BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi atau KAI Daop 2 Bandung mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026. Dalam kurun waktu 12 hari pelaksanaan, PT Kereta Api Indonesia Daop 2 Bandung telah melayani hampir 415 ribu pelanggan kereta api jarak jauh di seluruh stasiun wilayah operasionalnya.
Secara rinci, jumlah pelanggan yang diberangkatkan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung mencapai 213.359 orang. Sementara itu, jumlah pelanggan yang datang tercatat sebanyak 201.560 orang. Tingginya angka tersebut menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi salah satu moda transportasi utama pilihan masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa lonjakan jumlah penumpang ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat yang mampu diakomodasi dengan baik oleh KAI.
“Selama 12 hari Angkutan Lebaran ini, kami melihat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi dalam menggunakan transportasi kereta api. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” ujar Kuswardojo.
Komitmen Pelayanan dan Keselamatan Penumpang
Kuswardojo menambahkan, pihaknya terus berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan. Berbagai langkah telah dilakukan guna memastikan kelancaran operasional selama masa Angkutan Lebaran berlangsung.
Upaya tersebut meliputi pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana, mulai dari kesiapan rangkaian kereta, kondisi jalur rel, hingga kesiapan personel di lapangan. Selain itu, fasilitas operasional dan pelayanan di stasiun juga dipastikan dalam kondisi optimal untuk menunjang kenyamanan penumpang.
Untuk meningkatkan kualitas layanan, KAI Daop 2 Bandung juga menambah jumlah petugas di berbagai titik, baik di stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api. Kehadiran petugas tambahan ini bertujuan membantu pelanggan sekaligus memastikan pelayanan berjalan maksimal selama arus mudik dan balik.
Dari sisi keamanan, KAI terus meningkatkan pengawasan serta menjalin koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Seluruh petugas disiagakan selama 24 jam guna menjamin perjalanan kereta api tetap aman dan lancar.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk datang lebih awal ke stasiun, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga barang bawaan selama perjalanan. KAI juga mengingatkan bahwa barang bawaan yang diperbolehkan ke dalam kabin memiliki ukuran maksimal 70 cm x 48 cm x 30 cm dengan berat maksimal 20 kilogram, serta jumlah maksimal empat koli per penumpang. (uby)
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.
Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.
Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer .














