CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASDUNIA

Kuatir Varian Delta, Jerman Tawarkan Vaksin Penguat

Tiwi Kasavela
4 Agustus 2021
Pegawai Mall di Kota Bandung Divaksinasi COVID 19

Ilustrasi (ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Jerman menawarkan vaksin penguat. Keputusan tersebut mencerminkan kekhawatiran di Jerman bahwa varian Delta, yang pertama kali ditemukan di India dan menyebar lebih cepat.

Hal ini bisa membuat negara itu terpaksa kembali memberlakukan pembatasan dan penguncian.

Kemungkinan itu muncul pada saat negara dengan ekonomi terbesar di Eropa tersebut sedang menuju penyelenggaraan pemilihan umum pada September.

Keenam belas negara bagian Jerman, yang mengelola urusan kesehatan masing-masing. Berupaya untuk memvaksinasi lebih banyak orang agar mereka terhindar dari gelombang keempat virus corona.

Baca juga:   Piala Eropa 2024: Fans Turki dan Georgia Tawuran, Euro kembali Tercoreng

Lebih dari 52 persen penduduk sudah divaksin dengan dosis lengkap dan sekitar 62 persen telah menerima setidaknya satu dosis.

Seperti halnya bagi seluruh penduduk. Vaksinasi bagi anak-anak usia 12-17 tahun merupakan program sukarela.

Anak-anak hanya bisa menerima vaksin atas persetujuan orang tua mereka serta setelah menjalani pemeriksaan kesehatan. Yang menunjukkan bahwa tidak ada risiko kesehatan serius, kata para menteri.

Baca juga:   Adu Penalti jadi Penentu Kemenangan Jerman U-17 di Final

Sekitar 10 persen dari 4,5 juta anak dalam kelompok usia tersebut sudah disuntik vaksin secara lengkap.

Jerman sejak Rabu pekan lalu mencatat lebih dari 2.000 kasus baru harian.

Kasus rata-rata tujuh hari pada Senin (2/8/2021) tercatat 18 per 100.000 orang.

Dilansir dari Reuters dan Antara,  Jerman pada September mendatang akan mulai menawarkan suntikan vaksin penguat terhadap COVID-19 kepada kalangan orang rentan. Seperti pensiunan dan yang memiliki sistem kekebalan lemah, kata para menteri kesehatan 16 negara bagian dalam pernyataan pada Senin (2/8/2021).

Baca juga:   Piala Eropa 2024 : Der Panzer " Jerman Lolos 16 Besar Usai Kalahkan Hongaria 2-0

Vaksinasi akan dilakukan dengan menggunakan dosis mRNA dari Pfizer/BioNTech dan Moderna terlepas dari vaksin apa pun yang digunakan sebelumnya.

Demikian disimpulkan para menteri usai melakukan pembicaraan dengan Menteri Kesehatan Federal Jens Spahn.

Mereka juga setuju untuk menjalankan vaksinasi bagi semua anak berusia 12 hingga 17 tahun. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: jerman


Related Posts

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mendapat penghargaan trofi perdamaian dari FIFA atau FIFA Peace Prize di tengah-tengah acara undian Piala Dunia 2026. Final Draw atau undian Piala Dunia 2026 digelar di John F. Kennedy Center for the Performing Arts, Washington, D.C. pada Jumat (5/12/2025) pukul 12.00 Eastern Time atau tengah malam WIB.(FIFA)
HEADLINE

Ancaman Boikot Piala Dunia 2026: FIFA Berpotensi Menghadapi Kebangkrutan Finansial Dan Gugatan Hukum Terbesar Dalam Sejarah Sepak Bola Dunia

28 Januari 2026
Piala Eropa 2024: Die Mannschaft Lolos ke Prempat Final Setelah Bungkam Danish Dynamite 2-0
HEADLINE

Piala Eropa 2024: Die Mannschaft Lolos ke Prempat Final Setelah Bungkam Danish Dynamite 2-0

30 Juni 2024
Piala Eropa 2024 : Der Panzer ” Jerman Lolos 16 Besar Usai Kalahkan Hongaria 2-0
HEADLINE

Piala Eropa 2024 : Der Panzer ” Jerman Lolos 16 Besar Usai Kalahkan Hongaria 2-0

20 Juni 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.