WWW.PASJABAR.COM – Rukun puasa dan syarat wajibnya merupakan dua komponen penting yang harus dipenuhi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Kedua unsur ini menjadi dasar sah atau tidaknya puasa sebagaimana dijelaskan dalam berbagai literatur keagamaan dan disepakati para ulama.
Secara bahasa, puasa berarti menahan diri. Sementara secara istilah syariat, puasa adalah menahan diri dari segala hal yang membatalkan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, disertai niat karena Allah SWT.
Rukun dan Syarat Wajib Puasa
Mayoritas ulama menyebut rukun puasa ada dua. Pertama, niat yang dilakukan pada malam hari sebelum fajar untuk puasa wajib seperti Ramadan. Bacaan niat puasa Ramadan adalah:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Artinya: “Saya niat menjalankan ibadah puasa esok hari demi menunaikan fardu di bulan Ramadan pada tahun ini hanya karena Allah SWT semata.”
Kedua, menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan, minum, hubungan suami istri, muntah disengaja, dan murtad. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah pada Surah Al-Baqarah ayat 187 yang memerintahkan menyempurnakan puasa hingga waktu malam.
Sementara itu, syarat wajib puasa adalah ketentuan yang membuat seseorang terkena kewajiban berpuasa. Terdapat tujuh syarat wajib, yakni beragama Islam, baligh, berakal, sehat, mampu, tidak dalam perjalanan jauh (musafir), serta suci dari haid dan nifas bagi perempuan.
Orang sakit, musafir, lansia yang tidak mampu, maupun perempuan haid dan nifas diperbolehkan tidak berpuasa dengan ketentuan mengganti di hari lain atau membayar fidyah sesuai aturan syariat.
Memahami perbedaan rukun dan syarat puasa menjadi penting agar ibadah yang dijalankan sah dan bernilai di sisi Allah. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih pengendalian diri, meningkatkan ketakwaan, serta memperbanyak amal kebaikan selama Ramadan. (han)
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.
Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.
Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer .

h









