WWW.PASJABAR.COM – Kepolisian Sektor Cicalengka membangun jembatan penghubung bagi warga di Kampung Pamoyanan, Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, sebagai respons atas keluhan masyarakat yang kesulitan akses transportasi saat musim banjir.
Pembangunan jembatan tersebut mulai dilakukan pada Rabu (29/4/2026).
Jembatan yang diberi nama Jembatan Merah Putih ini merupakan inisiasi Kapolresta Bandung, Aldi Subartono, dan pengerjaannya dilaksanakan oleh jajaran Polsek Cicalengka. Hingga saat ini, proses pembangunan telah berjalan selama tiga hari dengan progres mencapai sekitar 10 persen.
Jembatan tersebut memiliki peran penting bagi masyarakat karena menjadi penghubung antara Kecamatan Cicalengka dan Rancaekek. Selama ini, jalur tersebut kerap digunakan warga untuk berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga menuju lahan pertanian.
Target Rampung Satu Bulan
Selain sebagai jalur utama, jembatan ini juga kerap dimanfaatkan sebagai akses alternatif ketika banjir melanda kawasan Parakan Muncang. Kondisi tersebut sebelumnya menyulitkan mobilitas warga, terutama saat curah hujan tinggi.
Kapolsek Cicalengka, Ade Rahmat, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan ke depan.
“Progres pembangunan jembatan sendiri ditargetkan rampung dalam kurun waktu satu bulan ke depan,” ujarnya.
Dengan adanya jembatan ini, diharapkan akses transportasi masyarakat menjadi lebih lancar, khususnya saat musim hujan.
Selain itu, keberadaan jembatan juga diharapkan mampu mendorong peningkatan aktivitas ekonomi warga sekitar, mengingat jalur tersebut menjadi akses vital bagi berbagai kegiatan sehari-hari.
Pembangunan infrastruktur ini menjadi salah satu bentuk kepedulian aparat terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus upaya mendukung konektivitas wilayah di Kabupaten Bandung. (ctk)












