CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Macan Tutul Yang Ditemukan di Ciwidey Mati di Kebun Binatang

Yatti Chahyati
26 Oktober 2020
Macan Tutul Yang Ditemukan di Ciwidey Mati di Kebun Binatang

ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Macan tutul betina yang belum lama ditemukan di Kawasan Ciwidey dan viral dimedia social karena ditemukan terbaring lemah ditumpukan sampah belakang rumah warga, tak mampu bertahan dan mati.

Marcom Kebun Binatang Bandung (Bazoga) Sulhan Syafi’I mengatakan pihak Kebun Binatang Bandung telah melakukan berbagai upaya oleh tim dokter, perawat dan keeper di Kebun Binatang Bandung dibantu oleh tim BKSDA Jawa Barat, namun macan tutul tak mampu bertahan dan mati pada Senin (26/10/2020) tadi pagi.

“Macan tutul betina itu didapati pada Jumat di Ciwidey. Tim dokter Kebun Binatang Bandung atau Bazoga sudah melakukan berbagai upaya sejak datangnya matul di Bazoga, sampai Jumat dinihari untuk menginfus dan memberi antibiotik pada luka matul,” tuturnya dalam siaran persnya kepada Pasjabar.

Baca juga:   Pergeseran Tanah Berpotensi Terjadi di 22 Kecamatan di Bogor

Matinya macan tutul itu sudah di cek oleh tim BKSDA di lapangan. “Menurut tim dokter Kebun Binatang Bandung, sudah dua infus yang habis untuk matul betina tersebut. kondisi luka yang cukup parah dan sudah bernanah kemungkinan juga trauma yang menyebabkan matul itu tidak bisa bertahan,” ujar Sulhan.

Pada Sabtu lalu dijelaskan Sulhan, sebenarnya macan tutul ini sudah bisa makan dan menghabiskan 1 kg hati sapi dan sedikit daging cincang.

Baca juga:   Bandung Zoo Beri Satu Tiket Gratis Keluarga yang Sudah Pemilu

“Antibiotik pun sudah diberikan untuk mencegah luka lebih parah agar cepat sembuh,” harapnya.

Namun dari video yang dilihat tim Kebun Binatang Bandung, pada saat penangkapan matul ini pun tidak bereaksi kabur saat didatangi oleh tim dari Kawah Putih.

“Artinya kondisi matul ini sudah sangat lemah, perkiraan tim dokter kebun binatang Bandung Mtul ini sudah 5 hari di tempat tersebut dan tidak mendapatkan makan apapun . Saat kulitnya ditarik pun sudah sangat kering artinya kondisinya memang sudah lemah,” jelasnya.

Baca juga:   Bandung Zoo Ricuh! Karyawan vs Keamanan Red Guard, Gantira Luka, Ruang Uang Dijaga Ketat!

Tim dokter kebun binatang Bandung mengatakan pada saat kedatangan mantul tersebut sudah mengupayakan semaksimal mungkin.

“Kalau bisa sembuh alhamdulillah , tapi kemungkinan perkiraan 50% sembuh 50% akan mati. Tapi kita upayakan semaksimal mungkin. Dari tim bksda pun sudah memberikan support yang sangat baik yaitu dengan ikut memberikan kemudahan  administrasi dan juga memberikan masukan pada saat berdiskusi mengobati matul tersebut. Sayang dia tidak mampu bertahan dan jam 07.00 WIB pagi tadi macan tutul itu mati,” ungkap Sulhan. (tie)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: kebun binatang bandungmacan tutul


Related Posts

Operasional Bandung Zoo
PASBANDUNG

Gubernur Dedi Mulyadi Lunasi Dua Bulan Gaji Karyawan Bandung Zoo Sekaligus

6 April 2026
harimau benggala
HEADLINE

Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati Diduga Terinfeksi Virus

26 Maret 2026
wisata bandung zoo
HEADLINE

Wisata Bandung Zoo Ditutup Saat Libur Lebaran, Pengunjung Kecewa

24 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Nyari Gawe
HEADLINE

Ratusan Ribu Pencari Kerja Gunakan Aplikasi Nyari Gawe Jawa Barat

17 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Aplikasi Nyari Gawe semakin diandalkan masyarakat Jawa Barat sebagai sarana mencari pekerjaan. Sejak diluncurkan...

Veda Ega Pratama menjalani latihan di Sirkuit Aspar dan Sirkuit Alcarras sebelum balapan di Moto3 Spanyol 2026. (Honda Team Asia)

Pantang Bersantai! Veda Ega Pratama Jajal Sirkuit Favorit Marc Marquez Jelang Moto3 Spanyol

17 April 2026
Persib Bandung

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

17 April 2026
halaman gedung sate

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate untuk Atasi Kemacetan

17 April 2026
Wakil Ketua DPR RI

Wakil Ketua DPR RI Tinjau Banjir Rancaekek dan Salurkan Bantuan

17 April 2026

Highlights

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate untuk Atasi Kemacetan

Wakil Ketua DPR RI Tinjau Banjir Rancaekek dan Salurkan Bantuan

Empat Agensi K-Pop Jajaki Proyek Festival Musik Global Fanomenon

Gemini Resmi Hadir di Mac, Google Perluas Layanan AI Desktop

Sungai Citarum Gerus Jembatan di Ibun, Akses Antar Kecamatan Putus

Puluhan Geng Motor Bentrok di Cimahi, Polisi Tangkap 20 Pelaku

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.