CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Dedi Supriadi Jaga Loyalitas Etika dan Kinerja

Yatti Chahyati
24 Februari 2019
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

CIMAHI, PASJABAR.COM — Melaksanakan dengan baik apa yang ditugaskan dan mensyukuri apa yang diberikan adalah motto dari Ketua STKIP Pasundan Cimahi, Dr. Dedi Supriadi, M.Pd.

Pria kelahiran Bandung, 25 Desember 1960 ini mengungkapkan bahwa dengan bersyukur, kehidupan akan terasa lebih mudah dan nikmat untuk dijalani. Termasuk lika-liku perjalanannya di dunia pendidikan dengan  memegang prinsip loyalitas, etika, dan kinerja.

Lulusan IKIP  jurusan kepelatihan pada tahun 1986 yang juga menuntaskan studi magisternya di UPI Jurusan Pendidikan Olah raga  tahun 2010, dan doktor di UNJ pada jurusan Pendidikan Olah raga tahun 2016 ini bercerita bahwa pada mulanya ia tidak memiliki keinginan menjadi dosen.

“Dulu saya lebih tertarik menjadi seorang guru ketimbang dosen, namun usai lulus dari IKIP saya berkesempatan menjadi dosen di STKIP Galuh dan mulai mengajar sejak tahun 1987 hingga 1997,” ungkapnya.

Pada tahun 1988 Dedi, mengikuti mendaftar menjadi PNS dan pada tahun 1989 ditugaskan untuk mengajar di STKIP Pasundan. Lima tahun kemudian ia diangkat menjadi sekertaris prodi, kemudian ketua prodi, berlanjut menjadi wakil ketua 3 bidang kemahasiswaan,  setelah itu menjadi kepala UPTTPM, menjadi wakil ketua 1 Bidang akademik dan kerjasama  dan saat ini menjadi ketua STKIP Pasundan Cimahi.

Baca juga:   DIS 26 Pascasarjana Unpas Studi Banding ke Pascasarjana UGM

“Tidak terasa tiga puluh tahun sudah saya mengabdi di STKIP Pasundan, terlibat dan merasakan bagaimana kampus ini berkembang dari dulu hingga kini,” terangnya.

Mengajar beragam mata kuliah sudah ia alami mulai dari materi praktek  gulat, judo, tenis meja, soft ball, ataupun materi teori seperti mekanika, ilmu fa’al, falsafah dasar olah raga, ilmu kepelatihan dan lain sebagainya. Saat ini ia pun masih  mengampu mata kuliah ilmu fa’al  dan pencak silat.

“Memang saya juga hobi dengan dunia olah raga sejak kecil  khususnya sepak bola, dan karena saya bergelut di dunia keolahragaan, maka dituntut untuk mengenal semua cabang olah raga dan menguasainya,” jelasnya yang pernah berprestasi dalan bidang  atletik dan judo.

Baca juga:   Antusias Vaksinasi Booster Lansia di Kota Bandung

Olah raga sendiri, menurut Dedi sangat bermanfaat, diantaranya secara fisiologis banyak sekali penyakit non infeksi yang bisa disembuhkan seperti jantung, kolestrol, diabetes dan lain-lain, sehingga olah raga merupakan bagian dari rutinitas yang tidak dilewatkan meski memiliki beragam kesibukan.

Dedi juga selalu menekankan kepada para mahasiswanya untuk memaknai hakikat olahraga, memahami terlebih dahulu kemudian mengaplikasikannya. Lewat ilmu fa’al olah raga bukan hanya sekedar aktifitas, namun juga memiliki dampak yang lebih besar bagi kesehatan mental dan jiwa.

“Menjadi seorang pendidik tentu banyak kebanggaan dan kebahagiaan yang saya rasakan, melihat mahasiswa binaan yang sukses dan prestasi. Menjadi pengajar membuat saya seakan memiliki lebih banyak saudara, karena alumni STKIP, bagi saya tidak ada bedanya dengan anak sendiri, seperti keluarga sendiri. Jika diistilahkan dalam bahasa sunda ‘teu sieun kapoekan, teu sieun kalaparan'”, ulas anak ke tiga dari sepuluh bersudara.

Baca juga:   Bansos PPKM Darurat Non DTKS Bakal Segera Cair

Mengenai peran pendidikan sendiri menurut Dedi adalah sebuah proses yang dapat mendewasakan,  merubah sikap mental menjadi lebih bijaksana dan arief dalam menyikapi kehidupan disamping mendapatkan kompetensi dari bidang yang dipelajari.

Mungkin setiap orang tidak selalu berprofesi searah dengan jurusan yang diambil saat berkuliah, tidak sedikit lulusan bidang olah raga menjadi polisi, tentara atau bekerja di instansi pemerintah yang lainnya, namun apa yang sudah dipelajari tetap menjadi modal, dan perubahan pola pikir.

“Pendidikan adalah hal yang penting, dan memiliki peran yang besar bagi perkembagan seorang manusia. Saya berharap pendidikan di Indonesia semakin maju dan melahirkan pribadi-pribadi yang berkualitas bukan hanya intelektulitanya maupun mentalitasnya,” terangnya.

Terakhir, Dedi pun menyampaikan untuk bersama-sama menjadi pribadi yang penuh rasa syukur.

“Semoga saya bisa menjadi pribadi yang penuh rasa syukur dan memberikan kebaikan dan manfaat bagi sesama,” tandasnya siang itu. (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Dedi Supriadiketua STKIP Pasundanoasundansosok


Related Posts

Prof. Dedi Supriadi Kembali Dilantik Menjadi Ketua STKIP Pasundan Periode 2023-2028
HEADLINE

Prof. Dedi Supriadi Kembali Dilantik Menjadi Ketua STKIP Pasundan Periode 2023-2028

5 September 2023
Ketua STKIP Pasundan Prof. Dedi Supriadi Dikukuhkan Sebagai Guru Besar
HEADLINE

Ketua STKIP Pasundan Prof. Dedi Supriadi Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

5 September 2023
HEADLINE

STKIP Pasundan Kembangkan E-Learning Untuk Pembelajaran Efektif, Efisien

11 Agustus 2019

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.