CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Bikin Rambut Si Kecil Lebat dengan Seledri & Kemiri, Amankah?

Yatti Chahyati
19 Oktober 2020
Bikin Rambut Si Kecil Lebat dengan Seledri & Kemiri, Amankah?

(Ilustrasi foto oleh kelvin octa dari Pexels)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Para orang tua mungkin gemas ketika melihat rambut si kecil tak kunjung lebat. Sehingga, berbagai cara dilakukan agar si kecil memiliki rambut yang indah dan lebat.

Salah satu yang sering dilakukan adalah menggunakan ramuan herbal. Contohnya menggunakan daun seledri atau minyak kemiri yang dioleskan pada kulit kepala si kecil.

Hasilnya, banyak yang akhirnya mengatakan rambut si kecil sesuai harapan. Meski begitu, ada juga yang akhirnya tak berpengaruh banyak, bahkan tak berhasil. Amankah cara tradisional seperti ini ditinjau dari sisi medis?

Baca juga:   80 Persen Orang Tua Ingin Anaknya PTM, Ini Kata Nadiem

Dokter spesialis kulit dan kelamin RS Hasan Sadikin (RSHS) Reiva Farah Dwiyana mengatakan ramuan herbal seperti itu bagus untuk pertumbuhan rambut bayi. Ia pun tak melarang jika orang tua ingin menggunakan ramuan tersebut.

“Kalau untuk yang tradisional banget diberikan ke kulit kepala bayi, memang sejauh ini yang saya tahu seledri dan kemiri, itu boleh saja, asal tidak menimbulkan efek samping,” kata Reiva.

Baca juga:   Gugus Tugas COVID-19 PSBB Kota Bandung Bakal Bubarkan 'Ngabuburit'

Meski tergolong aman, efek samping ini bisa saja ditimbulkan. Sebab, tidak semua kulit bayi cocok dengan ramuan tersebut. Bisa saja kulit kepala si kecil justru bereaksi negatif. Misalnya mengakibatkan eksim atau iritasi.

“Kalau sudah seperti itu (menimbulkan reaksi negatif), enggak boleh (diteruskan),” imbau Reiva.

Namun, jika penggunaan seledri atau kemiri itu berkhasiat, terutama tak menimbulkan reaksi negatif, diteruskan pun tak masalah. “Kalau sedikit-sedikit diberikan, ada hasilnya, enggak apa-apa. Terusin saja selama enggak ada efek sampingnya,” jelas Reiva. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: orang tuarambut lebatrambut si keciltips rambut lebat bayi


Related Posts

Iwan : Emil Jangan Lisan Larang Pungutan Sekolah, Harus Ada Pergubnya
PASPENDIDIKAN

80 Persen Orang Tua Ingin Anaknya PTM, Ini Kata Nadiem

17 Oktober 2021
Wagub Jabar Pinta Orang Tua Awasi Ketat Anak Main Gawai
HEADLINE

Wagub Jabar Pinta Orang Tua Awasi Ketat Anak Main Gawai

17 Maret 2021
Fenomena Anak Gugat Orang Tua Sering Terjadi, Apa Sebabnya?
PASJABAR

Fenomena Anak Gugat Orang Tua Sering Terjadi, Apa Sebabnya?

25 Januari 2021

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.