CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

BMKG: Cuaca Ekstrem Ancam Jawa Barat Sepekan ke Depan

Uby
5 Desember 2024
cuaca ekstrem jawa barat

BMKG Bandung memprediksi cuaca ekstrem akan melanda sejumlah wilayah di Jawa Barat dalam sepekan mendatang yang diperkirakan berlangsung hingga Maret 2025. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung memprediksi cuaca ekstrem akan melanda sejumlah wilayah di Jawa Barat dalam sepekan mendatang.

Fenomena cuaca ekstrem di Jawa Barat ini dipengaruhi oleh gangguan atmosfer global, seperti anomali suhu muka laut yang masih hangat dan nilai Dipole Mode Index (DMI) yang positif.

Selain itu, kelembapan udara yang tinggi serta labilitas atmosfer yang masuk kategori sedang hingga kuat turut memperburuk kondisi.

Menurut BMKG, perubahan arah angin dari timur ke barat menandai masuknya musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga Maret 2025.

Baca juga:   Pohon Tumbang di Bandung Sebabkan Mobil Terbalik

Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang disertai durasi panjang akan terjadi di berbagai wilayah. Termasuk Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Banjar, dan Pangandaran.

Sebagian besar wilayah ini diperkirakan mengalami curah hujan tinggi hingga sangat tinggi, dengan intensitas mencapai lebih dari 500 mm per bulan.

Beberapa daerah, seperti Sukabumi, Cianjur, Bogor, Garut, dan Tasikmalaya, diidentifikasi memiliki risiko tinggi terhadap dampak cuaca ekstrem.

Baca juga:   Cuaca Ekstrem, Yana Ingatkan Semua Pihak Selalu Siaga Potensi Bencana

Gangguan atmosfer global yang memicu suplai uap air ke wilayah Indonesia bagian barat semakin memperbesar potensi terbentuknya awan hujan intensitas tinggi.

Awan komulus nimbus, yang berwarna gelap dan menjulang tinggi menyerupai kembang kol, sering kali menjadi indikasi utama terjadinya hujan lebat disertai angin kencang.

Kepala BMKG Kelas 1 Bandung, Teguh Rahayu, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga kerusakan infrastruktur.

Baca juga:   Pemprov Jabar Ingatkan Masyarakat Jangan Beli Hasil Tambang Ilegal

Ia juga meminta masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan menghindari aktivitas di luar ruangan jika terdapat tanda-tanda cuaca buruk.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan situasi darurat kepada pihak berwenang dan mengambil langkah-langkah pencegahan. Terutama di wilayah-wilayah rawan bencana,” ujar Teguh.

BMKG berharap masyarakat dan instansi terkait bersiap menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlangsung dalam waktu dekat. Khususnya menjelang musim libur akhir tahun. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: cuaca ekstrem


Related Posts

banjir bandung barat
HEADLINE

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Cisarua Bandung Barat

7 April 2026
Tiga papan reklame besar roboh di Jalan Soekarno-Hatta dan Buah Batu, Bandung, akibat hujan deras dan angin kencang (28/3). Dua mobil dan dua truk dilaporkan rusak. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Papan Reklame Besar Roboh di Soekarno-Hatta dan Buah Batu Bandung, Timpa Mobil dan Truk

28 Maret 2026
cuaca ekstrem
HEADLINE

BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem di Hari Kedua Lebaran 2026

22 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Permendiktisaintek
HEADLINE

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026

# Permendiktisaintek JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM -- Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) beberapa waktu lalu antara Panitia Kerja (Panja)...

unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026
PSEL

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

19 April 2026

Highlights

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.