CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Urban Farming Bandung Menjadi Lahan Bisnis

admin
27 Agustus 2019
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Warga Bandung muali menikmati Program urban Farning yang dicanangkan Pemkot Bandung.

“Dulu, kita mencanangkan urban farming hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Sekarang, ada pergeseran, karena banyaknya permintaan, sehingga beralih ke kebutuhan bisnis,” ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, beberapa waktu lalu.

Gin Gin mengatakan, dari sekitar 150 kelompok berkebun di Kota Bandung yang menjadi binaan Dispangtan, 30 kelompok diantaranya berkembang baik.

Bahkan, kini muncul kelompok-kelompok baru, yang membutuhkan bibit tanaman dan bimbingan dari orang-orang yang lebih paham.

Baca juga:   Pemkot Bandung Belum Terapkan ASN Kerja di Rumah

“Untuk bibit tanaman, kami menyiapkan setiap tahunnya. Di samping itu, kami juga meminta kepada kelompok yang sudah berhasil, untuk memberikan bimbingan kepada yang baru,” tambahnya.

Demikian juga untuk tenaga penyuluh, Gin Gin mengaku meski sudah menyiapkan namun jumlahnya masih kurang.

Menurut Gin Gin pihaknya hanya memiliki 10 orang penyuluh.  “Jadi kira-kira satu orang penyuluh memegang 3 kecamatan. Sementara idealnya satu kecamatan satu orang penyuluh,” terangnya.

Meski demikian, Gin Gin tetap menerima permohonan warga yang ingin mendapatkan bantuan bibit dan penyuluhan.

Baca juga:   Program Buruan Sae Jadi Sorotan Internasional

“Asalkan memenuhi persyaratan, maka kami akan mencoba membantu sebisa kami,” tambahnya.

Sementara persyaratan untuk meminta bantuan bibit dan penyuluhan diantaranya, memiliki lahan untuk urban farming.  “Lahan yang dibutuhkan tidak harus luas. Lahan juga bisa vertikal dan horisontal. Bahkan memungkinkan untuk membuat urban farming di rooftop,” paparnya.

Selain itu, juga harus terbentuk kelompok dengan susunan pengurusnya. Kelompok terdiri dari 10-20 orang.

“Kalau secara administrasi memenuhi syarat, nanti kelompok berkebun ini diresmikan oleh lurah,” katanya.

Salah seorang ketua kelompok berkebun RT 07, RW 03, kelurahan Pasirendah, Kecamatan Ujungberung, Ete Sumirat mangatakan, minat warga untuk urban farming memang sangat tinggi, karena bisa bermanfaat dan pengerjaannya mudah serta cepat. “Kami bisa panen dalam waktu 25-30hari,” kata Ete.

Baca juga:   Jaket Jokowi Buatan Anak Bandung Banjir Pesanan

Tanaman yang ditanam diantaranya adalah, sawi, pagoda, pakcoy, dan seladah. Kelompok berkebun yang dipimpin Ete ini, termasuk yang sudah terjun ke dunia bisnis. Menurut Ete, dalam sekali panen, setiap anggota bisa kebagian Rp300 ribu.

“Bahkan untuk yang mengurus, setiap hari, bisa mendapatkan Rp1 juta lebih dalam satu kali panen,” ungkapnya. (Put)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: kot bandungpeurban farming


Related Posts

Buruan Sae di Kota Bandung.
HEADLINE

Program Buruan Sae Jadi Sorotan Internasional

4 Agustus 2022
Urban Farming Sampai Pasar Kreatif Segera Hadir di Bandung Timur
PASBANDUNG

Urban Farming Sampai Pasar Kreatif Segera Hadir di Bandung Timur

10 September 2021
FOTO : Urban Farming Dipemukiman Warga Bandung
PASGALERI

FOTO : Urban Farming Dipemukiman Warga Bandung

17 Januari 2021

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Mikel Arteta balas pernyataan Pep Guardiola jika Man City kalah maka peluang juaranya habis. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)
HEADLINE

Psy War Memanas! Guardiola Sebut Peluang Juara Habis, Arteta Pilih Tetap Membumi Jelang Duel Etihad

18 April 2026

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Panggung Premier League akhir pekan ini akan menyajikan "final dini" yang mempertemukan dua raksasa,...

Manajer Coventry City Frank Lampard. (Foto: Getty Images/Lewis Storey)

Penantian 25 Tahun Berakhir! Frank Lampard Bawa Coventry City Kembali ke Premier League

18 April 2026
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026
Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026
Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026

Highlights

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.