# Pelantikan Paguyuban Pasundan Papua
*) Momentum Besar Warga Sunda Perkuat Peran di Timur Indonesia
BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Pengurus Besar Paguyuban Pasundan melantik pengurus Paguyuban Pasundan se-Tanah Papua periode Tahun 2025–2030.
Penatikan diselenggarakan di Padepokan PSHT Wadio, Nabire, Sabtu (25/4/2026) dengan dihadiri sejumlah
pejabat dari pemerintahan Provinsi Papua serta Sekertaris Dewan Pangaping PB Paguyuban Pasundan dan
Pengurus Paguyuban Pasundan yakni Kepala Bidang Organisasi Dr. Kunkunrat,M.Si dan Sekertaris Bidang Organisasi, Subaryo, S.Pd,m M.Pd.
Seperti dibacakan oleh Sekertaris Bidang Organisasi, Subaryo, S.Pd,m M.Pd disebutkan pelantikan mengacu pada keputusan resmi organisasi, yakni Putusan Pengurus Besar Paguyuban Pasundan
Nomor 10-34/PTS.PT.PP/T/1/2026 tentang Pengangkatan Dewan Pangaping dan Pengurus Paguyuban
di Tanah Papua serta pengurus cabang di kabupaten/kota se-Provinsi Papua, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, hingga Papua Barat masa bakti 2025–2030.

Ajakan Aktif Berkontribusi untuk Daerah
Ketua Paguyuban Pasundan Papua, Entis Sutisna, mengajak seluruh warga Sunda untuk aktif mendukung program pemerintah di daerah.
Ia menekankan pentingnya kontribusi nyata masyarakat Jawa Barat di manapun berada.
“Mari kita bersama-sama mendukung program pemerintah, menjadikan warga Jawa Barat sebagai masyarakat yang aktif dalam pembangunan dan mampu memberikan kontribusi di mana pun kita berada,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terbentuknya Paguyuban Pasundan di lima provinsi dan 18 kabupaten/kota di Tanah Papua. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi modal penting dalam membangun sinergi di wilayah Papua.
Pesan Ketua Umum dan Filosofi Sunda
Sementara itu, Sekretaris Dewan Pangaping Paguyuban Pasundan, Mayjen TNI (Purn) Deny K Irawan, mewakili Ketua Umum PB Paguyuban Padundan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik.
Ia juga mengatakan jika PB Paguyuban Pasundan memberikan apresiasi atas pelantikan berskala besar ini.
Menurutnya, pelantikan Paguyuban Pasundan di Tanah Papua merupakan yang paling luar biasa di Indonesia karena melibatkan satu koordinator wilayah dengan cakupan lima provinsi dan banyak kabupaten/kota secara bersamaan.
“Ini luar biasa, baru terjadi di Papua. Kami berharap organisasi ini terus berkembang dan tidak berhenti sampai di sini, tetapi mampu berkontribusi nyata bersama masyarakat dalam membangun daerah,” ujarnya.
Ia juga menekankan filosofi hidup masyarakat Sunda, “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” sebagai pedoman dalam berinteraksi dengan masyarakat lokal Papua.
“Kita datang ke Papua bukan untuk mencari musuh, tetapi mencari sahabat sebanyak-banyaknya,” tambahnya.

Dukungan Pemerintah Papua Tengah
Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Papua Tengah, Victor Fun, S.Sos, M.Si.
Ia menyampaikan selamat kepada pengurus yang baru dilantik dan berharap mereka dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, Paguyuban Pasundan bukan sekadar organisasi kedaerahan, tetapi juga wadah pemersatu masyarakat yang menjunjung tinggi nilai gotong royong, silih asih, dan silih asuh, yang selaras dengan nilai-nilai masyarakat Papua.
Dengan semangat Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh, pelantikan Paguyuban Pasundan se-Tanah Papua diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas, memperluas kontribusi sosial, serta membangun sinergi antara warga Sunda dan masyarakat Papua dalam bingkai kebhinekaan Indonesia. (tie)
# Pelantikan Paguyuban Pasundan Papua












