CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASKESEHATAN

Diet Sehat Dengan Intermittent Fasting

Yatti Chahyati
19 Januari 2021
Diet Sehat Dengan Intermittent Fasting
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM–Menurut New England Journal of Medicine (NEJM), intermiten fasting atau tidak makan selama berjam-jam secara berkala setiap minggu, atau menghindari makanan selama jam-jam tertentu setiap hari, dapat memberikan perubahan bagi mereka yang mengalami obesitas, diabetes, dan penyakit kardiovaskular.

Tidak seperti diet lain yang menghilangkan makanan tertentu seperti lemak atau karbohidrat, puasa berselang atau yang dikenal dengan intermittent fasting adalah pola makan di mana seseorang memiliki waktu makan tepat waktu dalam jendela makan dan berpuasa di waktu lain.

Indian Express, melansir pada Senin, menyebutkan diet ini tidak membatasi apa yang boleh dimakan dan tidak, bijian-bijian, sayuran, protein atau buah-buah diperbolehkan selama “jendela makan” dibuka.

Baca juga:   Tidak Terduga Pikiran Negatif Juga Ada Manfaatnya

Prinsip dasar intermittent fasting adalah memberi tubuh waktu untuk mencerna makanan, dan dalam prosesnya, membakar lemak tubuh berlebih serta detoksifikasi. Diet ini dianggap lebih selaras dengan ritme sirkadian tubuh dan lebih bermanfaat.

“Intervensi intermitent fasting memperbaiki obesitas, resistensi insulin, dislipidemia (jumlah lipid abnormal), hipertensi, dan peradangan. Intermitent fasting tampaknya memberikan manfaat kesehatan lebih besar daripada hanya dengan pengurangan asupan kalori,” ujar peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins dalam laporan NEJM dikutip Indian Express.

Ada tiga cara dalam mengikuti intermittent fasting yakni puasa pada hari-hari tertentu, puasa 5:2 atau selama dua hari setiap minggu dan makan dalam jangka waktu 6-8 jam serta puasa selama sisa siang dan malam.

Baca juga:   Hingga Minggu ke-23 di 2024, 799 Orang Meninggal Akibat Kasus DBD

Seperti yang dilansir dari antaranews.com selasa (19/1/2021) bagi seorang pemula, bisa menggunakan format 16:8, di mana Anda membiarkan tubuh berpuasa selama 16 jam untuk menghilangkan racun, membersihkan dan memperbaiki sistem dan hanya makan selama delapan jam dalam sehari.

Sebagai contoh, Anda bisa makan makanan terakhir sebelum jam 8 malam dan makan selanjutnya di siang hari pada keesokannya. Pola makan seperti ini sangat cocok bagi mereka yang terbiasa melewatkan sarapan.

Baca juga:   Menu Makan Malam yang Tidak Bikin Gemuk

Selama fase puasa, Anda hanya diperbolehkan minum air putih tanpa kopi, teh, teh hijau dan cuka sari apel. Saat buka puasa, pertama-tama minumlah air dengan lemon dan dilanjutkan dengan buah utuh.

Setelah 20 menit, Anda bisa makan kacang dan makanan ringan lalu diikuti dengan sayuran atau nasi satu jam setelahnya. Anda juga bisa mengkonsumsi camilan sehat selama jendela makan dibuka hingga makan terakhir jelang puasa kembali dimulai.

Baiknya, sebelum melakukan intermittent fasting, ada baiknya berkonsultasi terlebih dulu pada dokter, terlebih jika memiliki masalah kesehatan kronis. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: DietIntermittent fastingkesehatansehat


Related Posts

Edukasi PTM, Puskesmas Tamblong Ajak Warga Rutin Cek Kesehatan dan Terapkan Pola Hidup Sehat
PASBANDUNG

Edukasi PTM, Puskesmas Tamblong Ajak Warga Rutin Cek Kesehatan dan Terapkan Pola Hidup Sehat

13 April 2026
DPRD Kota Bekasi reses
PASJABAR

DPRD Kota Bekasi Selesaikan Masa Reses Pertama di Tahun 2026

2 Maret 2026
hukum minum obat najis
HEADLINE

Bolehkah Minum Obat dari Bahan Najis? Penjelasan Ulama Ini Bikin Banyak Orang Tersadar

20 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.