CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Begini Penjelasan Peneliti Kenapa Baterasi Ponsel Bisa Meledak ?

Yatni Setianingsih
5 April 2022
Pelajar Didorong Gunakan Handphone untuk Hasilkan Karya Bermanfaat

ilustrasi handphone (foto : https://pixabay.com/id/photos/smartphone-tangan-layar-407108/)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Dosen Peneliti Tidak Tetap, Fakultas Teknologi Industri, ITB, Kiki Adi Kurnia, Ph.D, menerangkan penyebab baterai ponsel yang dapat meledak.

“Kasus ledakan pada telepon genggam terjadi saat telepon digunakan terlalu lama, hingga mengalami kenaikan suhu atau karena diletakannya telepon genggam pada tempat yang panas. Dua kegiatan tersebut yang dapat membuat elektrolit pada baterai mengering dan menguap. Semakin kering elektrolit, maka posisi katoda dan anoda semakin mendekat. Ketika katoda dan anoda bertemu, ledakan pada telepon genggam, terjadi,” terangnya seperti dikutip PASJABAR dari laman itb, Selasa (5/4/2022).

Baca juga:   Gerhana Bulan Total Terjadi Hari Ini, Begini Tata Cara Salat Khusuf

Untuk itu, Kiki melakukan penelitian untuk mendesain elektrolit yang lebih aman dan tidak mudah meledak.

“Salah satu bahan yang saya gunakan untuk mendesain elektrolit yang lebih baik adalah ionic liquid atau cairan ionik. Cairan ionik ini memiliki konduktivitas yang tinggi. Maka dari itu, cairan ionik ini menjadi tidak mudah menguap dan terbakar,” bebernya.

Baca juga:   OPPO Find N6 Segera Meluncur 17 Maret 2026 di China

Selain itu, ia juga memaparkan bahwa sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa pemanfaatan ionic liquid juga dapat meningkatkan efisiensi kinerja dari baterai. Cairan ionik juga memiliki titik leleh yang tinggi yaitu di angka 700 hingga 800 derajat celcius.

Proses desain cairan ionik juga harus melalui tahap penurunan titik leleh pada senyawa ionik. Sebagai contoh, NaCl didesain agar ikatannya lemah dengan cara mengubah Cl menjadi Br yang menghasilkan senyawa NaBr yang titik lelehnya turun menjadi 700 derajat celcius. Selanjutnya dilakukan lagi penyatuan ion lain seperti 1-butyl-3-methylimidazolium.

Baca juga:   Peneliti ITB Sebut Puncak COVID-19 Indonesia Akhir Maret Hingga Angka 600 Pasien

Ukuran dari ion tersebut sangatlah besar, sehingga dapat melemahkan ikatan anion dan kation. Ketika ikatan ion menjadi tersebut lemah, maka titik leleh akan turun sangat drastis. Bahkan, beberapa cairan ionik memiliki fase cair pada suhu kamar.

“Hal ini sangat menguntungkan karena kita tidak perlu bekerja pada suhu yang terlampau tinggi,” jelas Kiki.(*/ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: handphonepeneliti ITBponselponsel meledak


Related Posts

OPPO Find N6
HEADLINE

OPPO Find N6 Segera Meluncur 17 Maret 2026 di China

9 Maret 2026
Honor Magic V6
HEADLINE

Honor Magic V6 Dikabarkan Usung Baterai 7.000 mAh

24 Januari 2026
infinix note edge
HEADLINE

Infinix Note Edge Resmi Dirilis, Ponsel Tipis dengan Performa 5G

20 Januari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.