CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Status Semeru Naik ke Level Awas! Ratusan Warga Mengungsi dalam Waktu 1 Jam

Yatti Chahyati
19 November 2025
Status Gunung Semeru naik ke level ‘Awas’ hanya dalam satu jam. Awan panas hingga 13 km, 300 warga mengungsi, dan BPBD menetapkan tanggap darurat 7 hari. (BNPB)

Status Gunung Semeru naik ke level ‘Awas’ hanya dalam satu jam. Awan panas hingga 13 km, 300 warga mengungsi, dan BPBD menetapkan tanggap darurat 7 hari. (BNPB)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Jakarta, www.pasjabar.com — Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat tajam pada Rabu (19/11/2025). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Semeru dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas) — level tertinggi dalam status kegunungapian — hanya dalam waktu satu jam. Status Siaga diumumkan pukul 16.00 WIB dan meningkat menjadi Awas pada pukul 17.00 WIB.

Kenaikan status ini dipicu oleh erupsi yang terjadi pada pukul 14.13 WIB, ketika Semeru memuntahkan awan panas guguran kuat yang meluncur hingga hampir 13 kilometer ke arah tenggara dan selatan. Kondisi ini menyebabkan risiko bahaya signifikan bagi permukiman di sepanjang aliran sungai, khususnya Besuk Kobokan.

BNPB melalui Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto langsung memerintahkan jajaran untuk merespons cepat dengan fokus pada penanganan darurat, evakuasi warga, dan mitigasi risiko lanjutan.

Baca juga:   Barisan Mantan Persib yang Bakal 'Pulang' ke Bandung

Tiga Desa Terdampak dan Ancaman Awan Panas

(BNPB)
(BNPB)

Laporan awal Pusdalops BNPB menyebutkan tiga desa di Kabupaten Lumajang terdampak material erupsi dan awan panas, yaitu:

  • Desa Supiturang – Kecamatan Pronojiwo

  • Desa Oro-Oro Ombo – Kecamatan Pronojiwo

  • Desa Penanggal – Kecamatan Candipuro

Awan panas guguran teramati meluncur hingga radius 13 km ke arah tenggara–selatan, sementara satu awan panas lain diketahui mengarah ke Besuk Kobokan. Material vulkanik yang terbawa angin juga sempat mengurangi jarak pandang warga di sejumlah titik.

PVMBG memperingatkan warga untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 20 km dari puncak, serta menghindari radius 500 meter dari tepi sungai di sekitar aliran lahar. Kawasan dalam radius 8 km dari puncak Semeru juga dinyatakan zona terlarang karena risiko lontaran batu pijar.

Baca juga:   BNPB dan KPK Kerja Sama Tingkatkan Pencegahan Korupsi

Proses Evakuasi Intensif, 300 Warga Mengungsi

(BNPB)
(BNPB)

Rekaman erupsi yang besar mendorong aparat BPBD, TNI, Polri, relawan, dan unsur lainnya melakukan evakuasi cepat. Hingga pukul malam hari, tercatat 300 warga telah dievakuasi ke lokasi aman, baik di Kecamatan Pronojiwo maupun Candipuro.

Pengungsian sementara tersebar di beberapa titik:

  • Balai Desa Oro-Oro Ombo → 200 jiwa

  • SDN 2 Supiturang → 100 jiwa

  • Balai Desa Penanggal → masih dalam proses pendataan

Warga dievakuasi menggunakan kendaraan taktis, ambulans, serta mobil bak terbuka milik relawan. Prioritas evakuasi diberikan kepada kelompok rentan seperti balita, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.

Pemerintah Kabupaten Lumajang resmi menetapkan Status Tanggap Darurat selama 7 hari, mulai 19–26 November 2025, untuk memastikan penanganan dapat berjalan cepat dan terkoordinasi melalui posko komando darurat.

Baca juga:   BNPB Rilis Korban Banjir Jabodetabek-Jabar-Banten 43 Jiwa

Rekomendasi PVMBG dan Ancaman Lahar Susulan

Selain melarang aktivitas di radius bahaya, PVMBG meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi guguran lava dan aliran lahar, mengingat curah hujan mulai meningkat di wilayah Semeru.

Sejumlah aliran sungai yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Besuk Kobokan

  • Besuk Bang

  • Besuk Kembar

  • Besuk Sat

Sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan juga berpotensi membawa lahar jika terjadi hujan lebat.

Pemerintah daerah telah menginstruksikan warga untuk tetap berada di lokasi aman dan mengikuti arahan petugas. Warga diminta tidak kembali ke rumah hingga status kegunungapian dinyatakan aman, karena Semeru masih berpotensi mengalami erupsi susulan. (Tie)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: awan panas guguran semeruawan panas semerubencana alam jawa timurberita semeru hari inibesuk kobokanBNPBbpbd lumajangerupsi gunung semeru 2025evakuasi semerugempa dan erupsi semerugunung meletus indonesiagunung semerukabupaten lumajang bencanalevel awas gunung semerulumajang semerupeningkatan aktivitas vulkanikpotensi lahar semerupvmbg semerurekomendasi pvmbg semerusemeru erupsistatus semeru awasstatus vulkanik semerutanggap darurat lumajang


Related Posts

bnpb
HEADLINE

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
gempa Bitung
PASNUSANTARA

Gempa M 7,6 Guncang Bitung: Korban Jiwa Jatuh, Tsunami Picu Kepanikan Warga

2 April 2026
bnpb
HEADLINE

BNPB Catat Bencana di Tanah Air dalam 24 Jam Terakhir

26 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.