BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Para orang tua mungkin gemas ketika melihat rambut si kecil tak kunjung lebat. Sehingga, berbagai cara dilakukan agar si kecil memiliki rambut yang indah dan lebat.
Salah satu yang sering dilakukan adalah menggunakan ramuan herbal. Contohnya menggunakan daun seledri atau minyak kemiri yang dioleskan pada kulit kepala si kecil.
Hasilnya, banyak yang akhirnya mengatakan rambut si kecil sesuai harapan. Meski begitu, ada juga yang akhirnya tak berpengaruh banyak, bahkan tak berhasil. Amankah cara tradisional seperti ini ditinjau dari sisi medis?
Dokter spesialis kulit dan kelamin RS Hasan Sadikin (RSHS) Reiva Farah Dwiyana mengatakan ramuan herbal seperti itu bagus untuk pertumbuhan rambut bayi. Ia pun tak melarang jika orang tua ingin menggunakan ramuan tersebut.
“Kalau untuk yang tradisional banget diberikan ke kulit kepala bayi, memang sejauh ini yang saya tahu seledri dan kemiri, itu boleh saja, asal tidak menimbulkan efek samping,” kata Reiva.
Meski tergolong aman, efek samping ini bisa saja ditimbulkan. Sebab, tidak semua kulit bayi cocok dengan ramuan tersebut. Bisa saja kulit kepala si kecil justru bereaksi negatif. Misalnya mengakibatkan eksim atau iritasi.
“Kalau sudah seperti itu (menimbulkan reaksi negatif), enggak boleh (diteruskan),” imbau Reiva.
Namun, jika penggunaan seledri atau kemiri itu berkhasiat, terutama tak menimbulkan reaksi negatif, diteruskan pun tak masalah. “Kalau sedikit-sedikit diberikan, ada hasilnya, enggak apa-apa. Terusin saja selama enggak ada efek sampingnya,” jelas Reiva. (ors)












