WWW.PASJABAR.COM – Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Pasundan (FK Unpas), dr. Sofa Rahmannia, M.Kes., berhasil meraih Juara 1 kategori Policy Brief dalam ajang Evidence-Based Nutrition Policy Health Conference: Insight from National Nutrition Survey (SSGI) 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada Jumat (19/12/2025) lalu.
Berdasarkan informasi dari laman resmi unpas.ac.id, ajang bergengsi tingkat nasional tersebut mempertemukan akademisi, peneliti, serta praktisi kesehatan dari berbagai institusi di seluruh Indonesia.
Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam memperkuat pemanfaatan riset berbasis bukti (evidence-based research). Guna mendukung perumusan kebijakan kesehatan dan gizi nasional yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Prestasi membanggakan ini diraih melalui policy brief berjudul “Menyeimbangkan Kembali Isi Piring Ibu Menyusui: Bukti Nasional untuk Revisi Isi Piringku yang Lebih Berdampak”.
Karya tersebut dinilai unggul oleh dewan juri karena mengangkat isu yang sangat relevan dengan tantangan gizi nasional. Disertai analisis yang tajam dan kontribusi kebijakan yang aplikatif. Khususnya dalam mendukung perbaikan kebijakan gizi bagi ibu menyusui di Indonesia.
Rekomendasi Berbasis Data SSGI 2024
Policy brief tersebut disusun dengan pendekatan evidence-based policy, menggunakan analisis data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 yang merupakan salah satu sumber data nasional paling komprehensif dalam bidang gizi masyarakat.
Data ini menjadi landasan kuat dalam merumuskan rekomendasi kebijakan yang tidak hanya normatif, tetapi berbasis pada kondisi riil masyarakat Indonesia.
Melalui kajian tersebut, dr. Sofa Rahmannia bersama tim lintas institusi menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis yang dapat langsung dimanfaatkan oleh para pengambil kebijakan.
Salah satu poin pentingnya adalah perlunya penyempurnaan pedoman “Isi Piringku” agar lebih responsif terhadap kebutuhan gizi ibu menyusui. Yang memiliki kebutuhan energi dan zat gizi lebih tinggi dibandingkan kelompok lainnya.
Rekomendasi ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas gizi ibu dan anak, sekaligus berkontribusi pada upaya pencegahan stunting serta peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
Keberhasilan ini mencerminkan peran strategis akademisi dalam menjembatani ilmu pengetahuan dengan proses pengambilan keputusan publik.
Capaian tersebut sekaligus menegaskan komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Pasundan dalam mengembangkan riset yang tidak hanya unggul secara akademik. Tetapi juga berdampak nyata bagi pembangunan kesehatan masyarakat.
Seluruh sivitas akademika Universitas Pasundan menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian ini.
Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi dosen dan mahasiswa untuk terus mengembangkan riset berbasis bukti yang berorientasi pada solusi nyata serta berkontribusi langsung terhadap penguatan kebijakan kesehatan nasional. (han)












