi USA Stars: Anthony Edwards Raih Gelar MVP Serta Bawa Timnya Menjuarai Format Baru Turnamen NBA All-Star

16 Februari 2026

Highlights

Tuduhan Tak Berdasar: Media Malaysia MYNewsHub Sebut Erick Thohir Sebagai Dalang Utama Laporan Skandal Naturalisasi Harimau Malaya Kepada FIFA

Dominasi USA Stars: Anthony Edwards Raih Gelar MVP Serta Bawa Timnya Menjuarai Format Baru Turnamen NBA All-Star

Raja Operan di Udine: Jay Idzes Catatkan Statistik Akurasi Umpan Tertinggi Saat Bantu Sassuolo Raih Kemenangan Penting Atas Udinese

Revolusi Aturan VAR: Insiden Pierre Kalulu di Derby d’Italia Memicu IFAB Merevisi Regulasi Penggunaan Teknologi Video Assistant

Meriam London Mengamuk: Arsenal Melaju Mulus Ke Babak Kelima Piala FA Usai Menghancurkan Wigan Athletic Empat Gol Tanpa Balas

Lonjakan Wisatawan Picu Kepadatan Lalu Lintas Lembang

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.