CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Distribusi Gas LPG 3 Kg Dibatasi, Warga Bandung Keluhkan Antrean Panjang

Budi Arif
4 Februari 2025
gas lpg

Gas Elpiji 3 Kg. (foto: Antara)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Warga di sejumlah wilayah Kota Bandung, termasuk di Kelurahan Warung Muncang, Kecamatan Bandung Kulon, terpaksa mengantre panjang di depan pangkalan gas LPG 3 kg.

Antrean ini terjadi akibat mulai langkanya gas melon tersebut di warung-warung pengecer menyusul kebijakan baru yang membatasi penjualan hanya di pangkalan resmi berizin.

Evi (46), seorang pedagang makanan, mengaku kebijakan ini membuat aktivitasnya terganggu.

Biasanya, sejak pagi menu jualannya sudah siap. Namun kini ia harus mengatur ulang jadwal memasak karena harus mengantre untuk isi ulang gas.

“Iya, jadi rada ribet saja. Saya di sini antre dari setengah sembilan ini baru dapat,” ujar Evi di lokasi, Sabtu (1/2/2025).

Baca juga:   Pelaku Terduga Pengoplos Gas LPG di Bogor Diamankan Polda Jabar

Evi mengungkapkan bahwa untuk kebutuhan usahanya, ia bisa menghabiskan enam tabung gas LPG 3 kg dalam sepekan.

Meski harga di pangkalan lebih murah, yakni Rp16.600 per tabung, waktu yang dihabiskan untuk mengantre cukup mengganggu.

“Ya kalau buat jualan, seminggu enam tabunglah. Hampir satu tabung seharinya. Harga memang lebih murah di pangkalan, tapi antreannya lama, jadi waktu jualan jadi terganggu,” katanya.

Tak hanya soal waktu, Evi juga mengkhawatirkan kondisi lansia yang ikut mengantre.

Baca juga:   Jadwal MPL S15 Hari Ini: RRQ Tantang GEEK di Final Lower Bracket

“Khawatir kenapa-kenapa, kan udah sepuh, lalu antrenya enggak sebentar. Tadi ngobrol ada yang dari jam delapan malah. Soalnya, nunggu stok tabung gasnya datang dari agen,” ujarnya.

Pj Wali Kota Bandung: Rantai Distribusi Terlalu Panjang

Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung A. Koswara menanggapi situasi ini dengan menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diterapkan karena rantai distribusi gas LPG 3 kg selama ini dinilai terlalu panjang.

“Mulai dari distributor, agen, pengecer, ini terlalu panjang sehingga harganya jadi mahal ke masyarakat. Ini kemungkinan ada perubahan cara penyalurannya,” ujar Koswara.

Baca juga:   Zalnando dan Reky Rahayu Dipinjamkan

Terkait pengawasan atas larangan pengecer tanpa izin dan Nomor Induk Berusaha (NIB), Koswara menyebut pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.

“Kita nunggu ini ya, nunggu pola baru seperti apa. Nanti kalau dari daerah diminta untuk membantu pengendalian, ya kita bantu. Sekarang belum ada arahan ke situ,” pungkasnya.

Kebijakan ini diharapkan dapat menekan harga gas LPG 3 kg agar lebih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Meski di lapangan masih menghadirkan tantangan terkait ketersediaan dan distribusi yang merata. (rif)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: gas elpijigas lpg


Related Posts

BBM bandung
HEADLINE

Stok BBM dan LPG di Bandung Raya Dipastikan Aman Jelang Lebaran

17 Maret 2026
Ledakan Tabung Gas
HEADLINE

Ledakan Tabung Gas di Kiaracondong Lukai Empat Warga

17 Oktober 2025
gas elpiji
HEADLINE

Antrean Gas Elpiji 3 Kg Diprediksi Berkurang, Pengecer Kembali Diaktifkan

5 Februari 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.