CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Kontroversi Pertama Pertandingan Piala Dunia, Gol Enner Valencia Dianulir Karena Offside Kakinya

Jhon Be
21 November 2022
Kontroversi Pertama Pertandingan Piala Dunia, Gol Enner Valencia Dianulir Karena Offside Kakinya

Kontroversi Pertama Pertandingan Piala Dunia, Gol Enner Valencia Dianulir Karena Offside Kakinya (Foto: Jbe/Pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Ulasan : Jhon Be (Wartawan Senior)

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Kontroversi mewarnai pertandingan pembuka piala dunia Qatar 2022.

Pertandingan perdana tuan rumah Qatar melawan Ekuador berlangsung di Al Bayt Stadium, pukul 23.00 WIB.

Sebelumnya digelar Opening Ceremony yang luar biasa gebyar di Al Bayt Stadium, dengan disaksikan 60 ribu penonton di Stadium mewah Al Bayt dan jutaan mata yang menonton televisi maupun aplikasi Vidio serta aplikasi lainnya.

Pertandingan perdana dimulai pukul 23.00, tuan rumah Qatar bertemu Ekuador sebagai partai pembuka Piala dunia dari Grup A.

Dipimpin wasit asal Itali Daniele Orsato, peluit dibunyikan mengawali pertandingan perdana piala dunia.

Pertandingan baru berjalan di menit ke 02.45, gol sudah tercipta dari sundulan Enner Valencia Striker senior Ekuador, wasit meniup peluit panjang mengesah gol.

Pemain Ekuador merayakan gol Valencia, namun kegembiraan pemain dan pendukung Ekuador terdiam, karena Wasit asal Itali Orsato mendapat intruksi dari panitia pertandingan meninjau replay Video Assistant Referee atau VAR.

Baca juga:   Mahasiswa Teknik Unpas Ini Ingin Bermanfaat untuk Teknologi

Akhirnya wasit menganulir gol striker klub Fenerbahce Enner Valencia.

Inilah yang menjadi kontroversi. Dalam tayangan ulang televisi, tidak terlihat pemain Ekuador yang offside.

Semua bertanya tanya, kemudian dengan tehnologi VAR yang canggih milik tuan rumah Qatar, dinyatakan pemain Ekuador Estrada offside kakinya.

Setidaknya offside kaki tersebut  yang diucapkan pemandu acara dan pengamatan dalam tayangan Vidio.com

Menjadi kontroversi perdana di piala dunia Qatar 2022.

Dari sejarah sepakbola offside terjadi jika pemain lawan atau pemain penyerang  posisinya sudah melewati pemain bertahan sebelum mendapatkan umpan bola.

Sementara Offside pemain Ekuador itu hanya kaki kanannya yang melewati kaki pemain Qatar.

Jelas perlu dipertanyakan? Bisa saja kaki pemain Ekuador Estrada lebih lebar dari langkah pemain belakang Qatar, Hassan.

Baca juga:   Suporter Persebaya dan Persib Nyatakan Sikap Tak Hadir ke Stadion

Kejadian tersebut sempat ditayangkan, tetapi buka replay pertandingan melain animasi kaki Estrada yang beberapa centi melewati kaki pemain bertahan Qatar Hassan.

Inilah yang diputuskan wasit Daniele Orsato Offside.

Pendukung Ekuador di Al Bayt Stadium terdiam. Pemain kecewa. Tetapi keputusan tersebut harus diterima. Pertandingan dilanjutkan.

Ekuador kemudian tidak memberi kesempatan pemain tuan rumah Qatar berkembang, di menit 14.21 pelanggar keras dilakukan kiper Qatar Saad Alsheb yang menarik kaki Enner Valencia.

Wasit menghadiahkan Enner tendangan pinalti. Enner Valencia berhasil mengeksekusi pinalti. 1 – 0 untuk Ekuador.

Tak butuh lama, pemain 33 tahun tersebut kembali membuat pendukung Ekuador berbaju kuning di stadiun Al Bayt bersorak sorak.

Gol kedua lewat sundulan Enner Valencia tercipta dimenit ke 31, 46. 2-0 untuk Ekuador bertahan hingga babak pertama berakhir.

Baca juga:   Amer Mahasiswa STKIP Pasundan Cimahi : Sepak Bola Adalah Panggilan Jiwa dan Hidup

Dibabak kedua tidak ada gol tercipta. Pertandingan tetap dikuasai timnas Ekuador, walau mencoba mengembangkan permainan, pemain Qatar tidak bisa mengembangkan permain.

Jika melihat keseluruhan hasil permainan tampak sekali perbedaan level sepakbola antara Qatar dan Ekuador.

Walau sebagai tuan rumah pemainan anak asuhan Felix Sanchez sebagai juara Asia masih jauh dibawah level pemainan tim Amerika Selatan Ekuador.

Namun terlepas dari hasil pertandingan yang dimenangkan Ekuador, gol Enner Valencia dimenit 2 yang dianulir wasit.

Akan terus menjadi perhatian dan perbincangan publik sepakbola dunia. Gol tersebut juga mengagalkan Hattrick pertama dalam sejarah piala dunia, jika gol tidak dianulir, Enner Valencia membuat Hattrick.

Dan ini seharusnya menjadi sejarah Hattrick pertama dalam pertandingan perdana piala dunia 2022. (Jbe)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: Piala Dunia Qatar


Related Posts

Demam Piala Dunia Belum Mewabah, Di Indonesia Theme Song Piala Dunia 2022 Tidak Populer
HEADLINE

Demam Piala Dunia Belum Mewabah, Di Indonesia Theme Song Piala Dunia 2022 Tidak Populer

20 November 2022
Sejumlah Dana Fantantis dari Piala Dunia 2022 di Qatar
HEADLINE

Sejumlah Dana Fantantis dari Piala Dunia 2022 di Qatar

15 November 2022
Hasil Final Draw FIFA World Cup Qatar 2022
HEADLINE

Mengintip Peta Kekuatan Tim di Grup B, Dampak Invasi Rusia Ke Ukraina Hingga Ketegangan Iran vs USA 

3 April 2022

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.