CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Dishub Kota Bandung Klaim Ganjil – Genap Berhasil

Yatti Chahyati
24 Agustus 2021
Ujicoba Ganjil Genap, Warga Bandung Ini yang Harus Diperhatikan

Dinas Perhubungan Kota Bandung akan mengujicobakan pengaturan kendaraan dengan sistem ganjil genap pada 14-16 Agustus 2021. (foto : pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Hasil evaluasi penerapan ganjil genap di dua titik di Kota Bandung dinilai berhasil. Meski demikian,untuk penerapannya lebih lanjut, masih harus menuggu hasil rapat terbatas evaluasi penerapan PPKM di Kota Bandung.

“Untuk mengetahui efektifitas dan pendapat masyarakat terhadap kebijakan ganjil genap ini, kami melakukan survey, salah satu hasil survey menyatakan, bahwa penerapan gajil genap ini berhasil menekan mobilitas sekitar 50%,” ujar  Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bandung Ricky Gustiadi, kepada wartawan dalam Bandung Menjawab (24/8/2021).

Ricky mengatakan,diberlakukannya system ganjil-genap ini juga mendapat sambutan yang prositif dari masyarakat. Dari 100 orang responden di masing-masing titik, didapatkan data 48% warga memilih system ganjil genap yang diberlakukan di waktu tertentu, 6% warga menginginkan diberlakukannya penutupan penuh atau lockdown, 28% reseponden lainnya memilih penutupan jalan berdasarkan waktu, dan 23% memilih penyekatan jalan dengan pemeriksaan dokumen pekerjaan.

Baca juga:   50 Warga Dayeuhkolot Mengungsi akibat Rumah Terendam Banjir

“Mudah-mudahan ini cukup mewakili keinginan seluruh masyarakat di Kota Bandung,” terangnya.

Seperti diketahui, selama diberlakukannya PPKM di Kota Bandung, sudah ada beberapa pola penekanan mobiltas warga. Diantaranya, pentupan jalan total, penutupan jalan berdasarkan waktu dan penyekatan jalan dengan menunjukan dokumen Kesehatan. Sekarang yang tengah diterapkan adalah system ganjil genap yang diterapkan di dua titik dengan pola waktu tertetu.

Baca juga:   Begini Manfaat Pembelajaran Hybrid Bagi Mahasiswa

Efektifitas pemberlakukan system ini, juga terllihat dari menurunnya mobilitas di jalan tersebut. Berdasarkan data Dishub Kota Bandung, pada Jumat 20 Agustus, volume kendaraan yang melintasi JL Asia-Afrika sebelum diberlakukannya ganjil genap sebanyak 3.470 per jam. Sedangkan volume kendaraan setelah diberlakukannya ganjil genap sebanyak 2.211 kendaraan per jam.

“Hal itu menunjukan ada penuruan volume kendaraan  yang melintasi ruas jalan Asia-Afrika. Kepadatan kendaraan juga menurun dan kecepatan kendataan yang melintas semakin cepat,” paparnya.

Meski demikian, untuk menentukan apakah system ini akan diberlakukan kembali selama PPKM level 3 diberlakukan di Kota Bandung, Ricky mengatakan hal tersebut bergantu keputusan hasil rapat evaluasi satgasus covid-19.

Baca juga:   Pemkot Bandung Gencar Edukasi Remaja Cegah Pernikahan Dini

“Kami hanya membawa hsail evaluasi dan hasil survey yang kami miliki kepada pimpinan. Untuk keputusan lebihlanjut sangat bergantung keputusan pimpinan,” terangnya.

Demikian halnya dengan kemungkinan diberlaukannya sistem ganjil genap jika nanti PPKM sudah tidak ada, Ricky mengatakan pihaknya harus menyiapkan system transportasi umum yang baik dan nyaman bagi masyarakat.

“Kita sekarang memang tengah menyiapkan system transportasi yang lebih baik, agar tercapai target tahun 2023, perbandinga pengguna kendaraan pribadi dan moda transportasi umum bisa 30% berbanding 70%,” terangnya.   (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: disgub kota bandungpenerapan ganjil genap


Related Posts

Ganjil Genap Masuk Gerbang Tol Kota Bandung Masih Berlaku
PASBANDUNG

Ganjil Genap Masuk Gerbang Tol Kota Bandung Masih Berlaku

12 Maret 2022
PASBANDUNG

Penyekatan Kendaraan Wisatawan ke Bandung pada Libur Panjang

26 Februari 2022
Lima Prinsip Penanganan COVID-19 di Jabar
HEADLINE

Pemprov Jabar Belum Terapkan Pembatasan Jalan

8 Februari 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengeluarkan imbauan tegas namun menyentuh bagi para muda-mudi di...

Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026
Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026
FSV Mainz 05 vs Racing Strasbourg. (Getty Images)

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

18 April 2026
Hasil Sassuolo vs Como 1907. (Foto: Getty Images/Luca Amedeo Bizzarri)

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

18 April 2026

Highlights

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.