BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM— Menulis kerap dianggap sebagai proses yang rumit dan penuh tuntutan, terutama bagi penulis pemula. Namun, bagi Foggy FF, menulis justru berangkat dari hal paling sederhana: konsistensi dan niat.
Dalam sebuah wawancara, penulis yang telah berkarya sejak 2011 ini membagikan pandangannya tentang fokus menulis, pentingnya motivasi personal, serta makna menulis di tengah kekhawatiran soal penerbitan dan pasar buku.
Menurut Foggy, tidak ada tips khusus yang kompleks untuk bisa terus menulis hingga berhasil menerbitkan buku. Ia menilai kebiasaan menulis setiap hari menjadi hal paling penting.
“Tips menulis tidak banyak. Hanya konsisten menulis tentang apa pun, dan membiasakan diri menulis setiap hari, bukan menulis pesan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Foggy menegaskan pentingnya memiliki strong why atau alasan kuat dalam menulis. Baginya, segala proses kreatif berangkat dari niat. Namun, niat tersebut tidak harus besar atau rumit.
“Niat menulis bisa sesederhana menjadikan menulis sebagai satu-satunya cara menumpahkan keresahan tanpa membutuhkan banyak modal,” katanya.
Menjawab keraguan banyak penulis pemula mengenai tujuan menulis dan kekhawatiran karya tidak diterima pasar, Foggy mengajak untuk memulai menulis bagi diri sendiri. Ia menilai menulis seharusnya lahir dari rasa cinta, bukan paksaan.
“Saya menulis karena tidak ada aktivitas lain yang saya cintai selain menulis. Ketika menulis dimulai tanpa paksaan dan dibuat menyenangkan, ketulusan itu akan membuka jalannya sendiri menuju apa yang kita inginkan,” ujarnya.
Foggy FF mengawali karier kepenulisannya sebagai penulis buku anak sejak 2011. Hingga kini, ia telah menghasilkan beberapa novel, puluhan cerpen, serta ratusan puisi. Perempuan kelahiran Solo yang dibesarkan di Bandung ini juga aktif menulis artikel tentang perempuan dan isu kesehatan mental di berbagai platform kepenulisan, serta menjadi cerpenis di platform menulis digital nasional. (tiwi)












