BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sosial melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Sepanjang tahun 2025, KAI Daop 2 Bandung telah menyalurkan bantuan TJSL dengan total nilai mencapai Rp1.117.116.753 yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Barat.
Wilayah penerima bantuan tersebut meliputi Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Bandung, serta Kota Tasikmalaya.
Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional kereta api.
Berbagai sektor strategis menjadi fokus dalam program TJSL. Di antaranya renovasi sarana ibadah, pembangunan infrastruktur jalan, dukungan pendidikan, bantuan kegiatan keagamaan. Hingga program penghijauan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa TJSL merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat.
“KAI tidak hanya berfokus pada layanan transportasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk turut serta dalam pembangunan masyarakat. Melalui program TJSL ini, kami berharap kehadiran KAI dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Komitmen Berkelanjutan di Tahun 2026
Kuswardojo menambahkan bahwa pelaksanaan TJSL juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan. Dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di wilayah yang dilintasi jalur kereta api.
“Kami ingin memastikan bahwa operasional KAI dapat berjalan selaras dengan kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, program TJSL terus kami jalankan secara konsisten dan tepat sasaran,” tambahnya.
Memasuki tahun 2026, KAI Daop 2 Bandung tetap melanjutkan program tersebut. Pada Triwulan I 2026, bantuan yang telah disalurkan mencapai Rp232.854.600 kepada masyarakat di Kabupaten Garut, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat.
Penyaluran bantuan di awal tahun ini difokuskan pada sektor yang memberikan dampak langsung. Seperti peningkatan usaha masyarakat, bantuan bencana alam, serta dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
KAI Daop 2 Bandung berharap program TJSL yang berkelanjutan ini mampu memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat. Sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih baik dan berdaya.
Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan program TJSL yang adaptif sesuai kebutuhan masyarakat, sejalan dengan visi menghadirkan transportasi berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (uby)












