CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 3 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Aksara, Kekuasaan, dan Politik Sunda Dibedah dalam Diskusi Buku #101 Temu Sejarah

Tiwi Kasavela
3 Februari 2026
Aksara, Kekuasaan, dan Politik Sunda Dibedah dalam Diskusi Buku #101 Temu Sejarah

Ist

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM— Apakah aksara dapat menentukan siapa yang berkuasa dan siapa yang tersingkir dalam sejarah? Pertanyaan ini menjadi benang merah Diskusi Buku #101 yang diselenggarakan oleh Temu Sejarah Indonesia, mengangkat tema “Holle Line: Menelusur Akar Pemikiran Politik Sunda melalui Naskah dalam Peti Holle.”

Diskusi ini berangkat dari kajian kritis atas peran bahasa dan aksara dalam pembentukan struktur sosial-politik masyarakat Sunda pada masa kolonial. Di balik sistem undak-usuk basa Sunda—lemes, sedeng, dan kasar—tersimpan sebuah konstruksi historis yang tidak netral. Bahasa, dalam konteks ini, menjadi alat kekuasaan dan sekaligus saringan sosial.

Melalui proyek standarisasi bahasa Sunda berbasis aksara Latin, pemerintah kolonial Belanda membuka akses bagi kelompok tertentu untuk masuk ke dalam birokrasi dan lingkaran kekuasaan. Sebaliknya, mereka yang bertahan menggunakan aksara Arab Pegon perlahan tersingkir dari panggung sosial-politik. Proses ini melahirkan elit Sunda baru yang terdidik, independen, dan politis—sebuah fenomena yang kemudian dikenal sebagai Holle Line atau sumbu Holle.

Baca juga:   Menggugat Ulang Legenda Nyi Roro Kidul dalam Diskusi Buku #75 Temu Sejarah

Tokoh sentral dalam proses ini adalah Karel Frederik Holle, seorang intelektual Belanda yang berperan penting dalam latinisasi bahasa Sunda. Gagasan dan pengaruh Holle diyakini tidak hanya membentuk elit terdidik, tetapi juga turut menentukan arah formasi politik Sunda, termasuk dinamika yang mengemuka pada masa pendirian Negara Pasundan.

Narasumber dan Kegiatan

Pembahasan mendalam mengenai tema tersebut akan diulas bersama :

Baca juga:   Gerakan Mahasiswa Hukum Indonesia Tolak Pengajuan PK II Kasus SPBU

• Iip D. Yanya, Penulis buku Holle Line
• Asep M. Iqbal, Ph.D., Dosen FISIP UIN Sunan Gunung Djati Bandung
• Nanang Suryana, Penulis Holle Line dan Dosen FISIP Universitas Padjadjaran

Diskusi Buku #101 akan diselenggarakan pada: Kamis, 5 Februari 2026 pukul 20.00–21.30 WIB via Zoom Meeting. Acara ini gratis dan terbuka untuk umum.

Pendaftaran dapat dilakukan dengan mengetik format: Daftar Diskusi Buku #101 – Nama – Domisili, lalu mengirimkannya ke 0895-3572-55688.

Baca juga:   Diskar PB Kota Bandung Selamatkan Sapi Kurban yang Jatuh ke Parit

Sebagai bagian dari komitmen literasi sejarah, ebook Holle Line akan dibagikan secara gratis kepada peserta terdaftar melalui grup WhatsApp Temu Sejarah.

Melalui diskusi ini, Temu Sejarah berharap publik dapat melihat sejarah Sunda secara lebih kritis, bahwa bahasa dan aksara bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga medan kuasa yang ikut menentukan arah perjalanan politik dan identitas suatu masyarakat.

Untuk informasi kegiatan dan diskusi sejarah lainnya, masyarakat dapat mengikuti akun @temusejarah. Diskusi akan menjadi ruang refleksi bersama bagi siapa pun yang ingin memahami sejarah Sunda dari sudut pandang yang lebih dalam dan kontekstual. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Tiwi Kasavela
Tags: Diskusi Bukuholle lineIip D YahyaTemu Sejarah


Related Posts

Lembang dalam Lintasan Sejarah: Romantisme, Pengetahuan, dan Peringatan Alam
PASJABAR

Lembang dalam Lintasan Sejarah: Romantisme, Pengetahuan, dan Peringatan Alam

3 Februari 2026
60 Tahun Pasca G30S, Temu Sejarah Explore #9 Dorong Refleksi Sejarah Bangsa
PASNUSANTARA

60 Tahun Pasca G30S, Temu Sejarah Explore #9 Dorong Refleksi Sejarah Bangsa

26 Januari 2026
Membaca Ulang Peristiwa Madiun 1948 dari Perspektif Sosio-Kultural
PASNUSANTARA

Membaca Ulang Peristiwa Madiun 1948 dari Perspektif Sosio-Kultural

22 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto. (Dok. PSSI)
HEADLINE

Nova Arianto Kembali Pimpin Garuda Asia: Timnas U17 Indonesia Siap Hadapi Uji Coba Melawan China Jelang Piala Asia 2026

3 Februari 2026

WWW.PASJABAR.COM -- Nova Arianto kembali mengambil alih kendali Timnas U17 Indonesia guna memimpin laga uji coba internasional menghadapi...

Jeremy Jacquet (kanan). (AFP)

Benteng Masa Depan Anfield: Liverpool Resmi Amankan Jasa Bek Muda Prancis Jeremy Jacquet Untuk Memperkuat Lini Pertahanan Musim Depan

3 Februari 2026
logo Liga Nusantara. (ileague.id)

Kenyataan Pahit Liga Nusantara: Enam Tim Resmi Terdegradasi ke Liga 4 Termasuk Tim Legendaris Persikabo dan PSDS Deli Serdang

3 Februari 2026
instagram/@marteen paes

Si Tembok Indonesia di Amsterdam: Maarten Paes Resmi Bergabung dengan Ajax dan Memperkenalkan Julukan Spesialnya Kepada Publik Liga Belanda

3 Februari 2026
Kiper Cremonese, Emil Audero, mengalami cedera setelah ledakan suar di lapangan pada laga Serie A Italia antara US Cremonese dan Inter Milan di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia utara, pada 1 Februari 2026.(AFP/PIERO CRUCIATTI)

Karma Instan Supporter Anarkis: Pelaku Pelemparan Petasan Emil Audero Kehilangan Tiga Jari Tangan Akibat Ledakan

3 Februari 2026

Highlights

Si Tembok Indonesia di Amsterdam: Maarten Paes Resmi Bergabung dengan Ajax dan Memperkenalkan Julukan Spesialnya Kepada Publik Liga Belanda

Karma Instan Supporter Anarkis: Pelaku Pelemparan Petasan Emil Audero Kehilangan Tiga Jari Tangan Akibat Ledakan

Indonesia vs Vietnam di Perempat Final AFC Futsal Asia 2026: Misi Balas Dendam Garuda Demi Sejarah Baru

SNBP 2026 Dibuka 3–18 Februari, Ini Panduan Lengkapnya

Gerhana Matahari Cincin Hiasi Langit 17 Februari, Indonesia Tak Terlintasi

Isak Tangis Warnai Pemakaman Widia, Korban Longsor Cisarua

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.