BANDUNG BARAT, WWW.PASJABAR.COM – Operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), memasuki hari ke-13 pada Kamis (5/2/2026). Tim SAR gabungan kembali menemukan dua kantong jenazah korban longsor di lokasi bencana.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan, hingga hari ke-13 operasi, total korban meninggal dunia yang ditemukan mencapai 94 kantong jenazah sejak hari pertama pencarian. Seluruh kantong jenazah tersebut kemudian diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk proses identifikasi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 71 korban telah berhasil diidentifikasi, sementara sekitar 20 kantong jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi lebih lanjut. Proses ini dilakukan untuk memastikan identitas korban sebelum diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Ade menjelaskan, masa tanggap darurat bencana longsor di Desa Pasirlangu memasuki hari terakhir atau hari ke-14 pada Jumat (6/2/2026). Tim SAR masih berupaya melakukan pencarian korban di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi tertimbunnya korban.
Hari Terakhir Tanggap Darurat
Pencarian pada hari terakhir difokuskan pada titik-titik yang didasarkan pada informasi dari warga, ketua RT, serta keluarga korban longsor di Cisarua yang masih dinyatakan hilang.
“Mudah-mudahan informasi dari RT dan keluarga bisa menghasilkan temuan-temuan korban,” ujar Ade di lokasi bencana.
Sementara itu, Ketua Tim Penanggulangan Bencana Longsor KBB, Ade Zakir, mengatakan pihaknya telah bertemu dengan keluarga korban untuk menyampaikan perkembangan operasi pencarian.
“Mereka ikhlaskan apabila selesai masa tanggap darurat,” kata Ade Zakir.
Pada hari ke-14 operasi SAR, Wakil Menteri Sosial bersama anggota DPR RI juga dijadwalkan mengunjungi Desa Pasirlangu untuk meninjau kondisi di lokasi bencana serta memastikan penanganan terhadap para korban dan pengungsi berjalan dengan baik. (*)












