CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASJABAR

Viral Nama Aplikasi Nyeleneh, Pemprov Jabar Siap Lakukan Pemeriksaan

Hanna Hanifah
10 Juli 2024
aplikasi nyeleneh

Sekda Provinsi Jawa Barat, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai aplikasi pemerintah yang memiliki nama-nama nyeleneh. (foto: Antara https://jabar.antaranews.com/berita/526593/sekda-jabar-memeriksa-aplikasi-pemerintah-yang-bernada-nyeleneh?page=all)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai aplikasi pemerintah yang memiliki nama-nama nyeleneh atau mengandung konotasi negatif untuk menghindari keresahan di masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan oleh Herman setelah sejumlah aplikasi pemerintah daerah (pemda) di Jawa Barat menjadi viral di media sosial karena nama-nama aplikasi nyeleneh yang dianggap tidak pantas.

Herman menekankan pentingnya kepantasan dan kepatutan dalam penamaan aplikasi pemerintah.

“Saya akan cek ricek kembali, karena kan harusnya ada kepantasan dan kepatutan,” kata Herman di Bandung, Rabu (10/7/2024) dikutip dari Antara News.

Baca juga:   Pastv : "MUDIK" jalur Nagreg H - 6 Mulai Padat

Herman juga merespon permintaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu agar pemda, termasuk Jawa Barat, tidak membuat terlalu banyak aplikasi dan lebih memanfaatkan platform yang sudah ada.

Ini bertujuan untuk efisiensi anggaran dan untuk menghindari kebingungan masyarakat karena terlalu banyak aplikasi yang harus digunakan untuk mendapatkan pelayanan pemerintah.

“Yang jelas sesuai kebijakan dari pemerintah pusat, sesuai komitmen Pak Gubernur, tidak ada nambah aplikasi tapi lebih memanfaatkan, mengcustom aplikasi yang ada,” ujar Herman.

Baca juga:   Ridwan Kamil Pastikan Jawa Barat jadi Provinsi Toleran

Mengenai penamaan aplikasi yang berkonotasi negatif, Herman menegaskan bahwa akan dilakukan evaluasi untuk meredam persoalan ini.

“Kalau ada hal kurang tepat terkait penamaan, nanti kami akan evaluasi. Harus cek ricek kita akan ingatkan,” ucapnya.

Beberapa aplikasi dari kota dan kabupaten di Jawa Barat yang menjadi sorotan hingga viral antara lain:

  1. SiPepek – Akronim dari Sistem Pelayanan Program Penanggulangan Kemiskinan dan Jaminan Kesehatan milik Kabupaten Cirebon. Nama ini dinilai berkonotasi negatif karena berasosiasi dengan penyebutan alat reproduksi manusia dalam bahasa daerah di sejumlah wilayah, khususnya Sumatera.
  2. SiPedo – Akronim dari Sistem Pelatihan Berbasis Database Online milik Kabupaten Sumedang. Dalam Bahasa Sunda, nama ini bermakna pernyataan enak terhadap makanan atau masakan.
  3. SiCantik – Akronim dari Sistem Informasi Catatan Kehadiran dan Kinerja buatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Baca juga:   30 Orang Ikut Pelatihan Penguatan Branding Usaha di Kelurahan Citereup

Herman menegaskan komitmen Pemprov Jabar untuk menindaklanjuti dan mengoreksi penamaan aplikasi yang tidak sesuai demi menjaga kenyamanan dan kepatutan dalam pelayanan publik. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: aplikasi nyelenehaplikasi nyeleneh pemerintahaplikasi pemerintah


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.