CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Mahasiswa Harus Bisa Jawab Tantangan Entrepeneur Asia  

admin
11 Maret 2020
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Universitas Pasundan (UNPAS) bersama One Asia menggelar seminar bertajuk  Exploring Ideas In Entrepeneurship Within Asia Community di Aula Mandalasaba Otto Iskandar Dinata Hall Unpas Kampus IV, Jl. DR. Setiabudhi No.193 Kota Bandung pada Rabu (11/3/2020).

Acara ini pun dibuka langsung oleh Rektor UNPAS, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp, M.Si., M.Kom serta dihadiri oleh Ketua Pelaksana atau Koordinator One Asia Universitas Pasundan-Indonesia, Dr. Dindin Abdurohim BS. S.Sos.MM.M.Si Perwakilan Paguyuban Pasundan, Perwakilan YPT padundan, Perwakilan One Asia Indonesia, Kordibator One Asia ITB, Wakil rektor,  Dekan dan Ketua Prodi dilingkungan Unpas serta LPM dan LPSI Unpas.

Rektor UNPAS, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp, M.Si., M.Kom mengungkapkan bahwa Unpas merupakan satu-satunya perguruan tinggi  swasta dari delapan perguruan tunggi di Indonesia yang menjadi bagian dari One Asia.

Adapun dalam seminar ini narasumber berasal dari para praktisi yang relevan sesuai dengan keahlian masing masing. Di mana lembaga pengabdian masyarakat unpas, bekerja sama dengan PT LEN.

Baca juga:   Pemain Persib Latihan Memanah, untuk Apa?

Seminar diikuti oleh mahasiswa pilihan dari enam fakultas yang ada di Unpas sebanyak 163 mahasiswa.

“Kami berharap bahwa ilmu yang  didapat  bisa diimplementasikan. Para mahasiswa dapat menjadi kader bangsa yang bisa menjawab masalah negara, menjadi peacemaker dan influencer yang melakukan kolaborasi lintas suku dan peduli pada lingkungan sekitarnya,” ungkap Prof Eddy.

Lebih lanjut dikatakan Eddy penerapan kualitas mahasiswa, dimulai dengan dicanangkannya 4 Pilar Pendidikan UNESCO yakni Learning to know atau belajar mengetahui, learning to do atau belajar berkarya, Learning to be yakni belajar menjadi diri sendiri dan mengembangkan diri dan learning to live together yaitu hidup bersama,  di mana di era globalisasi ini sikap pengertian antar suku dan bangsa menjadi hal yang penting.

“Kami juga memiliki program magang praktek kerja, pertukaran mahasiswa, riset, proyek independen dan kemanusiaan. Semoga kegiatan ini menjadi dorongan yang baik untuk start up dan skill up agar kesempatan ini bisa dimanfaatkan dosen, assesor dan mahasiswa tentunya,” terangnya.

Baca juga:   STKIP Pasundan English Competition 12 Usung Tema RESPECT 

Dalam seminar ini, lanjut Prof Eddy juga merupakan dalam upaya untuk menviralkan kewirausahaan dan meningkatkan wawasan mahasiswa. Di mana sejalan kampus merdeka bahwa Unpas menyediakan fasilitas magang selama dua semester yakni satu semester untuk berkuliah di lintas prodi yang tidak linear sebagai wujud dari pendidikan vokasi agar mahasiswa tidak hanya betkompetensi di satu  ilmu saja namun juga pada ilmu lainnya dan satu semester lagi di luar negeri.

“Program one asia mengenai entrepreneur ini juga sangat sesuai untuk dikembangkan mengingat bahwa sudah semakin meluas seperti dalam ilmu teknik ada technopreneur bahkan untuk ibu-ibu rumah tangga terdapat Mompreneur. Tentunya hal ini perlu kita kolaborasi dari belajar teori kemudian melakukan impelementasi di lapangan,” urainya.

Sementara itu salah satu pemateri seminar politisi Tubagus Dedi Suwandi Gumelar atau yang akrab disapa Miing berkata bahwa kampus bukan hanya paradigma menara gading, melainkan juga memiliki tridharma, lewat riset dan pengabdian masyarakat. Di mana kampus tak hanya melahirkan mahasiswa yang unggul dalam akademik saja namun memiliki jiwa  kewirausahaan.

Baca juga:   Jonatan Christie Melaju ke Perempat Final Hong Kong Open 2024

“Mental wirausaha sangat penting meskipun tak selalu linear dengan kajian yang dipelajari di kampus. Kemauan dan keberanian harus selalu dirangsang, sebab segala hal bisa menjadi ruang dalam ekonomi. Saya juga mengapresiasi program untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan ini, sebab menjadi  angin segar  bagi mahasiswa yang diberikan kebebasan untuk mengekspresikan bakat dan minatnya,” tandasnya.

Adapun  One Asia terbentuk sejak tahun 2010 dengan tujuan untuk membentuk dan mengembangan komunitas Asia yang kurang lebih 30 negara di Benua Asia yang bergabung dengan ribuan Perguruan tinggi dalam membahas  berbagai permasalahan dan solusi berbagai aspek di benua asia, yang kini juga diadakan negara-negara Eropa. (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: EntrepeneurOne Asiapaguyuban pasundanpasundanuniversitas pasundanunpas


Related Posts

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Melda Yunita Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti IKM Produk Makanan di Prov Bengkulu

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Bahtera Gurning Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Soroti Akses Keadilan Pekerja

14 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

cibeber
HEADLINE

Perbaikan Rel Selesai, Jalur KA Cibeber – Lampegan Kembali Beroperasi

21 April 2026

WWW.PASJABAR.COM — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi atau KAI Daop 2 Bandung memastikan penanganan gangguan...

UTBK SNBT 2026

UTBK SNBT 2026 Digelar Serentak, Peserta Wajib Patuhi Aturan Ujian

21 April 2026
Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026
Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026

Highlights

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.