BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 atau KAI Daop 2 Bandung menyatakan kesiapan penuh dalam melayani masyarakat yang akan menggunakan transportasi kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026. Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Posko Angkutan Lebaran 2026 yang digelar di halaman Stasiun Bandung, Jumat (13/3/2026).
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Operasi PT KAI (Persero), Awan Hermawan Purwadinata, serta diikuti oleh jajaran manajemen dan pekerja KAI Daop 2 Bandung, perwakilan Kantor Pusat PT KAI, anak perusahaan KAI, petugas operasional, tenaga pengamanan, unsur TNI dan Polri, serta para petugas Posko Angkutan Lebaran 2026.
Dalam amanatnya, Awan menyampaikan bahwa KAI telah melakukan berbagai persiapan menyeluruh guna memastikan seluruh layanan berjalan aman dan andal selama arus mudik maupun arus balik Lebaran tahun ini. Masa Angkutan Lebaran 2026 sendiri berlangsung selama 22 hari, yakni mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.
“Melalui Posko Angkutan Lebaran 2026 ini, KAI menyatakan kesiapan penuh untuk melayani para pelanggan yang akan merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Seluruh insan KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan berlangsung selamat, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Awan.
Sediakan 345 Ribu Kursi dan Puluhan Perjalanan Kereta
Selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung menyediakan total kapasitas sebanyak 345.840 tempat duduk atau rata-rata 15.720 kursi per hari. Kapasitas tersebut dilayani melalui 28 perjalanan kereta api setiap hari yang terdiri dari 24 perjalanan reguler dan 4 perjalanan kereta tambahan.
Kereta tambahan tersebut antara lain KA Lodaya Tambahan, KA Tambahan Kiaracondong–Surabaya Gubeng, serta KA Kutojaya Selatan Tambahan. Hingga 12 Maret 2026, penjualan tiket kereta api untuk periode Angkutan Lebaran dari wilayah Daop 2 Bandung telah mencapai 233.872 tiket atau sekitar 67,6 persen dari total kapasitas yang tersedia.
Selain itu, program promo tiket diskon 30 persen juga mendapat respons positif dari masyarakat. Tercatat sebanyak 54.462 tiket promo telah terjual.
Beberapa kereta api dengan tingkat penjualan tertinggi pada masa Angkutan Lebaran tahun ini di antaranya KA Kahuripan, KA Tambahan Kiaracondong–Surabaya Gubeng, KA Cikuray, KA Kutojaya Selatan, KA Malabar, dan KA Harina.
Dari sisi pelayanan, terdapat 54 stasiun di wilayah Daop 2 Bandung yang melayani perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran. Fasilitas pendukung juga terus ditingkatkan, termasuk layanan face recognition di Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong. Untuk mempermudah proses boarding penumpang.
Untuk mendukung operasional, KAI Daop 2 Bandung menyiapkan 31 lokomotif, 241 kereta. Serta empat rangkaian KRDE yang telah melalui proses pemeriksaan dan perawatan.
Selain itu, KAI juga menyiagakan 154 petugas tambahan, 778 personel keamanan. Serta 12 posko kesehatan yang dilengkapi dokter dan paramedis. Berbagai langkah antisipasi juga disiapkan untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem. Termasuk pemantauan pada 55 titik daerah pantauan khusus yang rawan longsor, banjir, maupun tanah labil.
Melalui berbagai persiapan tersebut, KAI Daop 2 Bandung berharap dapat memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan lancar. Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun balik Lebaran menggunakan transportasi kereta api. (uby)
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.
Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.
Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer .















