WWW.PASJABAR.COM – Di balik gemerlap pertandingan dan euforia kemenangan, ada satu hal yang kerap luput dari sorotan, yaitu kualitas fasilitas latihan, bagi pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, justru di sanalah fondasi utama sebuah tim dibangun.
Alasannya, fasilitas lapangan begitu penting untuk menunjang performa tim. Sehingga, kebutuhan fasilitas latihan mumpuni sudah seharusnya dipenuhi klub.
Hal itu juga yang diinginkan pria asal Kroasia tersebut di Persib. Sebab, fasilitas latihan merupakan hal dasar, terlebih bagi klub profesional yang ingin berprestasi.
“Saya selalu berusaha meningkatkan standar (fasilitas) latihan, karena itu yang kami butuhkan. Pemain butuh standar yang lebih baik. Ini adalah fasilitas nomor satu yang harus dimiliki klub,” kata Bojan Hodak, Rabu (15/4/2026).
Ia memandang persoalan tersebut bukan hanya terjadi di Persib, melainkan gambaran umum banyak klub di Asia Tenggara. Lapangan latihan memadai masih menjadi barang ‘mewah’, padahal perannya sangat vital bagi m.
Bahkan, ia sempat melontarkan pernyataan yang cukup menarik. Ketika prestasi mulai datang dan apresiasi mengalir, Bojan Hodak justru tidak meminta hal-hal simbolis.
Baginya, perbaikan fasilitas jauh lebih berarti dibanding penghargaan dalam bentuk apapun termasuk patung dirinya. Ia lalu membandingkan kondisi di Eropa. Di sana, menurutnya, fasilitas latihan bukan lagi persoalan elit, melainkan kebutuhan dasar yang dimiliki hampir semua klub.
“Di Eropa, bahkan divisi tujuh pun punya tempat latihan. Mungkin tidak yang terbaik, tapi mereka punya. Karena stadion tidak bisa dipakai untuk latihan terus-menerus, nanti malah rusak,” jelasnya.
Fasilitas Pendukung Lain
Selain lapangan, Bojan juga memberi perhatian pada fasilitas pendukung lain seperti gym dan layanan medis. Ia mengakui sudah ada perkembangan yang cukup terasa di dalam tim, meski masih perlu ditingkatkan lagi.
“Bisa dilihat tahun ini tim medis jauh lebih baik, pemain yang cedera juga tidak sebanyak tahun lalu,” ungkapnya..
Meski demikian, Bojan Hodak menegaskan dorongannya bukanlah tuntutan pribadi. Ia hanya ingin Persib memiliki standar yang lebih baik agar mampu bersaing secara maksimal.
“Ini penting untuk semua klub. Bukan berarti saya menjadikannya syarat mutlak, tapi saya selalu mendorong manajemen untuk meningkatkan fasilitas latihan,” tandasnya. (ars)












