CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASDUNIA

Penyakit Polusi Rentan Serang Anak dan Ibu Hamil

Yatti Chahyati
12 Februari 2019
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, PASJABAR.COM — Anak-anak dan ibu hamil menjadi kelompok yang paling rentan pertama dan kedua terkena penyakit akibat polusi udara baik yang bersumber dari transportasi, emisi pabrik, maupun kebakaran hutan.

“Orang yang paling rentan terkena penyakit karena polusi nomor satu itu anak-anak, bisa meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Karena kalau terjadi iritasi, tenggorokan alami peradangan, infeksi, jadi ISPA, itu dampak akut yang paling sering muncul,” kata Ketua Departemen Paru Fakultas Kedokteran UI RSUP Persahabatan DR dr Agus Dwi Susanto Sp.P(K), FAPSR, FISR saat dihubungi di Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Seperti dikutip Pasjabar dari Antaranews, ISPA dalam jumlah besar yang terjadi pada anak-anak saat terjadi kebakaran hutan dan lahan di Riau beberapa tahun silam. Kasus-kasus penyakit yang disebabkan oleh polusi udara cukup tinggi pada populasi yang terpajan.

Baca juga:   Warga Bandung Yang Mau Kerja Di Jepang Ada Kuota Khusus Lho

Selain anak-anak, ibu hamil menjadi kelompok paling rentan kedua terkena penyakit karena polusi udara. Selain polusi udara yang bersifat akut pada jangka pendek seperti ISPA, laringitis, faringitis dan lainnya, polutan yang masuk ke tubuh ibu hamil juga bisa memengaruhi kesehatan janin.

Sedangkan kelompok rentan ketiga terhadap polusi udara ialah orang-orang yang bekerja di luar ruangan.

“Beberapa penelitian kami di RS Persahabatan menunjukan orang-orang yang bekerja di daerah terkena polusi cenderung terjadi penurunan fungsi paru. Seperti penyapu jalan, polisi lalu lintas, petugas jalan tol, penjual koran, terlihat penurunan fungsi paru lebih cepat,” kata Agus.

Baca juga:   Guguran Lava dan Awan Panas Masih Berpotensi Terjadi di Gunung Merapi

Agus yang juga merupakan Ketua Umum Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) tersebut menerangkan bahwa polusi udara memiliki dampak jangka pendek atau akut dan jangka panjang atau kronik pada kesehatan.

Dampak akut ialah efek buruk terhadap kesehatan yang bisa dirasakan secara langsung oleh seseorang apabila terpajan udara dengan polutan tinggi.

Komponen polusi udara baik berupa gas maupun partikel sebagian besar bersifat iritasi atau iritatif, yang bisa mengiritasi mukosa di daerah hidung mata. Oleh karena itu keluhan yang sering timbul seperti mata berair dan gatal, mata merah, hidung gatal dan berair, sakit tenggorokan, berdahak dan menjadi batuk.

Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA merupakan kasus penyakit yang paling sering muncul apabila kadar polutan di udara sudah sangat buruk. Namun Agus menerangkan, bagi orang yang sebelumnya sudah punya penyakit dasar seperti asma dan penyakit jantung bisa menimbulkan sesak napas.

Baca juga:   Iriana Joko Widodo: Hukum Harus Tindak Tegas Pelaku Asusila

Sementara efek kronik atau jangka panjang baru bisa dirasakan keluhan penyakitnya bila sudah terpajan selama bertahun-tahun. Efek kronik akibat polusi udara terlihat dalam rentang waktu 10 tahun hingga 15 tahun tergantung lamanya waktu dan jumlah polusi yang terpajan pada seseorang.

Kasus paling banyak akibat pajanan polusi udara secara terus menerus ialah penurunan fungsi paru. Keluhan bisa berlanjut sehingga meningkatkan risiko terjadi asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), dan bila terus menerus berlanjut bahkan meningkatkan risiko terjadinya kanker seperti kanker paru. (*)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: anak kecilibu hamilpenyakit polusi


Related Posts

MMS ibu hamil
HEADLINE

Menkes Budi Gunadi Luncurkan Suplemen MMS untuk Ibu Hamil

17 Oktober 2024
angkot yang menabrak ibu hamil dan anaknya, taksi serta ojek di kawasan Bojongkunci, Kecamatan Pamengpeuk, Kabupaten Bandung,Jawa Barat. (Foto: fal/pasjabar)
PASBANDUNG

Angkot Tabrak Ibu Hamil dan Balita Setelah Tabrak Taksi dan Ojek

1 Maret 2023
ibu hamil
PASKESEHATAN

Dosen FKG Unpad Kembangkan Ini untuk Ibu Hamil, Alasannya?

24 November 2021

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.