CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Peradaban Sunda Berbasis Rasa, Dedi Mulyadi Tekankan Kearifan Lokal

Hanna Hanifah
9 April 2026
peradaban sunda

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan puncak peradaban dalam falsafah Sunda terletak pada “rasa”, bukan pada tulisan atau aturan yang dikodifikasi. (foto: ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa puncak peradaban dalam falsafah Sunda terletak pada “rasa”, bukan pada tulisan atau aturan yang dikodifikasi.

Hal tersebut disampaikannya dalam Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-58 UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Gedung Aula Anwar Musaddad, Kota Bandung, Rabu (8/4/2026).

Dalam pidatonya, Dedi yang akrab disapa KDM menjelaskan bahwa masyarakat Sunda memiliki pendekatan khas dalam memahami kehidupan, yakni melalui penghayatan rasa. Menurutnya, nilai-nilai kehidupan tidak selalu harus dituangkan dalam bentuk tulisan atau kesepakatan formal.

Baca juga:   Timnas Indonesia U-17 Ada di Grup Neraka

“Dalam falsafah Sunda, peradaban tertinggi itu rasa. Karena tertinggi rasa maka orang Sunda tidak menulis peradaban, tidak mendiskusikan peradaban, tidak membuat konsensus,” ujarnya.

Nilai Kearifan Lokal dan Harmoni dengan Alam

Dedi mengungkapkan bahwa melalui proses melihat, mendengar, dan merasakan, seseorang dapat memahami mana yang baik dan tidak dalam kehidupan. Pendekatan ini dinilai menjadi fondasi dalam membentuk karakter masyarakat Sunda yang menjunjung tinggi harmoni.

Baca juga:   Niat Shalat Tarawih untuk Imam, Makmum, dan Individu

Ia menambahkan, nilai tersebut tercermin dalam praktik kehidupan sehari-hari, termasuk dalam cara masyarakat Sunda berinteraksi dengan alam. Salah satu contohnya adalah penggunaan rumah panggung serta material bambu yang dinilai lebih ramah lingkungan.

Selain itu, Dedi juga menyoroti larangan eksploitasi alam dalam budaya Sunda. Menurutnya, tindakan merusak lingkungan merupakan perilaku yang paling dihindari dalam falsafah tersebut.

Baca juga:   Viral Kasus Kematian Pasien, RSUD Cibabat Bakal Diinvestigasi

“Yang paling buruk adalah orang yang menebang pohon sampai ke akar-akarnya,” tegasnya.

Melalui momentum Dies Natalis ini, Dedi mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus menjaga dan merawat nilai-nilai kearifan lokal. Ia berharap, nilai tersebut dapat menjadi bagian penting dalam pembangunan peradaban yang berkelanjutan, khususnya di Jawa Barat. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Dedi Mulyadigubernur jawa baratperadaban sunda


Related Posts

halaman gedung sate
HEADLINE

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate untuk Atasi Kemacetan

17 April 2026
banjir bandung
HEADLINE

Banjir Bandung, KDM Soroti Tata Ruang dan Normalisasi Sungai

16 April 2026
bedah rumah
HEADLINE

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

15 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Ratusan massa padati Gedung Merdeka Bandung dalam aksi damai bela Palestina. Massa menuntut penolakan normalisasi dengan Israel dan kemerdekaan penuh Palestina. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

17 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Semangat solidaritas kemanusiaan kembali membara di jantung Kota Bandung. Ratusan massa dari berbagai daerah...

Foto: Inter via Getty Images/Mattia Pistoia - Inter

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

17 April 2026
Para pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

17 April 2026
Nyari Gawe

Ratusan Ribu Pencari Kerja Gunakan Aplikasi Nyari Gawe Jawa Barat

17 April 2026
Veda Ega Pratama menjalani latihan di Sirkuit Aspar dan Sirkuit Alcarras sebelum balapan di Moto3 Spanyol 2026. (Honda Team Asia)

Pantang Bersantai! Veda Ega Pratama Jajal Sirkuit Favorit Marc Marquez Jelang Moto3 Spanyol

17 April 2026

Highlights

Ratusan Ribu Pencari Kerja Gunakan Aplikasi Nyari Gawe Jawa Barat

Pantang Bersantai! Veda Ega Pratama Jajal Sirkuit Favorit Marc Marquez Jelang Moto3 Spanyol

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate untuk Atasi Kemacetan

Wakil Ketua DPR RI Tinjau Banjir Rancaekek dan Salurkan Bantuan

Empat Agensi K-Pop Jajaki Proyek Festival Musik Global Fanomenon

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.