# Premier League Champions
BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM, — Persaingan papan atas Premier League musim 2025/2026 semakin panas.
Tidak hanya perebutan gelar juara, tetapi juga perburuan tiket ke UEFA Champions League yang kini membuka peluang lebih lebar.
Menariknya, musim ini posisi keenam klasemen berpotensi ikut lolos ke kompetisi elit Eropa tersebut.
Seperti dikutip dari laman resmi Premier League, kondisi ini membuat laga-laga akhir musim menjadi sangat krusial, termasuk duel antara Brighton & Hove Albion melawan Chelsea FC yang digelar Selasa (21/4/2026).
Brighton berpeluang menyalip Chelsea ke posisi keenam jika mampu menang dalam laga tersebut.
Skenario Unik: Aston Villa Jadi Penentu
Peluang tim peringkat enam untuk lolos ke Liga Champions tidak terjadi begitu saja. Ada skenario khusus yang harus terpenuhi.
Kuncinya ada pada Aston Villa FC. Klub tersebut harus menjuarai UEFA Europa League sekaligus mengakhiri musim di posisi kelima klasemen Premier League.
Jika hal ini terjadi, maka Aston Villa otomatis lolos ke Liga Champions melalui jalur juara Liga Europa.
Sementara itu, posisi kelima Premier League juga sudah mendapatkan jatah tambahan berupa European Performance Spot (EPS), sebagai penghargaan atas performa klub-klub Inggris di kompetisi Eropa musim ini.
Karena Aston Villa sudah lolos lewat jalur juara Liga Europa, slot EPS untuk posisi kelima akan “turun” ke peringkat keenam. Inilah yang membuka peluang langka bagi tim di posisi enam untuk tampil di Liga Champions.
Dampak ke Kompetisi Eropa Lain
Namun, ada konsekuensi dari skenario tersebut. Jika posisi keenam naik ke Liga Champions, maka Premier League tidak akan memiliki wakil dari jalur liga untuk UEFA Europa League musim berikutnya. Slot tersebut akan dialihkan ke negara lain.
Hal ini menunjukkan betapa kompleksnya distribusi tiket kompetisi Eropa, yang kini tidak hanya bergantung pada posisi klasemen, tetapi juga performa klub di level kontinental.
Persaingan Ketat: Selisih Tipis
Persaingan untuk posisi keenam pun dipastikan berlangsung sengit. Saat ini, hanya terpaut sekitar enam poin antara posisi keenam yang ditempati Chelsea hingga peringkat ke-14 yang dihuni Newcastle United FC.
Ini menjadi salah satu persaingan terketat dalam sejarah Premier League pada periode akhir April. Bahkan, situasi serupa terakhir kali terjadi pada musim perdana 1992/1993.
Sementara itu, jarak antara posisi kelima dan keenam cukup lebar, dengan Liverpool FC unggul tujuh poin dari Chelsea.
Momentum Penentuan di Sisa Musim
Dengan kondisi tersebut, setiap pertandingan di sisa musim akan menjadi penentu. Klub-klub seperti Brighton, Chelsea, hingga Newcastle dipastikan akan berjuang habis-habisan demi mengamankan posisi terbaik.
Bukan sekadar gengsi, tetapi tiket menuju Liga Champions yang kini bisa diraih hingga peringkat keenam menjadi motivasi besar bagi tim-tim papan tengah. (*/tie)
# Premier League Champions












