CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASOLAHRAGA

Adu Penalti jadi Penentu Kemenangan Jerman U-17 di Final

pri
2 Desember 2023
Adu Penalti jadi Penentu Kemenangan Jerman U-17 di Final

Timnas Jerman Juara Piala Dunia U-17 2023 (Foto: Twitter/dfb_junioren)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

SOLO, WWW.PASJABAR.COM — Final Piala Dunia U-17 anatara Jerman dan Prancis di Stadion Manahan, Surakarta, Sabtu (2/12/2023) malam berlangsung sengit.

Walapun mendapat perlawan berat dari Timnas Prancis U-17 bahkan hingga berujung adu penalti, Timnas Jerman U-17 akhirnya mampu menjadi juara, dan mengangkat tropi Piala Dunia U-17 untuk pertama kalinya.

Skor akhir laga Jerman vs Prancis U17 adalah 4-3 melalui adu penalti setelah di babak normal kedua tim bermain imbang 2-2.

Sebelumnya dua gol Jerman diciptakan Paris Brunner di menit ke 29 dan Noah Darvich menit 51.

Prancis memperkecil ketertinggalan melalui Saimon Bouabre.

Menit 85 Prancis menyamakan skor 2-2 melalui Mathis Amougou.

Tercatat, Jerman belum pernah menjadi kampiun Piala Dunia U17.

Sejauh ini, prestasi terbaik Jerman di Piala Dunia U17 adalah ketika menjadi runner up edisi pertama tahun 1985, kala itu masih bernama Jerman Barat.

Hingga 2019, tercatat ada sembilan negara yang berhasil meraih trofi Piala Dunia U-17 yakni Nigeria, Brasil, Ghana, Meksiko, Perancis, Rusia, Arab Saudi, Swiss, dan Inggris.

Nigeria menjadi negara tersukses dengan torehan lima trofi (1985, 1993, 2007, 2013, 2015), disusul Brasil yang meraih empat trofi (1997, 1999, 2003, 2019).

Sejarah lain, Jerman berhasil mengawinkan dua gelar Piala Eropa U-17 2023 dan Piala Dunia U17 2023.

Laga ini sendiri merupakan ulangan final Piala Eropa U17 2023 lalu. Jerman secara dramatis menang adu penalti 5-4.

Baca juga:   Piala Eropa 2024: Kalahkan Belgia 1-0, Prancis Lolos ke Perempat Final

Jalannya laga

Baru semenit berjalan Maximilian Hennig dari Jerman mencoba untuk mengoper pada rekan satu timnya namun bola berhasil diblokir dengan baik oleh salah seorang pemain bertahan lawan.

Bola keluar dari lapangan permainan. Sebuah kesempatan untuk mencetak skor lewat tendangan sudut untuk Jerman.

Menit 2, Jerman berhasil menjebol gawang Prancis melalui Paris Brunner.

Namun hakim garis sudah tak ragu atas keputusannya dengan mengangkat bendera tanda offside.

Max Moerstedt yang pertama menyambut bola rebound namun ternyata temabakan terblokir.

Sebuah keberuntungan bagi tim Prancis.

Wasit dan salah satu asistennya memberikan sinyal tendangan sudut untuk Jerman.

Jerman kembali memiliki peluang. Paris Brunner berusaha mengejutkan penjaga gawang dengan sebuah tembakan bagus, namun tembakannya kekurangan akurasi sehingga bola akhirnya melenceng jauh ke atas gawang.

Bola telah melewati garis belakang lapangan Perancis akan mendapat tendangan gawang.

Giliran Prancis memiliki peluang bagus. Tapi Konstantin Heide lakukan sebuah penyelamatan briliant!

Saimon Bouabre dengan mudah melaju melewati pertahanan dan menembakkan bola dari jarak menengah.

Usahanya melesat ke arah sisi kanan gawang namun berhasil diselamatkan oleh penjaga gawang.

Peluang Jerman kembali melalui Bilal Yalcinkaya masuk ke dalam kotak penalti dan terlihat dilanggar oleh salah satu pemain lawan, namun wasit memberikan sinyal.

Wasit nampaknya telah mendapatkan informasi tertentu karena kini dia mengeluarkan sinyal untuk pengecekan VAR.

Baca juga:   Persib Remontada Borneo FC 3-1: Barba dan Saddil Kunci Kemenangan

Dia akan mengulas teriakan untuk penalti yang terjadi sebelumnya! Sungguh sebuah kesempatan besar untuk Jerman yang mendapatkan penalti.

Paris Brunner (Jerman) menuju titik penalti untuk melakukan eksekusi.

Pemain nomor 7 ini dengan mudah mengubah penalti menjadi gol.

