CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASJABAR

Pertama Di Indonesia, Jabar Punya Forum Komunikasi Kepala Bidang PAUD Dikmas

Yatti Chahyati
30 Januari 2019
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

KBB, PASJABAR.COM – Dari sekitar 9 juta balita di seluruh Jawa Barat, baru 11% atau sekitar 900.000 diantaranya yang terlayani oleh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Karenanya, dibutuhkan sebuah forum komunikasi untuk mengembangkan pemerataan lembaga-lembaga PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas).

Pertama di Indonesia, Jawa Barat melalui Pusat Pengembangan PAUD dan Dikmas mengukuhkan pengurus Forum Komunikasi Kepala Bidang PAUD Dikmas Kabupaten/Kota se-Jawa Barat Periode 2019-2021, di PP PAUD & Dikmas Jabar, Jl. Jayagiri No.63 Lembang, Rabu (30/1/2019).

Bunda PAUD Jawa Barat Atalia Praratya Kamil yang hadir pada acara tersebut menuturkan, rendahnya angka partisipasi PAUD tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, yakni terbatasnya jumlah lembaga pelayanan PAUD, terbatasnya jumlah tenaga pendidik PAUD yang berkualitas, kurangnya kesadaran dari keluarga dan stakeholder akan pentingnya PAUD, serta salahnya fokus materi pendidikan PAUD yang cenderung mengacu pada baca tulis hitung (calistung).

“Pengukuhan forum komunikasi ini penting, karena tadi saya baru membaca data bahwa di Jawa Barat sendiri hanya 11% dari jumlah balita yang terlayani PAUD, artinya bahwa baru 900.000-an dari yang seharusnya mungkin sekitar 9 juta balita,” pungkas Atalia dalam sambutannya.

Baca juga:   Bunda PAUD Kabupaten Bandung : Pentingnya Materi Trauma Healing Pandemi COVID-19 Pada PTM

“Di Jawa Barat ini tidak semua kelurahan dan desa memiliki lembaga PAUD. Kemudian ternyata tenaga pendidik PAUD yang berkualitas masih terbatas. Ada juga yang menjadi konsen saya bahwa pengajaran PAUD yang seharusnya 80% adalah membangun sikap, ternyata masih fokus pada calistung,” papar alumni Pascasarjana Unpas ini.

Atalia mengungkapkan, pihaknya berencana untuk berkeliling Jawa Barat guna meninjau langsung ke lembaga-lembaga PAUD. Tujuannya, adalah untuk mendata langsung permasalahan, kendala, kebutuhan, bahkan potensi dari seluruh lembaga PAUD.

“Insyaallah mulai bulan Februari ini saya bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Jawa Barat akan berkeliling ke seluruh Jawa Barat selama satu tahun ini, mungkin per tiap dua minggu. Kita akan langsung hadir ke lembaga-lembaga PAUD sehingga kita bisa melihat apa yang perlu didorong, apa yang menjadi permasalahan, atau yang menjadi potensi dari lembaga PAUD yang ada di wilayah Kabupaten dan Kota,” kata Atalia.

Baca juga:   Ridwan Kamil Pastikan Jawa Barat jadi Provinsi Toleran

Terkait Dikmas, Atalia menawarkan PP PAUD Dikmas untuk bersinergi dalam mensukseskan program Sekoper Cinta (Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita). Menurutnya, program ini akan mendorong terbentuknya perempuan-perempuan berpengetahuan yang akan mampu mendidik dan mendorong anak-anaknya supaya mau belajar dan juga bermimpi bahwa mereka mampu menggapai cita-cita.

“Insyaallah kegiatan ini (pelatihan Sekoper Cinta) akan mulai dilaksanakan tahun ini ke seluruh 27 Kota/Kabupaten melalui program P2WKSS (Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera), sehingga akan ada 100 perempuan yang dimulai untuk mendapatkan pengajaran terkait dengan sekoper cinta ini,” ujarnya.

Lebih jauh, Kepala PP PAUD Dikmas Jawa Barat Bambang Winarji menyebutkan, forum komunikasi yang baru saja dikukuhkan ini akan memudahkan koordinasi antara pihak pemerintah provisi Jawa Barat dengan pemerintah daerah Kabupaten/Kota, khususnya yang berkaitan dengan ke-PAUD-an.

Baca juga:   Isu Perceraian Bupati Purwakarta Viral, Anne Minta Maaf

Sebagai forum komunikasi kepala bidang PAUD dan Dikmas yang pertama dibentuk di Indonesia, ia inginkan forum komunikasi ini menjadi contoh bagi provinsi lainnya. Bambang juga berharap forum komunikasi ini segera menyusun program kerjanya guna membawa dampak positif bagi kemajuan PAUD dan Dikmas di Jawa Barat.

“(forum komunikasi) Ini akan memudahkan koordinasi antatra dinas provinsi sebagai perpanjangan tangan gubernur, dalam menyampaikan visi misinya dan ada cantelan yaitu tentang ke-PAUD-an dari tingkat provinsi ke Kota/Kabupaten,” ungkap Bambang.

“Dengan forum ini kita berharap mudah-mudahan akan membawa dampak kemajuan PAUD dan Dikmas di Provinsi Jawa Barat, serta tentunya segera menyusun jadwal dan program kegiatan yang mengacu sesuai dengan visi misi pemerintah,” harapnya. (*/tie)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: ataliaatalia kamiljawa baratpaud


Related Posts

program gentengisasi
HEADLINE

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

19 April 2026
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026
kemarau bmkg
HEADLINE

BMKG: Mayoritas Wilayah Jabar Masuki Kemarau Lebih Cepat

14 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.