CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 2 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Jangan Biarkan Mahasiswa Mencari Pendidikan Islam Sendiri

admin
16 Desember 2019
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Tokoh agama Prof. Dr. K.H Din Syamsuddin, M.A mengatakan jika mahasiswa dan pelajar sebaiknya diberikan pendidikan Islam yang apa adanya dengan penjelasan yang sebenarnya. Hal ini menjadi salah satu upaya agar mahasiswa dan pelajar tidak mencari tahu sendiri dan mengartikan sendiri, sehingga timbul pemikiran berbeda.

Hal tersebut diungkapkan Din Syamsuddin saat menjadi pembicara dalam Diskusi Radikalisme Agama dalam Sorotan Menuju Umatan Wasathan di Gedung Student Center Universitas Islam Bandung yang diselenggarakan Lembaga Studi Islam dan Pengembangan Kepribadian Universitas Islam Bandung (Unisba), Senin (16/12/2019).

Baca juga:   Paguyuban Pasundan Dukung Iwan Bule Tetap Berkontribusi Untuk Jabar

“Dalam pendidikan Islam khususnya jelaskan apa adanya, jangan dibiarkan mereka belajar sendiri.  Posisi Islam harus jelas, jadi tidak usah ada pemikiran pemberontakan,” tegasnya.

Dia mengatakan jika saat ini pemikiran Radikal sebetulnya bukan hanya ada di Islam, namun terjadi diseluruh agama yang ada. Namun dikarenakan adanya pemikiran radikal politik membuat Islam selalu dikaitkan dengan radikalisme.

“Padahal di era moderat saat ini tidak ada radikalisme agama, yang ada saat ini adalah radikalisme politik, jadi bukan radikal bukan semata disebabkan agama,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan pembicara lainnya yakni Prof. Dr. K.H Dadang Kahmad,M.Si, dijelaskannya jika pendidikan saat ini memang memerlukan perhatian luar biasa karena saat ini indikatornya peradaban.

Baca juga:   Unisba Minta Jokowi Bersikap Netral dalam Pemilu 2024

“Karena peradaban ini banyak yang pintar tahu agama namun justru melakukan korupsi dan tidak kejahatan. Jadi agama tidak berbanding dengan kepribadian,” jelasnya.

Ia menyebutkan jika semua harus yakni dengan kebenaran agama, namun memang dalam perjalanannya bisa melahirkan interpretasi berbeda.

“Oleh karenannya dalam meberikan pendidikan agama, kita tidak harus melulu menyampaikan kepada oranng sudah mengerti dan mau, namun kita suka lupa menyampaikan kepada kaum marjinal. Dan ini lah mereka yang menginterpretasi dan mencari pemikiran sendiri tentang agamnya,” terangnya.

Baca juga:   Milenial, Inovasi Bakal Lebih Mudah Dengan Platform Digital

Sementara itu, Rektor Unisba, Prof Dr. H. Edi Setiadi, S.H.,M.H menyebutkan,  jika saat ini akademisi harus mulai mengartikan radikal bukan hanya dari kata -kata saja, namun harus memandang dari terminology yang lainnya.

“ Teriminologi radikalsme seperti apa, karena hanya dari kata saja, maka pengertiannya justru bagus yaitu inti. Dan yang sekarang berkembang adalah radikalisme negative, dan itu yang harus mulai dikaji oleh para akademisi termasuk Unisba. Dan kampus sebetulnya harus mengembangkan radikalisme postif,” ungkapnya. (tie)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: mahasiswaradikalismeunisbauniversitas islam bandung


Related Posts

unpad
HEADLINE

Unpad dan Tiga Kampus Luncurkan Kolaborasi Prodi Spesialis dan Subspesialis

19 Februari 2026
Tim pemantau hilal di Jawa Barat melaporkan hilal tidak terlihat pada Selasa (17/2/2026). (Job/pasjabar)
HEADLINE

Laporan Observatorium Al-Biruni: Hilal Tidak Terlihat di Jawa Barat Sehingga Menjadi Bahan Pertimbangan Penting dalam Sidang Isbat Nasional

17 Februari 2026
street fighter STKIP Pasundan
HEADLINE

Mahasiswa STKIP Pasundan Cimahi Adu Nyali di Street Fighter, 62 Peserta Bertarung di Atas Ring!

12 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

harga pangan
HEADLINE

Harga Pangan Nasional Relatif Stabil, Cabai Rawit Merah Masih Tinggi

2 Mei 2026

WWW.PASJABAR.COM - Harga sejumlah bahan pangan strategis nasional pada Sabtu (2/5/2026) pagi terpantau relatif stabil, meski beberapa...

hujan lebat bmkg

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Sejumlah Kota Besar

2 Mei 2026
darurat sampah

Kuota Sarimukti Ditutup, Kota Bandung Masuk Masa Darurat Sampah

2 Mei 2026
Pascakericuhan Bandung

Pascakericuhan Tamansari Bandung Fasilitas Umum Mulai Dibersihkan

2 Mei 2026
KA Sangkuriang bandung

KAI Luncurkan KA Sangkuriang Rute Bandung Ketapang Mulai Hari Ini

2 Mei 2026

Highlights

Pascakericuhan Tamansari Bandung Fasilitas Umum Mulai Dibersihkan

KAI Luncurkan KA Sangkuriang Rute Bandung Ketapang Mulai Hari Ini

Kepala Wasit Gianluca Rocchi Diinvestigasi, Simone Inzaghi Tak Terima Inter Milan Dikaitkan

Megawati Hangestri Resmi Mundur dari Timnas Voli Putri, PBVSI Siapkan Empat Nama Pengganti

Buntut Tendangan Kungfu, Komdis PSSI Hukum Fadly Alberto dan Rakha Nurkholis Larangan Bertanding Satu Tahun

Mendekati Usia 41 Tahun, Cristiano Ronaldo Akui Akhir Karier Legendarisnya Sudah di Depan Mata

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.