Prancis membangun serangan. Ismael Bouneb mengirim sebuah crossing masuk ke area penalti dari tendangan sudut.

Tapi Konstantin Heide berada di posisi yang bagus dan meninju bola menjauh. Bola keluar lapangan.

Prancis memenangkan sebuah tendangan sudut.

Di babak kedua, Prancis meningkatkan tempo serangan.

Ismael Bouneb mengumpan bola ke dalam kotak penalti dari set piece yang diberikan, namun bola berhasil dijauhkan lawan.

Fode Sylla (Perancis) mendapatkan bola hasil rebound dan menembak dari jarak jauh, namun tembakannya melebar jauh dari tiang kiri gawang.

Penjaga gawang tidak perlu khawatir tentang hal ini. Sungguh sebuah percobaan yang tidak bagus.

Bola keluar lapangan dan ini akan menjadi tendangan gawang bagi Jerman.

Namun di menit ke 51 Jerman justru menambah gol kedua.

Noah Darvich melepaskan tembakan yang melaju melewati penjaga gawang.

Ini merupakan gol kedua bagi Noah di Piala Dunia U17 2023 ini.

Prancis segera merespon. Di menit ke 52 mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Setelah menerima operan manis, Saimon Bouabre melepaskan sebuah tembakan yang masuk lurus ke sudut kanan bawah gawang.

Para pemain Perancis menghentikan selebrasi mereka karena wasit Espen Eskas mengeluarkan sinyal VAR untuk mengulas gol yang terjadi, sepertinya dia ingin mengecek terjadi atau tidaknya offside dalam proses terjadinya gol.

Baca juga:   Insiden Khabib, Tamparan buat Maskapai-maskapai AS

Namun wasit ternyata mengesahkan gol yang terjadi.

Jerman harus kehilangan satu pemain.

Winners Osawe harus pasti tahu dia akan dikeluarkan dari lapangan karena pelanggaran ini.

Dia harus menghentikan lawannya dengan segala cara. Espen Eskas memberinya kartu kuning kedua dan permainan telah berakhir untuknya.

Menit 85 Prancis benar benar bangkit dan mampu menyamakan skor.

Tidiam Gomis melepaskan umpan lezat untuk Mathis Amougou, yang lalu mencetak skor dengan sebuah penyelesaian jarak dekat yang sederhana. Skor saat ini 2-2.

Adu Penalti :

1. Joachim Kayi Sanda Gol

2. Eric Da Silva Moreira Gagal

3.Ismael Bouneb Gol

4. Robert Ramsak Gol

5. Nhoa Sangui Gagal

6. Max Moerstedt Gol

7. Bastien Meupiyou Gagal

8. Fayssal Harchaoui Gol

9. Joan Tincres Gol

10. Paris Brunner Gagal

11. Tidiam Gomis Gagal

12. Almugera Kabar Gol

Susunan Pemain Jerman vs Prancis U17

Jerman:

Konstantin Heide; Finn Jetlsch, Maximilian Hennig, David Odogu, Eric Da Silva Moreira; Fayssal Harchaoui, Winners Osawe, Noah Darvich; Paris Brunner, Bilal Yalcinkaya, Max Moerstedt.

Pelatih: Christian Wück

Prancis:

Paul Argney; Yvan Titi, Bastien Meupiyou, Joachim Kayi Sanda, Aymen Sadi; Fode Sylla, Saimon Bouabre; Tidiane Diallo, Tidiam Gomis, Mathis Lambourde.

Pelatih: Jean-Luc Vannuchi

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: Final Piala Dunia U-17jermanPrancisstadion manahan


Related Posts

Andrew Jung. (Foto: Official Persib)
HEADLINE

Bojan Hodak Bongkar Rahasia! Alasan Andrew Jung Langsung Ditarik Keluar Usai Cetak Gol ke Gawang Persis Solo

1 Februari 2026
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mendapat penghargaan trofi perdamaian dari FIFA atau FIFA Peace Prize di tengah-tengah acara undian Piala Dunia 2026. Final Draw atau undian Piala Dunia 2026 digelar di John F. Kennedy Center for the Performing Arts, Washington, D.C. pada Jumat (5/12/2025) pukul 12.00 Eastern Time atau tengah malam WIB.(FIFA)
HEADLINE

Ancaman Boikot Piala Dunia 2026: FIFA Berpotensi Menghadapi Kebangkrutan Finansial Dan Gugatan Hukum Terbesar Dalam Sejarah Sepak Bola Dunia

28 Januari 2026
prancis akui palestina
HEADLINE

Macron Umumkan Prancis Akui Palestina pada Sidang Umum PBB 2025

26 Juli 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.