CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

400 Dosen Unpas dan STIE Pasundan Divaksin COVID 19

Yatti Chahyati
27 Maret 2021
400 Dosen Unpas dan STIE Pasundan Divaksin COVID 19

Dekan FKIP Unpas mengikuti vaksinasi Covid-19 di Gedung Paguyuban Pasundan. Sabtu (27/3/2021). (tie/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Sebanyak 400 dosen di lingkungan Universitas Pasundan (Unpas) dan STIE Pasundan hari ini divaksin COVID 19 pada Sabtu (27/3/2021) di Gedung Paguyuban Pasundan Jalan Sumatra No 41 Kota Bandung.

Adapun vaksinasi ini digelar oleh Pengurus Besar Paguyuban Pasundan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung dan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pasundan.

Ketua Harian Satgas Covid 19 Paguyuban Pasundan sekaligus Pengelola Fakultas Kedokteran Unpas, Trias Nugrahadi, dr.,SpKN(K), menyampaikan bahwa dosen Unpas yang divaksin pada hari ini, bukan hanya dosen yang berdomisili di Kota Bandung saja, melainkan di beberapa wilayah lainnya.

“Kami mengusahakan dan mengakomodir bahwa yang divaksin bukan hanya dosen Unpas yang tinggal di Bandung, tapi juga dosen Unpas yang tinggal di kota lainnya. Ke depan kami juga akan mengusahakan vaksinasi untuk para guru di lingkungan Paguyuban Pasundan,” terangnya kepada PASJABAR.

Baca juga:   Akbar Mahasiswa Unpas Ingin Mengabdi Menjadi Dokter

Trias menambahkan bahwa pelaksanaan vaksinasi COVID 19 di Paguyuban Pasundan menunjukan tindak nyata dari kesiapan institusi Pasundan dalam mengahadapi pembelajaran secara luring pada bulan Juli mendatang.

“Hal ini karena imunitas yang terjadi tidak serta merta hadir begitu saja, melainkan membutuhkan waktu 7 hari setelah divaksin kemudian imunitas menjadi naik, dan setelah 14 hari merupakan titik optimal pertama, untuk selanjutnya akan turun lagi, oleh karena itu disuntik ulang. Nah untuk lansia masanya lebih panjang bisa sampai 28 hari untuk disuntik vaksin yang ke dua,” paparnya.

Trias berharap bahwa vaksinasi akan berjalan maksimal dan optimal, di mana sesuai dengan perhitungan jika pada Bulan April divaksin maka pada bulan berikutnya yakni Mei dan Juni para dosen sudah memiliki kekebalan yang baik, sehingga jika terjadi interaksi antara dosen dan mahasiswa sudah lebih aman.

Baca juga:   Mobil Dinda Kanya Dewi Ditabrak Truk, Pelaku Kabur

“Dalam vaksinasi ini, tenaga murni berasal dari FK Unpas baik dosen maupun mahasiswa yang memang sudah dilatih sebelumnya, kami juga sempat mendapat apresiasi dari Dinas Kesehatan Bandung. Meskipun baru dua tahun, kami ingin membuktikan bahwa kami mampu memberikan sumbangsih yang nyata,” urainya.

Trias kembali mengingatkan bahwa dengan disuntik vaksin, tubuh seketika akan menjadi kebal, justru yang dirasakan setelahnya ada efek lemas dan lapar, di samping daya tahan tubuh yang menurun.

“Tujuh hari pertama setelah divaksin proteksi belum benar-benar terbentuk, sehingga untuk semuanya tetap menjaga 3M dan 3T, karena vaksinasi hanya salah satu cara untuk mencegah penularan Covid 19,”  ujarnya.

Baca juga:   Hendrikus Umadato Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Bahas Kinerja Militer

Sementara itu, Dekan FKIP Unpas, Dr. H. Uus Toharudin, M.Pd. yang juga divaksin pada hari ini menyampaikan rasa syukur setelah divaksin karena bisa terlibat dalam upaya memutus mata rantai COVID 19.

“Saya berserah saja kepada Allah agar saya sehat. Perasaan setelah divaksin saya bersyukur bisa bersama-sama dengan yang lain dan nanti akan  divaksin lagi dua minggu kemudian, sejauh ini saya merasa baik baik saja sehat, alhamdulillah,” terangnya.

Uus menambahkan bahwa program vaksinasi ini diharapkan bisa berjalan dengan lancar, karena secara saintifik, bahwa vaksinasi memiliki manfaat dan ada program dimana jika nanti angka dilampaui akan terjadi herd immunity.

“Kepada dosen, mahasiswa dan masyarakat jangan takut divaksin, jika memang kesempatan itu tersedia, inshaallah mudah-mudahan mardhatillah,” tutupnya. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: dosen di vaksinSTIE Pasundanuniversitas pasundanVaksin COVID-19


Related Posts

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Melda Yunita Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti IKM Produk Makanan di Prov Bengkulu

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Bahtera Gurning Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Soroti Akses Keadilan Pekerja

14 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters
HEADLINE

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026

LONDON, WWW.PASJABAR.COM – Pekan ke-33 Liga Inggris 2025/2026 akan menyuguhkan duel klasik penuh gengsi antara Chelsea vs...

Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026
FSV Mainz 05 vs Racing Strasbourg. (Getty Images)

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

18 April 2026
Hasil Sassuolo vs Como 1907. (Foto: Getty Images/Luca Amedeo Bizzarri)

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

18 April 2026
Hasil Inter vs Cagliari. (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

18 April 2026

Highlights

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.