WWW.PASJABAR.COM – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) bersama anak perusahaannya, PT Nusantara Turbin & Propulsi (PT NTP), menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir dan longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Bencana tersebut terjadi pada 24 Januari 2026 lalu.
Bantuan disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat terdampak.
Paket bantuan meliputi sembako seperti beras, tepung terigu, gula, dan minyak goreng, pangan siap konsumsi seperti bubur bayi dan sarden, serta air mineral.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Manajer TJSL PTDI, Kerry Apriawan, bersama tim kepada Pelaksana Tugas Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung Barat, Mohammad Yunus, di kantor BPBD Kabupaten Bandung Barat. Penyaluran dilakukan dengan koordinasi intensif agar bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga.
Komitmen Sosial Berkelanjutan
Sekretaris Perusahaan PTDI, IGAN Satyawati, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana.
“PTDI akan terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, terutama pada saat-saat sulit seperti bencana alam. Melalui program TJSL ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga terdampak banjir dan longsor,” ujarnya.
Ia menambahkan, kepedulian tersebut sejalan dengan nilai sosial perusahaan yang menekankan keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Program TJSL PTDI menjadi bagian dari upaya menciptakan dampak sosial jangka panjang sekaligus memperkuat peran perusahaan sebagai agen pembangunan.
Pada momentum Ramadan ini, selain mendukung pemulihan pascabencana di Cisarua, PTDI dan PT NTP juga berencana membagikan sembako gratis bagi masyarakat sekitar perusahaan serta menggelar program Mudik Gratis menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Ke depan, perusahaan berkomitmen terus menghadirkan program sosial dan lingkungan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. (*)












