CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Penyebab Harga Bahan Pokok di Kota Bandung Mengalami Kenaikan

Putri
13 Juli 2023
Penyebab Harga Bahan Pokok di Kota Bandung Mengalami Kenaikan

Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Wawan Mohamad Usman. (Foto: put/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Melonjaknya harga bahan pokok beberapa waktu belakangan ini, memberatkan masyarakat. Tidak terkecuali untuk warga Kota Bandung, yang merasa sangat diberatkan dengan kenaikan harga ini.

“Belakangan ini, memang harga bahan pokok mengalami kenaikan, saya menerima banyak keluhan dari warga sekitar. Terutama dari ibu-ibu dan beberapa pengusaha kuliner,” ujar Anggota Komisi B, DPRD Kota Bandung, Wawan Mohamad Usman.

Wawan mengatakan, baik DPRD maupun Pemkot Bandung, tidak bisa melakukan banyak intervensi terkait kenaikan harga ini. Pasalnya kebijakan terbesar merupakan kewenangan pemerintah pusat, dalam hal ini Dirjen Peternakan Pada Kementrian Pertanian Republik Indonesia.

Baca juga:   Komandan Silih Berganti, Citarum Harum Pastikan Terus Bergulir

“Kalau kewenangan kita tidak banyak, ini bergantung kebijakan pemerintah pusat,” jelas Wawan.

Hal yang bisa dilakukan pemerintah pusat, lanjut Wawan adalah dengan menyeimbangkan suplai bibit ayam. Sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Sekarang kan ketersediaan bibit diatur oleh pemerintah pusat, dan sementara ini, suplai bibit dibatasi,” tambahnya.

Kenaikan harga ini juga dipicu kenaikan harga pakan yang kebanyakan berasal dari luar negeri. Beberapa pakan ayam yang berasal dari luar negeri adalah gandum dan jagung. Karena kedua bahan ini mengalami keianikan, secara otomatis harga produksi juga mengalami kenaikan.

Baca juga:   Mendag Pastikan Stok Kebutuhan Pokok Aman dan Turun Jelang Lebaran

“Dengan kenaikan harga pakan dan biaya produksi, otomatis harga jual ayam dan telur mengalami kenaikan,” tegasnya.

Tingginya harga pakan dan ongkos produksi membuat beberapa pengusaha ayam terutama untuk pengusaha kecil, mengalami kerugian. Bahkan, sambung Wawan, pengurangan jumlah pengusaha ayam ini hingga 50 persen.

“Jadi sekarang, hanya tersisa pengusaha besar saja, pengusaha kecilnya sudah gulung tikar. Ditambah dengan pemenuhan kebutuhan ayam dan telur di Kota Bandung, memang bukan dari dalam kota. Kita kan dapat suplai dari luar kota, kalau Kota Bandung kan hanya mengkonsumsi. Kalaupun ada pengusaha di Kota Bandung, jumlahnya tidak banyak,” bebernya.

Baca juga:   Jaga Keamanan, Camat Pastikan Anggota Linmas Turut Gelar Siskamling

Daya Beli Masyarakat Menurun

Kenaikan harga ayam dan telur di pasaran, juga menurunkan daya beli masyarakat. Sekarang, lanjut Wawan pembeli ayam berkurang hingga 40 persen. Karena memang masyarakat merasa keberatan dengan harga ayam yang meningkat.

Meski demikian, Wawan mengaku tidak bisa menganjurkan warga untuk mengalihkan konsumsi ayam dan telur ke jenis protein hewani lain. Pasalnya harga ayam dan telur ini memang sudah yang paling murah.

“Ada tiga jenis protein hewani yang relatif paling rendah, yaitu ayam, telur dan ikan. Kalau yang lain kan agak mahal,” terangnya. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: harga bahan pokokkebutuhan pokok


Related Posts

harga bahan pokok
PASJABAR

Sepekan Usai Idulfitri, Harga Bahan Pokok di Jabar Turun

30 Maret 2026
Harga Bahan Pokok di Pasar Ciroyom Stabil
HEADLINE

Harga Bahan Pokok di Pasar Ciroyom Stabil

28 Februari 2025
Harga Bahan Pokok Melonjak Jelang Ramadan
HEADLINE

Harga Bahan Pokok Melonjak Jelang Ramadan

26 Februari 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Permendiktisaintek
HEADLINE

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026

# Permendiktisaintek JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM -- Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) beberapa waktu lalu antara Panitia Kerja (Panja)...

unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026
PSEL

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

19 April 2026

Highlights

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.