CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 11 Maret 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASNUSANTARA

Meninjau Ulang Representasi Peranakan Tionghoa dalam Buku Teks Sejarah Indonesia

Tiwi Kasavela
26 Februari 2026
Buku Teks Sejarah Indonesia

Temu Sejarah #103 mengangkat tema “Kajian Peranakan Tionghoa dalam Buku Teks Sejarah.” (ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

# Buku Teks Sejarah Indonesia

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Temu Sejarah kembali menghadirkan ruang diskusi kritis melalui penyelenggaraan Temu Sejarah #103 yang mengangkat tema “Kajian Peranakan Tionghoa dalam Buku Teks Sejarah.”

Diskusi ini berangkat dari pertanyaan mendasar tentang bagaimana Peranakan Tionghoa direpresentasikan

dalam buku pelajaran sejarah di Indonesia, terutama di tengah wacana keberagaman yang terus berkembang sejak reformasi 1998.

Apakah narasi yang hadir di ruang kelas sudah mencerminkan semangat kesetaraan, atau masih menyisakan bias serta konstruksi lama yang belum sepenuhnya direfleksikan ulang?

Baca juga:   MUI Jabar Perketat Penjagaan Pasca Insiden Penembakan di Kantor MUI Pusat

Membedah Karya

Forum ini akan membedah karya disertasi doktoral Dr. Hendra Kurniawan, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Dalam penelitiannya, ia menganalisis secara kritis bagaimana etnis Tionghoa digambarkan dalam buku teks

Sejarah Indonesia, termasuk pola narasi, penekanan peristiwa, hingga posisi sosial-politik yang ditampilkan.

Kajian tersebut menjadi penting karena buku teks bukan sekadar media pembelajaran, melainkan juga instrumen pembentukan cara pandang generasi muda terhadap identitas, kebangsaan, dan keberagaman.

Baca juga:   UMKM Penting Punya Etos Kerja 4as, Apa Itu?

Temuan Penelitian

Diskusi ini juga akan mengaitkan temuan penelitian dengan implementasi Kurikulum Nasional 2024 beserta

revisinya pada 2025, sekaligus meninjau relevansinya dengan buku Sejarah Nasional Indonesia terbaru yang baru saja disahkan.

Dengan demikian, pembahasan tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga kontekstual terhadap dinamika kebijakan pendidikan mutakhir di Indonesia.

Temu Sejarah #103 akan diselenggarakan pada Kamis, 26 Februari 2026, pukul 20.30 hingga 22.00 WIB secara daring melalui Zoom.

Baca juga:   Tionghoa dalam Buku Teks Sejarah Indonesia: Antara Representasi, Stigmatisasi, dan Tantangan Inklusi

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya, sebagai bagian dari komitmen Temu Sejarah dalam memperluas literasi sejarah yang inklusif dan reflektif di ruang publik.

Melalui forum ini, peserta diajak untuk membaca ulang sejarah sekaligus meninjau kembali siapa saja yang diberi

ruang di dalamnya, serta bagaimana representasi tersebut membentuk pemahaman kolektif tentang Indonesia yang majemuk. (tiwi)

# Buku Teks Sejarah Indonesia

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: Buku Tekssejarah IndonesiaTemu Sejarah


Related Posts

Cinta, Kopi, dan Kekuasaan: Kisah Tragis Apun Gencay dalam Sejarah Cianjur
PASJABAR

Cinta, Kopi, dan Kekuasaan: Kisah Tragis Apun Gencay dalam Sejarah Cianjur

5 Maret 2026
Tionghoa dalam Buku Teks Sejarah Indonesia: Antara Representasi, Stigmatisasi, dan Tantangan Inklusi
PASNUSANTARA

Tionghoa dalam Buku Teks Sejarah Indonesia: Antara Representasi, Stigmatisasi, dan Tantangan Inklusi

1 Maret 2026
Dari Taman Kota ke Kebun Binatang, Diskusi Temu Sejarah Ungkap Fakta Arsip Kolonial
PASBANDUNG

Dari Taman Kota ke Kebun Binatang, Diskusi Temu Sejarah Ungkap Fakta Arsip Kolonial

26 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Marlina Nur Lestari Raih Gelar Doktor Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti Profitabilitas Sektor Energi

11 Maret 2026

WWW.PASJABAR.COM - Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) kembali melahirkan doktor baru di bidang Ilmu Manajemen. Marlina Nur Lestari...

Siswa Disabilitas Netra Bandung Tadarus Al-Qur’an Braille Jelang Berbuka

Siswa Disabilitas Netra Bandung Tadarus Al-Qur’an Braille Jelang Berbuka

11 Maret 2026
DPRD Kota Bekasi Berbagi Takjil

Semarak HUT ke-29 Kota Bekasi, DPRD Kota Bekasi Berbagi Takjil kepada Masyarakat

11 Maret 2026
Hut Kota Bekasi

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi: Sinergi Eksekutif dan Legislatif Mewujudkan Kota yang “Semakin Keren dan Nyaman”

11 Maret 2026
Pascasarjana Unpas

Ismah Nashirotunnisa Raih Gelar Doktor Manajemen Unpas, Teliti Tata Kelola Aset Daerah

11 Maret 2026

Highlights

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi: Sinergi Eksekutif dan Legislatif Mewujudkan Kota yang “Semakin Keren dan Nyaman”

Ismah Nashirotunnisa Raih Gelar Doktor Manajemen Unpas, Teliti Tata Kelola Aset Daerah

Kotak Amal Masjid di Cimahi Dibobol Pencuri Beratribut Ojek Online

Teguh Iman Basuki Raih Gelar Doktor Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti Loyalitas Nasabah Mobile Banking

Ribuan Pemudik Mulai Padati Stasiun Bandung H-10 Lebaran

Hasil Lazio vs Sassuolo 2-1: Gol Dramatis Menit Akhir Gagalkan Poin Jay Idzes cs

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.