CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 6 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Film Ghost in the Cell Tampilkan Penjara sebagai Sistem Sosial

Hanna Hanifah
11 Februari 2026
film ghost in the cell

Sutradara Joko Anwar menyebut penjara dalam film terbarunya, Ghost in the Cell, sebagai gambaran kecil dari sistem yang berlaku di masyarakat. (foto: ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM – Sutradara Joko Anwar menyebut penjara dalam film terbarunya, Ghost in the Cell, sebagai gambaran kecil dari sistem yang berlaku di masyarakat. Film tersebut diputar dalam program Berlinale Forum, Festival Film Internasional Berlin, Jerman.

Menurut Joko, penjara dalam film itu ibarat ruang sempit yang memadatkan berbagai sistem sosial, mulai dari hierarki kekuasaan, ketakutan, kekerasan, hingga persoalan moralitas. Ia menekankan bahwa meskipun semua orang berada dalam sistem yang sama, tidak semua menghadapi konsekuensi yang setara.

Baca juga:   Kerusakan Taman di Bandung Akibat Demo Capai Rp200Juta

“Meski semua orang terjebak dalam sistem yang sama, tidak semua orang menghadapi konsekuensi yang sama, begitu juga dengan dipenjara,” ujar Joko.

Ia menjelaskan, isu kerusakan lingkungan dan kesenjangan peradilan menjadi bagian penting dalam struktur cerita, bukan sekadar latar belakang. Menurutnya, kengerian yang nyata dalam film justru berasal dari realitas tersebut, bukan hanya dari sosok hantu.

Hantu dan Ketidaknyamanan Moral

Joko menuturkan bahwa karakter hantu dalam film itu tidak dimaksudkan sebagai simbol ide tertentu. Hantu digambarkan sebagai sosok yang memiliki niat, kecerdasan, serta batasan sendiri.

Baca juga:   FAGI : Pejabat Yang Larang Aksi Hari Guru Langgar Permendikbud

“Hantu tidak pernah dimaksudkan untuk mewakili sebuah ide. Ia memiliki niat, kecerdasan, dan batasan sendiri. Ia memilih korbannya,” kata Joko.

Untuk membangun suasana penjara yang kacau, Joko menyiapkan latar cerita detail bagi setiap karakter, termasuk pemain harian. Para aktor juga diminta berlatih dalam kelompok masing-masing, tanpa mengetahui detail karakter dari kelompok lain, agar muncul rasa curiga dan ketegangan yang nyata.

Baca juga:   Layanan Kesehatan Abang Ijo Hapidin Layani Ribuan Warga Purwakarta

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kekerasan, satire, dan komedi dalam film. Menurutnya, komedi justru memperkuat ketegangan, bukan menguranginya.

“Jika penonton tertawa lalu mempertanyakan mengapa mereka tertawa, berarti filmnya berhasil,” ujarnya.

Film Ghost in the Cell diproduksi Come and See Pictures bersama Rapi Films, Barunson E&A, dan Legacy Pictures, serta dibintangi sejumlah aktor ternama seperti Abimana Aryasatya, Lukman Sardi, dan Tora Sudiro. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: film ghost in the cellghost in the cellpenjara sistem sosial


Related Posts

Ghost in the Cell
HEADLINE

Film Ghost in the Cell Tuai Respons Antusias di Berlinale 2026

17 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

GPT-5.5 Instant
HEADLINE

OpenAI Rilis GPT-5.5 Instant, Fokus pada Akurasi dan Konteks

6 Mei 2026

WWW.PASJABAR.COM - OpenAI resmi merilis model kecerdasan buatan terbaru bernama GPT-5.5 Instant pada Selasa (5/5/2026). Model ini...

Oppo Find X9 Ultra

OPPO Find X9 Ultra Usung Kamera Periskop Zoom Optik 10x

6 Mei 2026
Persib Bandung

Daftar Pemain yang Absen di Duel Persija vs Persib Bandung

6 Mei 2026
banjir jakarta 2026

Banjir dan Longsor Masih Dominasi Bencana, Nasional BNPB Ungkap Fakta Mengejutkan dan Peringatan Keras!

6 Mei 2026
sidang isbat

Penentuan Idul Adha 2026 Menunggu Hasil Sidang Isbat Kemenag

6 Mei 2026

Highlights

Banjir dan Longsor Masih Dominasi Bencana, Nasional BNPB Ungkap Fakta Mengejutkan dan Peringatan Keras!

Penentuan Idul Adha 2026 Menunggu Hasil Sidang Isbat Kemenag

Persija vs Persib Pindah ke Samarinda! Duel Panas Tetap Membara, Ini Kata Panpel dan Pelatih

Kampus Swasta Terbaik di Jawa Barat? Ini Rahasia Sukses Mahasiswa Pilih Kampus Pasundan!

Mahasiswa HI Unpas Rizfa Palsa Raih Juara Dua Kompetisi Nasional

Tambah Rombel SMP, Bandung Alokasikan Rp125 Miliar Tahun 2026

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.