CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Yusman Taufik : Sinergikan Kapasitas Mahasiswa Dalam Intelektual dan Moral

admin
20 Mei 2019
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Pendidikan adalah sebuah proses pembelajaran, dimana menjadi ruang untuk membangun karakter seseorang, oleh sebab itu pendidik harus mampu menjadi contoh atau tauladan bagi mahasiswa. Begitu ungkap Dekan Fakultas Teknik Universitas Pasundan, Dr. Ir. Yusman Taufik, MP.

Salah satu hal terpenting, menurut Yusman adalah komitmen dalam berucap maupun bertindak jujur, dan membudayakan kedisiplinan dalam berbagai aspek.

“Menjaga kejujuran dan kedisiplinan bukan hanya ketika mahasiswa berada di kampus, tapi juga dalam kehidupan keseharian mereka dan menyadari bahwa kedua hal tersebut  menjadi awal kesuksesan,” tandasnya.

Pria kelahiran Kota Bumi, Bandar Lampung 12 Agustus 1970 ini juga bercerita bahwa nilai-nilai yang terapkan kepada mahasiswa adalah keberanian. Keberanian dalam mengeksplorasi pengetahuan dan berinovasi.

“Mahasiswa saya anggap sebagai anak saya sendiri, dan saya sering berpesan kepada mereka bahwa jangan takut dan merasa kerdil untuk menghadapi dunia luar, mereka pasti bisa, dan harus memiliki ilmu agar mereka tidak salah melangkah,” ucapnya.

Baca juga:   PASTV : Mahasiswa STKIP Pasundan Peduli Anak Yatim

Mengenai pengalamannya di dunia pendidikan sendiri, Yusman bercerita bahwa pada mulanya ia bercita-cita menjadi seorang dokter, namun, usai lulus SMA pada tahun 1989 ia berkuliah di UNPAS pada jurusan Teknik Teknologi Pangan. Dari sana ia diangkat menjadi dosen staf koordinator akademik di jurusan Teknologi Pangan, kemudian ditugaskan mengurus akreditasi. Dan kala itu pada tahun 1998, jurusan Teknologi Pangan merupakan jurusan pertama yang mendapat akreditasi A.

“Berlanjut pada tahun 1998-2000 saya menjadi koordinator akademik di jurusan, membuat SIMAK Sistem Informasi Managemen Akademik. Dan diangkat menjadi direktur pusat pengkajian teknologi pangan,” tambahnya.

Seiring bergulirnya waktu, ia pun diamanahi menjadi seketaris prodi pada tahun 2008, dan pada tahun 2010 menjadi ketua prodi  Teknologi Pangan, untuk kemudian menjadi Wakil Dekan 1.

“Pada saat itu saya membuat aplikasi SIJALAK atau Sistem Pendidikan Fakultas Teknik, yang merupakan sistem jaringan layanan akademik, dan mengadakan finger print untuk dosen dan mahasiswa. Hal-hal yang berbau digital kita kembangkan seiring perjalanan revolusi 4.0,” tandasnya.

Baca juga:   Jejak Sunyi dari Jakarta yang Terlupa: Menyusuri Ereveld Menteng Pulo dalam Temu Sejarah Explore #5

Setelah 2 periode menjadi Wakil Dekan 1, Lulusan S1 di Teknologi Pangan UNPAS 1995, S2 di Teknologi Hasil Pertanian UNPAD tahun 2003 dan S3  di Teknologi Hasil Pertanian UNPAD tahun  2009 ini pun sejak 14 Desember 2018  diamanahi menjadi Dekan Fakultas Teknik periode 2018-2022.

“Sejak mengajar pada tahun 1995 di bidang pangan saya memahami  bahwa proses pendidikan adalah ruang membuka berbagai wawasan, bekerja dengan nyata, tidak lepas dengan do’a dan terus belajar, belajar dan belajar,” terang anak ke 5 dari 7 berdaudara.

Pemilik motto “Jadilah yang terbaik di dalam kehidupan, Ingat hidup kita sudah ditakdirkan oleh Allah SWT,” ini juga masih aktif mengampu mata kuliah Mesin Peralatan Industri Pangan, Perencanaan Industri Pangan, Satuan Operasi Industri Pangan, Rancangan Percobaan serta menjadi konsultan PT Putrisatu 7  dan anggota PATPI (Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia).

Baca juga:   Kirana Larasati Fokus Pemberdayaan Perempuan, Generasi Millenial

“Saya berupaya mewujudkan mahasiswa yang bukan hanya cerdas secara akademik, tapi juga bagaimana mereka dapat menyelami nilai sunda dan islam. Dengan begitu, karakter yang someah, silih asah, asih, asuh akan ada. Sementara dalam aspek keislaman, seperti mengucapkan salam dan berhenti sejenak saat adzan,” ulasnya.

Yusman juga berkata bahwa melahirkan lulusan yang berkopetensi dibidangnya sekaligus mumpuni dibidang digital adalah hal yang penting, namun tetap harus bersinergis dengan moral dan etika.

“Kedepannya saya berharap bahwa mudah-mudahan Allah memberi kesehatan kepada saya untuk mengembangkan fakultas teknik dan UNPAS kedepan. Selain itu juga semoga UNPAS semakin maju dan mencapai visi untuk menjadi komunitas akademik peringkat internasional yang mengusung nilai Sunda dan Islam di tahun 2021,” pungkasnya sore itu. (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: dekan fakultas tekhin unpasFakultas teknik Unpaspasundanuniversitas pasundan


Related Posts

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Melda Yunita Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti IKM Produk Makanan di Prov Bengkulu

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Bahtera Gurning Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Soroti Akses Keadilan Pekerja

14 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UIN Bandung
HEADLINE

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

19 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan ucapan selamat kepada UIN Sunan Gunung Djati Bandung...

program gentengisasi

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

19 April 2026
underpass pasteur

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

19 April 2026
Mikel Arteta balas pernyataan Pep Guardiola jika Man City kalah maka peluang juaranya habis. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)

Psy War Memanas! Guardiola Sebut Peluang Juara Habis, Arteta Pilih Tetap Membumi Jelang Duel Etihad

18 April 2026
Manajer Coventry City Frank Lampard. (Foto: Getty Images/Lewis Storey)

Penantian 25 Tahun Berakhir! Frank Lampard Bawa Coventry City Kembali ke Premier League

18 April 2026

Highlights

Psy War Memanas! Guardiola Sebut Peluang Juara Habis, Arteta Pilih Tetap Membumi Jelang Duel Etihad

Penantian 25 Tahun Berakhir! Frank Lampard Bawa Coventry City Kembali ke Premier League

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.