CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 23 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Menag Dorong Kurikulum Berbasis Cinta Bentuk Karakter Peserta Didik

Hanna Hanifah
23 April 2026
Kurikulum Berbasis Cinta

Soft launching Kurikulum Berbasis Cinta. (foto: kemenag.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan target utama penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam sistem pendidikan, yakni membentuk peserta didik yang memiliki karakter penuh kasih dan berakhlak mulia.

Hal tersebut disampaikan saat peluncuran program Belajar Mandiri KBC di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, kurikulum ini dirancang untuk melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki landasan nilai kemanusiaan yang kuat.

“Yang kita targetkan adalah bagaimana melahirkan anak-anak didik ataupun mahasiswa yang punya kultur pencinta, untuk melahirkan sosok figur yang pencinta, bukan pembenci,” ujar Nasaruddin, dilansir dari kemenag.go.id.

Baca juga:   Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan Hadiri Pernikahan Putra Gubernur Jabar

Ia menilai, selama ini sistem pendidikan cenderung lebih menitikberatkan pada aspek intelektual semata, sementara dimensi spiritual kurang mendapatkan porsi yang seimbang. Hal ini dinilai menjadi salah satu penyebab kurangnya pembentukan karakter dalam proses pendidikan.

Tekankan Keseimbangan Intelektual dan Spiritual

Nasaruddin menegaskan pentingnya mengintegrasikan nilai spiritual dalam setiap proses pembelajaran. Ia mencontohkan praktik di lingkungan pesantren yang selalu diawali dengan doa dan pembiasaan nilai-nilai spiritual sebelum kegiatan belajar dimulai.

Baca juga:   Menag Minta Mitra BUMN dan Swasta Jadi Bapak Angkat Pesantren, Begini Alasannya

“Kita hanya iqra, iqra, tapi bismirabbik tenggelam. Padahal keduanya harus berjalan paralel, karena penggunaan seluruh potensi diri harus dikerahkan secara seimbang,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya proses penyucian diri dan penghormatan dalam kegiatan belajar, yang menurutnya mulai ditinggalkan dalam sistem pendidikan modern. Padahal, aspek tersebut memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik.

Lebih lanjut, Nasaruddin menjelaskan bahwa konsep cinta dalam KBC bersifat menyeluruh dan terintegrasi dalam seluruh materi pembelajaran, termasuk dalam memahami hubungan manusia dengan Tuhan dan alam semesta.

Baca juga:   Arab Saudi Sediakan Kuota Haji Tahun Ini Hanya Satu Juta Orang, Indonesia Dapat Berapa ?

“Apapun yang dipelajari itu selalu ada cinta. Cinta kepada Tuhan, karena alam ini adalah tanda-Nya. Kalau tidak terintegrasi, maka pemahaman itu akan keliru,” ujarnya.

Ia pun mengajak para pengajar untuk mengimplementasikan kurikulum ini secara nyata agar mampu melahirkan generasi yang lebih empatik, memiliki tenggang rasa, dan berakhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: KBCKurikulum Berbasis CintaMenagmenteri agamaMenteri Agama Nasaruddin UmarNasaruddin Umar


Related Posts

Ditjen Pesantren
HEADLINE

Kemenag Matangkan Konsep Ditjen Pesantren Menuju New Baitul Hikmah

11 April 2026
anggaran madrasah
PASPENDIDIKAN

Anggaran Fantastis Rp24,8 Triliun untuk Madrasah, Untuk Apa Saja

5 April 2026
idulfitri
HEADLINE

Pesan Idulfitri Menag Nasaruddin Umar, Tekankan Empati dan Kepedulian

22 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

kerjasama Unpas UM Kuningan
HEADLINE

Kerja Sama Pascasarjana Unpas–UM Kuningan Dorong Inovasi Pendidikan Matematika

23 April 2026

# kerjasama Unpas UM Kuningan BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) menerima kunjungan akademik dari Universitas...

unpas

Kisah Inspiratif Rektor Unpas Prof. Azhar Affandi Tentang Ketekunan dan Perjalanan Hidup

23 April 2026
penjambretan gadobangkong

Penjambretan di Gadobangkong, Kakek Kehilangan Rp16 Juta dan HP

23 April 2026
Kurikulum Berbasis Cinta

Menag Dorong Kurikulum Berbasis Cinta Bentuk Karakter Peserta Didik

23 April 2026
bmkg hujan indonesia

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Sejumlah Wilayah Indonesia

23 April 2026

Highlights

Menag Dorong Kurikulum Berbasis Cinta Bentuk Karakter Peserta Didik

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Sejumlah Wilayah Indonesia

Pedagang Sate Bandung Wujudkan Impian Haji dari Hasil Jualan

Kasus Kematian Anak di Cihampelas, Polisi Tetapkan Enam Tersangka

Persib Wajib Sapu Bersih! Ultimatum Pemain Jelang Duel Panas Lawan Arema FC

PSSI dan I.League Kecam Keras Insiden Tidak Sportif Fadly Alberto

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.